Definisi dan Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

Definisi dan Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
Definisi dan Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

Dalam bursa saham ada berbagai macam istilah yang terkadang membuat investor bingung. Salah duanya adalah saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred stock). Apa perbedaan keduanya dan mana yang lebih menguntungkan? Mari simak penjelasan berikut mengenai perbedaan saham biasa dan saham preferen.

Bedanya Saham Biasa dan Saham Preferen

Saham biasa adalah surat berharga yang menyatakan kepemilikan seseorang atau badan atas sebuah perusahaan. Pemegang saham biasa tidak memiliki hak-hak istimewa seperti pada saham preferen. Saat kamu mendengar orang-orang berinvestasi di bursa saham, kemungkinan besar yang sedang mereka bicarakan adalah saham biasa. Hal ini karena mayoritas saham yang diperdagangkan di pasar saham adalah saham biasa.

Pemegang saham biasa memiliki hak bersuara dan voting dalam rapat umum pemegang saham. Oleh karena itu, pemegang saham biasa dapat menentukan jalannya manajemen perusahaan kedepannya. Namun, dalam perihal pembagian dividen, pemegang saham biasa tidak menjadi prioritas perusahaan.

Dalam saham biasa, pemegangnya akan selalu berada di urutan terakhir setelah pemegang saham preferen. Oleh karena itu, saat pembagian dividen pemegang saham biasa bisa jadi tidak kebagian karena sudah habis dibagi ke semua pemegang saham preferen. Hal tersebut juga terjadi dalam ihwal hasil likuidasi aset perusahaan. Pemegang saham biasa adalah prioritas nomor tiga setelah pemilik obligasi dan saham preferen.

Fakta Kepemilikan Saham

Ada fakta menarik dari seputar kepemilikan saham biasa. Penjualan saham biasa pertama (IPO) di sejarah peradaban dunia berlangsung pada tahun 1602. Saat itu Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) adalah perusahaan pertama yang mengenalkan sistem IPO atau pembagian saham. Seperti yang kita tahu, VOC adalah perusahaan dagang Belanda dengan catatan sejarah yang brutal di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Sedangkan, saham preferen adalah jenis saham yang memiliki hak-hak istimewa tambahan dari saham biasa. Pada dasarnya, saham preferen adalah gabungan dari obligasi dan saham biasa. Jika seseorang memiliki saham preferen, ia tidak memiliki hak suara dalam rapat pemegang saham.

Meskipun tidak memiliki voting rights, dibandingkan dengan pemegang saham preferen diistimewakan dalam urusan pembagian dividen. Selain itu, pemilik saham preferen berhak atas klaim deviden dari perusahaan yang tidak diberikan pada tahun-tahun sebelumnya. Biasanya pemegang saham preferen diberikan jumlah dividen yang tetap selama masa berlaku saham. Sahat perusahaan melakukan likuidasi aset, pemegang saham preferen akan berada di urutan kedua setelah pemilik obligasi dan sebelum pemegang saham biasa.

Saham preferen dapat dikonversi menjadi saham biasa. Kerugian dari kepemilikan saham jenis ini adalah pemegang saham sulit menjual belikan sahamnya karena jumlahnya yang sedikit.

Salah satu contoh saham preferen di Bursa Efek Indonesia adalah PT Mas Murni Tbk (MAMIP). Perusahaan tersebut bergerak di bidang pariwisata, restoran, dan perhotelan.

Itulah beberapa perbedaan saham biasa dan saham preferen yang harus kamu ketahui. Dengan mengetahui perbedaan kedua jenis saham ini, kamu bisa lebih mudah menentukan jenis saham yang ingin kamu pilih. Yuk mulai cari investasi saham dan mulai nabung saham di Ajaib.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait