Analisa Saham

Catatkan Nama di Papan Bursa, Saham BESS Layak Koleksi?

saham-bess

Ajaib.co.id – PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi perairan laut dan sungai untuk jasa batu bara di Indonesia. Perusahaan berkode saham BESS ini memulai bisnis secara komersial pada tahun 2012 dengan kegiatan usaha yang umumnya disebut sebagai transhipment.

Di mana, kegiatan pengangkutan barang dari satu tempat menggunakan kapal tunda dan tongkang milik BESS ke kapal induk atau mother vessel, untuk kemudian kembali diangkut oleh kapal induk ke tempat lain. BESS sendiri memiliki 15 kapal tunda atau tug boat, 15 kapal tongkang atau barge, dan 1 unit kapal LCT atau landing craft tank dengan semua kapal tersebut digunakan untuk kegiatan operasional.

Mayoritas saham BESS saat ini dipegang oleh PT Batulicin Enam Sembilan Transportasi dengan jumlah 79,24 persen kepemilikan saham.

Saham BESS sendiri terbilang sangat baru diperdagangkan secara publik melalui bursa saham pada tahun lalu, tepatnya Maret 2020 dengan harga penawaran sebesar Rp105 per lembar saham.

Di mana, pergerakan harga saham BESS sedang positif berada di Rp750 per lembar saham pada penutupan perdagangan, Senin 31 Agustus. Hal ini berarti saham BESS bisa menjadi pilihan untuk dikoleksi bagi para investor.

Namun, ada baiknya untuk mengetahui fundamental perusahaan saat ini dan rencana bisnis seperti apa yang akan dilakukan ke depannya melalui bedah kinerja saham BESS berikut ini.

Harga Batu Bara Menguat, Kinerja Bisnis BESS Terdongkrak di Kuartal Pertama Tahun 2021

Harga komoditas batu bara yang terus meningkat sejak awal tahun ini, berdampak besar bagi kelangsungan bisnis BESS. Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama tahun 2021, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp97,34 miliar yang melonjak 65,88 persen dari realisasi di periode sama tahun 2020 sebesar Rp58,68 miliar.

Di mana, pendapatan BESS yang seluruhnya berasal dari jasa pelayaran dalam negeri bagi pihak ketiga ini, ikut mendongkrak raihan laba periode berjalan melesat hingga 365,9 persen menjadi Rp26,09 miliar.

Padahal, di periode sama tahun 2020, laba yang diraih oleh perseroan hanya sebesar Rp5,6 miliar. Harga batu bara Indonesian Coal Index yang naik, membuat permintaan meningkat hingga 30 persen.

Dalam 2 Tahun Terakhir, Kinerja Keuangan BESS Terpantau Positif

Saham BESS sendiri cukup baru mencatatkan namanya di papan bursa sehingga melihat fundamental keuangannya bisa melalui kinerja bisnis dua tahun terakhir. Di mana, sebelum mencatatkan namanya di papan bursa memang kinerja bisnis BESS terus meningkat. Adapun data ikhtisar keuangan yang diambil berdasarkan informasi finansial perseroan dapat dilihat seperti berikut (dalam miliar rupiah):

Laporan Laba Rugi 2020 2019
Pendapatan bersih 295.532 240.357
Laba kotor 100.250 73.280
Laba tahun berjalan 51.194 9.946

Mengingat, emiten jasa pengangkutan batu bara dengan kode saham BESS ini baru melantai di bursa tahun lalu, maka kinerja keuangan dua tahun terakhir tersebut bisa menjadi acuan untuk menganalisa bisnis perseroan. Berdasarkan data tersebut, pendapatan perseroan tampak positif dengan pertumbuhan yang konsisten.

Hal tersebut juga sejalan dengan raihan laba yang meningkat tajam setelah perseroan terdaftar di bursa saham. Oleh karena itu, mengapa pergerakan saham BESS saat ini juga terus meningkat karena sejalan dengan kinerja bisnis. Peningkatan kinerja bisnis tersebut mampu diraih oleh perseroan di tengah masa pandemi Covid-19.

Di mana, banyak emiten batu bara justru mengalami kinerja bisnis yang negatif sehingga sebagai emiten jasa pengangkutan batu bara seharusnya ikut terdampak. Namun, perseroan memiliki strategi yang mampu membuat kinerja bisnis justru meningkat di tahun 2020. Selain itu, jika dilihat berdasarkan rasio keuangannya, bisnis BESS di tahun tersebut memang sedang dalam kondisi yang sehat.

Adapun data yang diambil berdasarkan ikhtisar keuangan untuk tahun buku 2020 melalui informasi finansial perseroan dapat dilihat seperti berikut:

Rasio 2020
ROA 2,1%
ROE 4%
NPM 10,2%
CR 293,3%
DER 100%

Melihat Prospek Bisnis BESS yang Baru Mencatatkan Sahamnya di Papan Bursa

Tahun 2021, tampaknya menjadi periode yang positif bagi bisnis batu bara termasuk jasa pengangkutannya seperti PT Batulicin Nusantara Maritim dengan kode saham BESS. Hal ini tentu terlepas dari kinerja keuangan perseroan yang memang terus membaik dalam dua tahun terakhir.

Tidak heran, jika tahun ini perseroan membidik target pendapatan usaha mencapai Rp325 miliar sampai akhir tahun 2021. Di mana, target ini meningkat 9,97 persen jika dibandingkan realisasi tahun lalu.

Menurut pihak BESS, realisasi pendapatan di tahun 2020 melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp192,5 miliar. Hal ini dipengaruhi oleh harga batu bara yang semakin memanas sejak akhir tahun lalu. Di mana, peningkatan pendapatan terjadi karena adanya tambahan dari permintaan jasa transportasi perairan laut dan sungai oleh para pelanggan.

Perseroan juga mengestimasikan beban pokok pendapatan di tahun ini mencapai Rp214,5 miliar, beban usaha mencapai Rp31 miliar, serta beban lain-lain mencapai Rp13,1 miliar sehingga BESS memproyeksikan laba usaha sebelum pajak penghasilan mencapai Rp66,4 miliar yang terdiri dari estimasi besaran pajak penghasilan senilai Rp3,9 miliar dan laba bersih setelah beban pajak penghasilan menjadi Rp62,5 miliar.

Sedangkan untuk kinerja bisnis di semester pertama tahun 2021 menurut BESS masih sesuai target dan optimistis dengan pencapaian hingga akhir tahun. Ditambah Harga Batubara Acuan yang kini berada di atas 100 USD per ton dan sempat menyentuh 115,35 USD per ton pada Juli lalu yang menjadi level tertinggi dalam 10 tahun terakhir, sejak November 2011.

Selain itu, kinerja bisnis juga akan ditunjang oleh kepemilikan armada-armada milik perseroan yang kini terdiri dari 15 tugboat, 15 tongkang, dan 1 kapal landing craft. Dengan begitu, prospek bisnis dari saham BESS ini masih cukup menjanjikan ke depannya.

Mengingat, sahamnya yang baru melantai di bursa dengan kinerja keuangan yang positif, hal ini tentu bakal mempengaruhi pergerakan harga saham BESS ke depannya.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan atau pun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait