Investasi, Investor Pemula, Properti

Investasi Properti? Ketahui Hal-hal Ini Sebelum Memulainya

investasi properti

Jangan asal investasi properti tanpa tahu seluk beluknya ya. Oleh karena itu, ada baiknya kamu simak ulasan redaksi Ajaib berikut ini terlebih dahulu.

Berinvestasi ada beragam cara tapi tujuannya tentu saja untuk menghasilkan uang. Dalam melakukan investasi tentunya kita membutuhkan pengetahuan dan strategis bisnis yang tepat. Jika investasinya merupakan jangka panjang maka perlu keahlian dalam menentukan waktu, lokasi, serta pembiayaan yang tepat.

Salah satu jenis investasi jangka panjang adalah investasi properti. Namun bagaimana strategi yang tepat dan fakta-fakta apa saja sih yang ada ketika kamu hendak memulai berinvestasi properti?

Investasi properti merupakan sebuah bisnis yang tidak akan pernah mati. Hal ini disebabkan karena tempat tinggal merupakan kebutuhan primer manusia dan tidak akan pernah dimakan waktu. Namun walau demikian investasi properti tidaklah seperti yang kamu bayangkan selama ini karena tidak selalu menghasilkan keuntungan seperti yang kamu lihat selama ini.

Modal Besar Butuh Pengelolaan yang Baik

Dalam berinvestasi properti hal yang kamu harus perhatikan adalah pengelolaan uang sehingga kamu bisa mengatasi modalnya yang cukup besar. Investasi properti tergolong dalam investasi real asset yaitu investasi yang berupa barang yang berwujud. Investasi properti memang sangat populer sekali belakangan ini.

Dikarenakan hal tersebut seimbang dengan adanya kelangkaan yaitu tanah yang tersedia tidak bertambah sementara populasi penduduk terus meningkat akhirnya mengakibatkan tanah dan properti akan semakin tinggi dari persediaannya dan mengakibatkan harganya juga semakin tinggi. Hal tersebut yang mengakibatkan orang berlomba-lomba untuk berinvestasi dalam hal tanah dan properti.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, investasi properti memang menggiurkan tetapi bukan berarti investasi tersebut selalu membawa dan memberikan keuntungan karena sama seperti jenis investasi lainnya, investasi properti juga memiliki berbagai macam resiko. Agar kamu tidak merugi maka berikut adalah beberapa fakta dan penjelasan mengenai investasi properti:

Menganut Prinsip Kelangkaan tapi Ada Faktor Penyusutan

Faktor kelangkaan menjadi sebuah peran penting dalam investasi properti, hal ini bisa disebut demikian karena pada umumnya hasil investasi properti selalu positif jika kamu cerdas mencari lokasi yang baik terlebih apabila investasi yang kamu lakukan dalam jangka panjang sehingga dapat memperoleh keuntungan yang berkali lipat.

Investasi properti juga tidak menutup kemungkinan dilakukan dalam jangka waktu yang pendek namun biasanya dilakukan dalam kondisi untuk memperbaiki bangunan kemudian dijual dengan harga yang lebih mahal atau membeli tanah untuk kemudian dibangun dan dijual dengan harga yang lebih mahal.

Tapi investasi properti tidak selalu untung, kamu harus memilih lokasi yang strategis dan menghindari lokasi yang kemungkinan besar sulit untuk dijual. Selain itu kamu juga harus memperhatikan faktor penyusutan bangunan karena biasanya bangunan memiliki masa waktu yang berjangka antara 20 hingga 40 tahun tergantung dari kualitas dan konstruksi bangunan. Melewati waktu tersebut tentu akan terjadi penyusutan dan pengurangan nilai bangunan.

Penghasilan Pasif jika Tidak Mengalami Kekosongan

Kamu bisa mendapatkan pendapatan pasif pada saat berinvestasi properti. Hal ini bisa terjadi apabila kamu menunggu masa pensiun dan memutuskan untuk mengontrakkan atau menyewakan properti milikmu sehingga kamu bisa mendapatkan pendapatan pasif tersebut tetapi tetap memiliki asset-nya karena tanah dan bangunan tidak dijual.

Bisa disebut investasi properti memiliki keuntungan ganda yakni selain nilainya terus meningkat, kamu juga bisa memperoleh penghasilan pasif selama belum menjualnya. Namun dimana ada dampak positif disitu juga ada dampak negatif.

Dampak negatif pada saat berinvestasi properti dengan cara seperti ini adalah adanya kemungkinan kekosongan pada jangka waktu yang tidak dapat ditentukan. Jika rumah dibiarkan kosong tanpa ada penyewa biasanya rumah akan cepat rusak dan tidak terawat, kerugiannya adalah tidak adanya penghasilan pasif selama kamu memiliki properti tersebut. Sehingga bisa dikatakan rumah pada saat itu bukan menjadi aset melainkan hanya liabilitas.

Hal ini dapat terjadi apabila kamu kesulitan mencari penyewa yang sesuai atau karena sedang tidak ada permintaan penyewaan di area tersebut. Ada beberapa cara mengatasinya terlebih ketika teknologi sudah maju seperti ini dengan menggunakan beberapa situs yang bisa membantu kamu memasarkan rumah (sewa atau jual) dengan demikian kamu akan lebih mudah memasarkan rumah di situs yang memang pengunjungnya adalah mereka yang sedang mencari rumah.

Tahan Gerusan Inflasi dengan Perawatan

Saat ini adanya perubahan kepentingan dimana properti yang sebelumnya dimaksudkan hanya untuk sebagai pemenuhan kebutuhan primer manusia berubah menjadi salah satu cara untuk menjaga investasi agar tidak tergerus oleh inflasi. Hal ini berarti pemilik yakin ketika membeli properti, nilai investasi tidak akan turun seperti nilai mata uang.

Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan agar properti milikmu dapat terus berkembang dan dapat disewakan atau dijual lagi dengan harga tinggi, yaitu perawatan. Tanpa perawatan, properti yang kamu miliki akan tampak lesu dan berdampak pada sepi penyewa.

Oleh sebab itu kamu harus membuat anggaran renovasi sehingga properti milkmu senantiasa menarik dan bersih. Beberapa perawatan yang perlu dilakukan adalah pengecekan dan perawatan saluran air agar tidak mengalami kebocoran, pengecekan dan perawatan jaringan listrik agar terhindar dari kebakaran, dan bebas hama.

Potensi Kerusakan Properti

Salah satu resiko dalam berinvestasi properti adalah adanya potensi kerusakan terhadap aset milikmu terlebih karena bentuknya fisik tentu dapat terjadi kerusakan misalnya karena faktor cuaca atau bencana alam, kebakaran, hingga perampokan dan perusakan.

Hal-hal seperti ini tentu harus kamu perhatikan dan pertimbangkan karena biasanya membutuhkan biaya perbaikan sehingga jangan lupa untuk memperhitungkannya terhadap harga jualnya nanti.

Namun kamu memiliki kabar baik karena sekarang ini sudah ada asuransi rumah yang bisa memproteksi properti kamu dari kerusakan, tapi ingat ya kalau ada biaya yang harus dibayar.

Bacaan menarik lainnya:

Tandelilin, E. (2010). Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi (Edisi Pertama ed.). Yogyakarta: Kanisius.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait