Analisa Saham, Saham

Portfolio Saham Merah? Simak Tips Berikut Ini!

Seorang pria yang sedang menggunakan laptopnya memantau pergerakan saham di portfolio

Ajaib.co.id – Kondisi suatu pasar saham bergerak sangat fluktuatif. Pasar saham naik ketika optimisme para pelaku pasar tercipta saat melihat sentiment atau berita baik. Begitupun sebaliknya, pasar saham turun saat sentimen negatif. Ini merupakan hal yang sangat lumrah terjadi, dimana pada saat tersebut tercipta sebuah kepanikan pelaku pasar untuk menjual asset berisiko (saham) dan biasa dikenal dengan istilah panic selling. Hendaknya kita sebagai seorang investor dapat terus berupaya menemukan strategi untuk menyikapi portfolio saham merah ketika pasar sedang turun.

Portfolio investasi merupakan bagian penting dari sebuah aktivitas investasi, karena menggambarkan sebuah strategi investasi sudah optimal atau belum.

Oleh karena itu, portfolio saham merah atau sedang mengalami unrealized loss seringkali turut melibatkan psikologi investor tersebut.

Risiko kerugian ataupun penurunan modal (capital loss) ketika berinvestasi saham memang sulit dihindari, namun dapat diminimalisir dengan strategi yang diciptakan investor tersebut.

Berikut Tips untuk Menyikapi Portfolio Saham Merah

1. Kelola psikologi dengan baik, tunggu kepanikan pasar mereda

Kondisi pasar saham yang turun ketika banyak nya sentiment negatif merupakan hal yang wajar. Mayoritas harga saham tentu akan ikut turun bahkan hingga pada batas bawah harga saham tersebut (ARB).

Pada kondisi saat ini, ada baiknya untuk investor berhati-hati, dan wait and see terlebih dahulu. Sebaiknya pertimbangkan untuk tidak membeli saham ketika harga saham tersebut berada dalam fase downtrend nya atau sedang mengalami penurunan.

Tunggu kepanikan di pasar selesai, kemudian kembali melakukan analisa lagi.

Baca juga: Pentingnya Psikologi Trading Dalam Keberhasilan Trader

2. Miliki dana likuid

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, sebaiknya kita memiliki pengelolaan keuangan yang baik dan mengetahui porsi – porsi ideal keuangan. Pada hakikatnya, investasi saham akan memberikan keuntungan yang maksimal jika kita investasikan secara jangka panjang.

Pasar saham bergerak sangat berfluktuatif disetiap harinya. Oleh karena itu, agar tidak mengganggu arus kas pribadi sebaiknya kita memiliki dana likuid.

Jika secara tiba-tiba kita harus dihadapi dengan kondisi yang tidak diinginkan, kita tidak perlu dengan terpaksa menjual keseluruhan saham yang kita miliki.

3. Analisis saham kembali

Lakukan analisis saham kembali apakah saham yang kalian miliki pada portfolio investasi tersebut masih memiliki prospek pertumbuhan bisnis yang baik kedepan nya atau tidak. Jika iya, panjangkan holding period investasi kalian.

Jika tidak, maka jangan ragu untuk di realisasikan kerugian dari saham tersebut kemudian dana dari hasil menjual saham nya jangan langsung di withdraw, namun dipindahkan untuk menjadi modal pembelian saham yang lebih potensial.

4. Evaluasi secara berkala

Suatu investasi saham hendaknya dilakukan secara jangka Panjang, namun sebagai investor kita juga harus terus menyiapkan strategi untuk menyikapi dinamika pasar. Lakukan evaluasi secara berkala agar kita bisa mengetahui bahwa saat ini strategi yang digunakan sudah sesuai atau belum cukup optimal.

Demikian artikel dari tips menyikapi portfolio saham merah. Jangan lupa untuk selalu sesuaikan investasi dengan profil risiko yang kalian miliki dan lakukan diversifikasi, karena dengan melakukan diversifikasi kalian dapat meminimalisir segala potensi kerugian yang terjadi.

Baca juga: Strategi Investasi untuk Komposisi Portofolio Saham yang Bagus

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait