Investasi

Cara Diversifikasi Paling Tepat untuk Meraih Profit Maksimal

Cara Diversifikasi Paling Tepat untuk Meraih Profit Maksimal

Ajaib.co.id – Kamu sudah mengerti mengenai diversifikasi tetapi belum tahu strategi dan cara diversifikasi tertepat? Jangan khawatir, pasalnya redaksi Ajaib akan membagikan cara-cara tersebut melalui ulasan berikut ini.

Istilah diversifikasi merupakan salah satu strategi pada investasi dengan menempatkan dana yang dimiliki di beberapa instrumen investasi. Diversifikasi dikatakan sebagai cara yang paling efektif untuk mengembangkan modal hingga mendapatkan profit yang maksimal di beberapa instrumen atau sektor investasi. Untuk itu kamu perlu tahu cara diversifikasi.

Pengertian Diversifikasi Portofolio

Diversifikasi merupakan startegi dalam menempatkan dana investasi ke dalam instrumen yang berbeda yang bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya kerugian dana nilai portofolio ataupun dana investasi akan aman. Sebagai contoh, ketika kamu membeli saham yang dikeluarkan sebuah perusahaan A. Jika nilai saham perusahaan A terus mengalami penurunan, maka investasimu akan ikut menurun dan membuat nilai investasi tidak akan berkembang. Sedangkan jika kamu memisahkan investasi dengan membeli dua saham dari perusahaan yang berbeda, maka hal tersebut akan mengurangi risiko terjadinya kerugian dana nilai portfolio.

Bukan hanya saham, kamu juga bisa melakukan diversifikasi portofolio investasi dengan membeli beberapa instrumen investasi. Misalnya kamu membeli investasi saham sebagai investasi yang tinggi risiko dan tinggi return, juga membeli investasi reksa dana pasar uang yang memiliki risiko rendah meskipun returnnya pun rendah. Dengan strategi ini, maka kamu bisa mengurangi tingkat risiko yang tinggi dan peluang keuntunganpun lebih besar.

Manfaat Melakukan Diversifikasi

Apakah diversifikasi ini dianjurkan? Ada ahli yang menganjurkannya, dan ada juga yang tidak. Hal tersebut karena setiap investor punya gaya investasi-nya masing-masing, jadi memang ini tergantung dari karakter.

Namun, mereka yang menyarankan diversifikasi ini punya alasan yang cukup logis untuk melakukan strategi tersebut. Alasan dilakukannya diversifikasi biasanya karena dua hal berikut ini yang akan paling sering kamu temukan ketika masuk ke dunia investasi.

1. Mendapatkan Keuntungan yang Maksimal

Diversifikasi dapat dipercaya bisa melipatgandakan keuntungan. Hal tersebut bisa terjadi apabila kamu berhasil menemukan instrumen yang pas. Untuk itu kamu perlu mengenali instrumen investasi yang akan dipilih. Investasi yang kamu miliki bisa bergerak bersama menghasilkan keuntungan yang melimpah.

2. Mengurangi Potensi Risiko

Investasi dikatakan sebagai sesuatu yang bisa mendatangkan cuan yang maksimal, tapi risikonya juga sangat tinggi. Untuk itulah diperlukan diversifikasi. Hal ini karena ada instrumen investasi yang bisa bergerak secara berlawanan.

Contohnya ketika harga saham turun, harga logam emas biasanya akan naik seiring dengan kacaunya ekonomi dunia. Jadi, ketika kamu mengalami kerugian di saham, kerugianmu itu bisa diselamatkan oleh investasi emas yang mengalami kenaikan. Praktik sederhana diversifikasi adalah seperti itu.

4 Model Diversifikasi Portofolio

Ketika kamu sudah memahami pentingnya melakukan diversifikasi produk investasi sebagai salah satu strategi mengamankan danamu sesuai tujuan investasi. Maka sekarang saatnya kamu mengetahui 4 model diversifikasi yang bisa kamu lakukan untuk mencapai tujuan diversifikasi portofolio seperti pelestarian dana/modal, memperoleh pendapatan tetap, menyeimbangkan portofolio dana, atau menginginkan pertumbuhan signifikan.

1. Model pelestarian modal (preservation of capital)

Model ini dirancang bagi kamu yang mengharapkan atau menggunakan kas keuangan dalam 12 bulan ke depan dan tidak ingin mengambil risiko kehilangan bahkan persentase kecil sekalipun. Jenis model ini cocok untuk investor yang ingin membayar kuliah, membeli rumah, atau mengakusisi bisnis. Pasar uang dan obligasi mendominasi 80% dari jenis diversifikasi portofolio ini.

2. Model pendapatan tetap (income)

Diversifikasi ini dirancang untuk menghasilkan pendapatan bagi pemiliknya yang ingin memperoleh pendapatan tetap dengan perolehan investasi dari berbagai sumber. Mulai dari perusahaan besar yang menguntungkan, real estat, treasury notes, atau saham pada perusahaan blue-chip dengan sejarah panjang pembayaran dividen. Kamu yang memilih investasi ini, maka kamu termasuk investor yang berorientasi pada pendapatan yang aman di saat pensiun atau kamu termasuk single-fighter di rumah tangganya.

3. Model seimbang (balanced)

Model ini termasuk hybrid dari diversifikasi portofolio pendapatan tetap dan portofolio pertumbuhan, karena itu dikenal sebagai alokasi aset seimbang. Bagi kebanyakan orang, jenis portofolio ini adalah pilihan terbaik dan sering dipilih bagi investor yang mencoba menengahi kebutuhan tujuan jangka panjang maupun saat ini. Pada portofolio ini, kamu memegang berbagai produk investasi dengan kekuatan yang seimbang. Karena itu, risikonya terbilang tidak terlalu tinggi.

4. Model pertumbuhan (growth)

Diversifikasi ini menekankan pada pertumbuhan dana yang dirancang untuk kamu yang baru memulai karir dan tertarik membangun kekayaan jangka panjang. Aset tidak ditujukan untuk menghasilkan pendapatan saat ini. Pendapatan untuk saat ini bergantung pada penghasilan atau gaji yang diperoleh secara reguler.

Cara Tepat Melakukan Diversifikasi

Ada cara diversifikasi yang bisa kamu lakukan secara bertahap. Inilah cara-cara yang bisa kamu coba itu:

1. Mengenali Berbagai Macam Instrumen Investasi

Instrumen investasi umumnya ada investasi saham, emas, obligasi, reksa dana, properti, dan yang lainnya. Masing-masing dari instrumen investasi itu punya karakter yang berbeda. Kamu harus tahu aturan-aturannya mainnya secara terperinci agar tidak salah dalam menjalankan bisnis.

Untuk itulah pilih instrumen investasi yang sekiranya kamu tertarik terhadapnya. Kamu bisa mempelajarinya satu per satu untuk tahu segala aspek dari instrumen tersebut, tapi kamu harus bersabar karena kamu pun membutuhkan waktu.

2. Mengenali Dirimu Sendiri Sebagai Investor

Mengenali dirimu sendiri di sini maksudnya adalah kamu harus tahu kapasitas dirimu sendiri dalam menerima risiko yang ada. Setiap investor punya tingkat kesiapan kehilangan modal yang berbeda-beda. Perlu diingat bahwa kehilangan modal sangat mungkin terjadi di instrumen investasi apa pun.

Di sinilah kamu harus mempersiapkan mental untuk menghadapi itu semua. Apakah kamu siap kehilangan sebagian atau malah seluruh modalmu, penilaiannya kamu lakukan sendiri. Dari sini kamu bisa menentukan jenis instrumen investasi yang sesuai dengan karaktermu.

Contohnya adalah sebagai berikut. Apabila kamu punya cukup banyak modal, dan bersabar menunggu return yang besar tanpa memperhitungkan likuiditas instrumennya, kamu bisa memilih investasi properti.

Jika kamu lebih ingin mendapatkan keuntungan harian, dan tidak masalah mendapatkan keuntungan yang tidak seberapa, asalkan konsisten, kamu bisa memilih trading emas atau trading saham.

3. Memilih Investasi Sesuai dengan Tujuan

Cara diversifikasi berikutnya adalah memilih investasi yang sesuai dengan tujuan. Jika kamu lebih senang dengan investasi jangka pendek yang memungkinkanmu mendapatkan return yang cukup cepat, kamu bisa melakukan trading emas, saham, atau mata uang.

Jika kamu ingin melakukan investasi jangka panjang kamu bisa memilih investasi saham, properti, dan emas. Pahami cara kerjanya masing-masing, dan pilihlah investasi yang membuatmu nyaman untuk menjalankannya. Kenyamanan itu juga faktor yang cukup mempengaruhi semangatmu.

Melakukan investasi jangka panjang dan pendek sekaligus bisa saja dilakukan, tapi sebaiknya kamu pelajari dulu cara kerja instrumen investasinya masing-masing. Yang penting kamu bisa fokus dalam menjalaninya, kalau tidak jangan dipaksakan.

4. Jangan Lupa untuk Melakukan Penyeimbangan Investasi

Yang harus kamu perhatikan ketika melakukan diversifikasi investasi adalah kamu harus sering melakukan penyeimbangan. Hal ini terkait dengan alokasi dana yang kamu tanam di beberapa instrumen.

Kamu harus menyeimbangkan antara pembelian aset dan penjualan agar keuntungan tetap bisa didapatkan. Kamu juga harus melakukan tindakan yang tepat ketika terjadi kerugian terus, Sampai ketika tujuanmu sudah tercapai, barulah kamu bisa memetik hasilnya dengan tenang.

Cara diversifikasi mungkin awalnya terlihat rumit, tapi jika kamu mempelajarinya secara menyeluruh, kamu pasti akan bisa memilih instrumen investasi yang tepat. Sekali lagi, diversifikasi ini juga menjadi pilihan ketika kamu yakin dapat menjalankan investasinya dengan komitmen yang tinggi.

Risiko Diversifikasi

Diversifikasi sendiri punya risiko yang nyata. Risiko diversifikasi dapat terjadi ketika kamu tidak terbiasa mengerjakan beberapa proyek sekaligus. Kamu akan kewalahan karena diversifikasi ini membutuhkan fokus yang penuh di masing-masing instrumen investasi.

Awalnya kamu mungkin akan bersemangat, tapi lama-kelamaan kamu malah kelelahan. Jadi, kurang fokus akan sangat mungkin terjadi disini walaupun kamu sudah tahu secara teori cara diversifikasi yang baik itu seperti apa.

Kamu tidak bisa membiarkan investasi berjalan sendirian karena itu malah merepotkan. Untuk itulah kamu membutuhkan persiapan yang penuh dan memikirkan risiko yang terjadi sebelum memutuskan untuk melakukan diversifikasi. Pilihlah sesuai kata hatimu saja, dan jangan ragu bertanya pada mereka yang lebih ahli dan berpengalaman.

Cara Melakukan Diversifikasi Portofolio Melalui Ajaib

Jika kamu ingin berinvestasi dengan modal yang terjangkau, kamu bisa memulai investasi dan melakukan diversifikasi melalui Ajaib. Di mana, sebagai salah satu platform investasi terbaik, Ajaib menyediakan berbagai macam instrumen investasi mulai dari produk reksa dana maupun saham.

Bukan hanya itu, Ajaib juga memiliki berbagai macam instrumen di dalam investasi reksa dana, seperti pasar uang, obligasi, surat utang, pendapatan tetap, hingga investasi reksa dana. Semuanya bisa kamu manfaatkan dalam strategi diversifikasi yang kamu gunakan sekaligus membantu kamu untuk meningkatkan keuntungan investasi.

Selain reksa dana, Ajaib juga memiliki instrumen saham yang bisa memberikan keuntungan besar dibanding ketika kamu memilih investasi reksa dana. Perlu diketahui juga, ketika kamu ingin menggunakan sistem atau strategi diversifikasi ini, kamu tetap harus bisa menyusun strategi dengan benar. Karena penggunaan diversifikasi tanpa strategi hanya bisa membuat kamu merugi.

Perlu diketahui juga bahwa, semakin tinggi return atau imbal hasil yang kamu dapatkan, maka semakin besar juga risiko yang bisa kamu terima. Jadi jangan lupa untuk belajar masalah investasi juga di Ajaib! Yuk mulai pilih investasimu dan lakukan diversifikasi untuk menjaga dana yang kamu investasikan.

Artikel Terkait