Analisa Saham

Catatkan Kinerja Positif, Saham KDSI Layak untuk Dikoleksi?

Saham KDSI
Saham KDSI

Ajaib.co.id – PT Kedawung Setia Industrial Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan peralatan dapur berlapis enamel maupun aluminium. Perusahaan dengan kode saham KDSI ini memulai bisnis secara komersial pada tahun 1975.

Adapun hasil produksi KDSI meliputi peralatan rumah tangga logam yang berlapis enamel, kotak karton bergelombang, tikar polypropylene, kotak nampan telur, dan masih banyak lainnya.

Perseroan sendiri memiliki fasilitas manufaktur di wilayah Surabaya. KDSI juga memiliki anak perusahaan, PT Kedawung Setia Corrugated Carton Box Industrial yang bergerak di bidang karton bergelombang dan pembuatan nampan telur. Mayoritas saham KDSI saat ini dipegang oleh PT Kita Subur Utama dengan jumlah 78,44 persen kepemilikan.

Saham KDSI sendiri mulai diperdagangkan secara publik melalui bursa saham pada tahun 1996 dengan harga penawaran sebesar Rp800 per lembar saham. Pergerakan harga saham KDSI saat ini sedang melemah di angka Rp830 per lembar saham pada penutupan perdagangan, Jumat 30 April 2021. Lalu, apakah saham KDSI layak untuk dikoleksi?

Bagaimana dengan kondisi fundamental perseroan saat ini dan rencana bisnis seperti apa yang akan dilakukan kedepannya? Oleh karena itu, mari kita bedah kinerja saham KDSI.

Turun Tipis, KDSI Catatkan Kinerja Keuangan yang Positif di Tahun 2020

Berdasarkan laporan keuangan perseroan di tahun 2020, kinerja bisnis KDSI tampak positif di tengah masa pandemi Covid-19 yang justru melemahkan hampir semua lini bisnis. KDSI mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,92 triliun yang turun dari pendapatan di tahun 2019 sebesar Rp2,23 triliun. Sementara untuk raihan laba, perseroan juga mencatatkan penurunan cukup tipis.

Di mana, KDSI berhasil membukukan laba bersih di tahun 2020 sebesar Rp60,17 miliar, sementara di tahun 2019 sebesar Rp 64,09 miliar. Walaupun begitu, realisasi pendapatan dan raihan laba perseroan masih terpantau positif, mengingat kondisi bisnis di tahun 2020 yang memberikan dampak besar bagi semua lini bisnis.

Kinerja Bisnis KDSI Terpantau Positif dalam 5 Tahun Terakhir

Terlepas dari masa pandemi, kinerja bisnis KDSI dalam 5 tahun terakhir memang tampak positif. Baik dari sisi pendapatan maupun raihan laba terus konsisten meningkat. Walaupun di tahun 2019 kinerja bisnis turun tipis. Berikut data ikhtisar keuangan berdasarkan informasi finansial perseroan yang dapat dilihat (dalam miliar rupiah):

Laporan Laba Rugi20192018201720162015
Penjualan bersih2.234.9412.327.9512.245.5191.995.3371.713.946
Laba kotor360.944333.715313.042273.394221.684
Laba tahun berjalan64.09076.76168.96547.12711.470

Berdasarkan data tersebut dapat diketahui kinerja keuangan KDSI dalam 5 tahun terakhir terpantau positif. Mulai dari penjualan KDSI terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, namun di tahun 2019 pendapatan harus turun tipis. Sementara untuk raihan laba dalam 5 tahun terakhir juga mengikuti jejak realisasi pendapatan yang mengalami pertumbuhan di setiap tahunnya.

Sedangkan di tahun 2019, raihan laba juga mengalami penurunan seiring dengan pendapatan yang turun. Selain karena pendapatan yang turun, laba bersih KDSI di tahun 2019 juga harus tergerus karena disebabkan oleh adanya selisih rugi kurs. Di mana, nilai rugi selisih kurs mencapai Rp8,72 miliar dan juga dari rugi pendapatan lainnya mencapai Rp3,52 miliar.

Hal tersebut yang membuat laba bersih perseroan harus menyusut. Walaupun begitu, kinerja KDSI di tahun 2019 sendiri masih terbilang positif dan wajar. Apalagi perseroan masih bisa mencatatkan laba bersih di tahun tersebut. Jika dilihat dari rasio keuangannya, kondisi bisnis KDSI sendiri di tahun tersebut cukup sehat. Berikut data yang diambil berdasarkan ikhtisar keuangan untuk tahun buku 2019 melalui informasi finansial perseroan:

Rasio2019
ROA1,7%
ROE1,2%
NPM2,9%
CR124%
DER106%

Bagaimana dengan Prospek Bisnis KDSI Kedepannya Sehingga Sahamnya Layak untuk Dikoleksi?

Kinerja keuangan PT Kedawung Setia Industrial Tbk dalam 5 tahun terakhir yang tampak positif menunjukkan sahamnya layak untuk dikoleksi. Namun, rencana bisnis yang akan diterapkan oleh perseroan juga menjadi salah satu pertimbangan penting yang harus diperhatikan. Memasuki tahun 2021, pastinya perseroan harus mempersiapkan sejumlah strategi yang tepat.

Akan tetapi, KDSI sendiri belum menginformasikan secara resmi terkait rencana maupun strategi bisnis yang bakal diterapkan di tahun ini, baik untuk memperbaiki maupun meningkatkan kinerja di tahun lalu. Begitu juga dengan anggaran belanja modal atau capex yang belum diinformasikan, mengingat hal tersebut akan dipengaruhi dengan rencana bisnis yang dilakukan oleh perseroan.

Hal ini berarti perseroan masih terus menerapkan strategi yang sama seperti tahun lalu, di mana perseroan masih bisa mencatatkan laba bersih di tengah-tengah masa pandemi Covid-19. Selain itu, pandemi yang masih melanda hingga tahun 2021 ini bisa menjadi peluang bagi perseroan untuk mempersiapkan semua rencana bisnis secara baik.

Mengingat, ketidakpastian bisnis yang masih jelas terjadi sehingga KDSI harus memutuskan apapun bagi keberlangsungan bisnis secara hati-hati dan tepat. Walaupun sentimen positif bagi bisnis ketika perekonomian mulai bangkit seiring dengan vaksin Covid-19 yang sudah didistribusikan sejak awal tahun 2021.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait