Saat IHSG Turun, Saham BJBR Mampu Bertahan

saham bjbr
saham-bjbr

Pada 16 September 2019, harga indeks saham gabungan (IHSG) runtuh hampir dua persen. Kendati demikian, harga saham BJBR (Bank BJB) mampu bertahan di zona hijau.

Di hari itu, saham BJBR ditutup pada level Rp1.635 per lembarnya. Saham tersebut sudah naik 30 poin atau 1,87 persen dibandingkan dengan harga sebelumnya. Investor asing mencatatkan aksi beli dengan nilai bersih (net buy) Rp1,77 miliar. Adapun total transaksi BJBR mencapai Rp16,11 miliar.

Padahal, di hari itu, IHSG sedang jatuh 1,82 persen menjadi 6.219,44. Koreksi pada hari ini merupakan yang terburuk sejak IHSG jatuh 2,6 persen pada tanggal 5 Agustus 2019, serta menandai koreksi selama tiga hari beruntun.

Sejatinya, mayoritas bursa saham utama kawasan Asia juga ditransaksikan melemah. Namun, koreksi hingga 1,8 persen lebih yang dibukukan IHSG menjadikannya indeks saham dengan kinerja terburuk di kawasan Asia.

Dibalik Kokohnya Saham BJBR

Pertahanan saham BJBR kokoh diprediksi karena mereka berhasil merespons kebutuhan konsumen. Terlebih, mereka menjadi bank daerah pertama yang mempelopori perbankan digital. 

Hal ini ditandai dengan peluncuran secara resmi QR Payment (transfer on us) yang dilakukan Bank BJB. Peresmian QR Payment (transfer on us) adalah langkah nyata bank BJB untuk menjadi bank daerah pertama yang mempelopori perbankan digital.

Fitur baru QR Payment (transfer on us) pada Iayanan e-channel yang dimiliki oleh bank BJB yaitu BJB Digi, akan semakin memudahkan nasabah bank BJB untuk bertransaksi perbankan kapan saja dan dimana saja.

Respon bank BJB atas Perkembangan Digital

Direktur Utama bank BJB, Yuddy Renaldi, mengatakan bahwa pengembangan fasilitas BJB Digi dengan adanya fitur tambahan QR Payment (transfer on us) merupakan implementasi kesiapan bank BJB untuk mengakselerasi kinerja di era digital.

“Khususnya melalui kegiatan ini, kami mengenalkan kepada masyarakat mengenai kemudahan layanan yang dimiliki oleh bank BJB, sehingga masyarakat akan semakin nyaman untuk memilih bank BJB sebagai mitra strategis dan tentunya harapan kami akan berdampak pada peningkatan volume bisnis bank BJB,” tutur Yuddy.

Menurut Yuddy, saat ini bank BJB sedangn bertransformasi menjadi bank nasional. Bank BJB, yang juga sebagai Agen Pembangunan, terus melakukan peningkatan layanan untuk memahami setiap kebutuhan masyarakat Indonesia.

Yuddy menyebutkan bahwa berbagai inovasi layanan terus dikembangkan, salah satunya dengan hadirnya fitur baru pada BJB Digi QR Payment (transfer on us) yang menjadi kelanjutan Iangkah bank BJB dalam menyambut era digitalisasi perbankan untuk menyuguhkan digitalisasi jasa layanan keuangan. “Juga sekaligus menjadi salah satu senjata utama bank BJB untuk mengakselerasi penumbuhan kinerja bank BJB,” katanya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait