Ini Definisi Pajak Beserta Fungsi dan Jenisnya

definisi pajak
definisi pajak

Definisi pajak adalah pungutan atau kontribusi wajib yang dibayarkan rakyat untuk negara dan digunakan untuk kepentingan masyarakat serta pemerintah. kamu sebagai warga negara mungkin tidak akan merasakan manfaat atau dampak dari pajak secara langsung.

Mengingat pajak digunakan untuk kepentingan seluruh masyarakat. Pajak bisa dikatakan salah satu pemasukan negara untuk pembangunan, mulai dari pemerintah pusat hingga ke daerah-daerah.

Berdasarkan undang-undang, pajak ini sifat memaksa namun kegunaannya untuk memakmurkan dan mensejahterakan rakyat.

Definisi Pajak dari Segi Ekonomi dan Hukum

Pajak merupakan sumber pemasukan utama negara yang punya nilai-nilai strategis dalam perspektifnya, baik dari segi ekonomi maupun hukum. Ada dua perspektif lain yang menggambarkan apa itu pajak, yaitu:

Pajak dari Segi Ekonomi

Dilihat dari sisi ekonominya, kita bisa menilai bahwa berarti berpindahnya sumber daya yang tadinya di sektor privat yakni warga negara kepada publik atau masyarakat luas. Dari perspektif tersebut dapat digambarkan ada dua kondisi bisa berubah oleh karena pajak.

Pertama, individu tidak akan dapat menguasai sumber daya demi kepentingan dari suatu barang dan jasa. Kemudian yang kedua adalah keuangan negara jadi bertambah dalam memfasilitasi penyediaan barang dan jasa yang masyarakat butuhkan.

Pajak dari Segi Hukum

Bila melihat definisi pajak dari sisi hukumnya, pajak terjadi karena adanya ikatan yang muncul karena aturan berdasarkan undang-undang sehingga timbul suatu kewajiban bagi warga negara untuk menyetorkan sejumlah dana kepada negara.

Dalam hal ini negara memiliki kekuasaan untuk memaksa dan pajak yang didapat dari warganya akan digunakan untuk penyelenggaraan program pemerintah.

Dengan begitu pajak yang dipungut dari setiap warga negara harus sesuai dengan undang-undang yang berlaku sehingga kepastian hukum bisa terjamin.

Kegunaan Pajak Untuk Negara dan Warga Negara

Dalam suatu kehidupan bernegara, pajak punya peranan yang sangat vital terutama soal pembangunan. Sebagai sumber pendapatan bagi negara, pajak mampu membiayai semua kebutuhan pengeluaran. Oleh karena itu pajak memiliki sejumlah fungsi baik untuk negara maupun masyarakat, diantaranya adalah:

Anggaran

Pajak didapat melalui pengumpulan dana atau utang dari para wajib pajak yang dimasukkan ke kas negara guna membiayai pembangunan seluruh nasional dan juga pengeluaran negara. Maka dari itu, fungsi pajak ialah menyeimbangkan antara pendapatan dan pengeluaran negara.

Regulasi

Berdasarkan fungsi regulasinya, definisi pajak adalah sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan negara dalam ruang lingkup sosial dan ekonomi. Fungsi regulasi tersebut yaitu:

  • Bisa dipakai untuk menahan laju inflasi.
  • Sebagai pendorong kegiatan ekspor (pajak ekspor barang).
  • Pajak mampu memberikan perlindungan untuk barang produksi yang berasal dari dalam negeri, misalnya pajak pertambahan nilai (PPn).
  • Pajak bisa digunakan untuk mengatur dan menarik investasi modal demi membantu perekonomian negara supaya terus produktif.

Distribusi

Pajak ini juga berguna untuk pemerataan dan keseimbangan pembagian pendapatan dengan kesejahteraan masyarakatnya.

Stabilisasi

Kondisi dan situasi perekonomian juga dapat distabilkan dengan pajak, contohnya penetapan pajak, mengatasi laju inflasi, mengurangi jumlah uang yang beredar.

Sementara untuk kondisi ekonomi yang lesu, pemerintah bisa melakukan penurunan pajak sehingga peredaran uang terus bertambah dan kelesuan ekonomi bisa segera teratasi.

Perlu kamu ketahui bahwa keempat fungsi pajak di atas merupakan yang paling umum ditemui di negara manapun. Sementara di Indonesia lebih fokus pada dua fungsi pajak yakni anggaran dan regulasi.

Lalu pajak di Indonesia dikelola oleh lembaga Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian Keuangan.

Jenis-Jenis Pajak

Jenis pajak yang didapatkan pemerintah dari masyarakat terdapat beberapa macam. Jenis-jenis pajak ini digolongkan ke dalam beberapa faktor, yaitu sifat, objek pajak, subjek pajak, dan instansi pemungut.

Pajak Berdasarkan Sifat

Dari sifat pajak itu sendiri digolongkan jadi dua jenis, yaitu:

Pajak Langsung

Yaitu pajak yang disetorkan secara berkala kepada para wajib pajak berdasarkan aturan ketetapan pajak yang diterbitkan oleh kantor pajak. Jenis pajak ini ditanggung oleh individu yang terkena wajib pajak dan tidak bisa dialihkan ke pihak lain, misalnya pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak penghasilan.

Pajak Tidak Langsung

Hanya diwajibkan kepada wajib pajak apabila melakukan suatu perbuatan atau kegiatan tertentu, contohnya pajak penjualan atas barang-barang mewah. Kategori ini diharuskan jika wajib pajak menjual barang mewah tersebut.

Berdasarkan Subjek dan Objek Pajak

Pajak Objektif

Pemungutannya berdasarkan dari objek-objek tertentu. Misalnya pajak kendaraan bermotor, pajak impor, bea materai, dan lain-lain.

Pajak Subjektif

Pajak yang dipungut berdasarkan subjek, yaitu pajak penghasilan dan pajak kekayaan.

Seluruh kegiatan administrasi yang berurusan dengan pajak pusat dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Pelayanan dan Penyuluhan dan Konsultasi Pajak (KP2KP), Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak.

Sedangkan administrasi yang pajak daerah dilaksanakan pada Kantor Dinas Pendapatan Daerah.

Demikianlah pembahasan mengenai definisi pajak beserta fungsinya. Setidaknya kamu perlu mengetahui dan mempelajari definisi pajak, karena sebagai warga negara kita tidak terlepas dari yang namanya pajak.

Tentu sebagai warga negara yang baik hendaknya kita taat dalam membayar pajak demi pembangunan dan kemakmuran rakyat. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan dapat merasakan manfaat yang nyata dari pajak.

Bacaan menarik lainnya:

Nurmantu, Safri. 2003. Pengantar Perpajakan. Kelompok Yayasan Obor: Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait