Saham

Prospek Saham MNCN di Tengah Pengembangan Bisnis Digital

prospek saham mncn

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) fokus mengembangkan bisnis digital dalam beberapa tahun ke depan. Bagaimana pengembangannya dan prospek saham MNCN? Untuk mengetahuinya, simak ulasan redaksi Ajaib berikut ini mengenai prospek saham MNCN.

Hary Tanoesoedibjo, Komisaris Utama MNCN, mengatakan perusahaan melebarkan sayap ke bisnis digital. Ia menargetkan pada 2024, 50 persen kontribusi kinerja keuangan atau pendapatan perusahaan berasal dari konten serta iklan digital, Kontan.co.id (13/11/2019). Sedangkan kinerja keuangan jangka pendek berasal dari iklan televisi tak berbayar (free to air, FTA).

Bisnis MNCN

MNCN atau biasa disebut MNC Media merupakan perusahaan media yang berdiri pada 17 Juni 1997. Saat ini, perusahaan memiliki empat stasiun televisi FTA. Mereka adalah RCTI, MNC TV, FTV, dan iNews. Keempat FTA punya penonton terbesar se-Indonesia dengan 40 persen pangsa pasar dan 45 persen belanja iklan, Investor.id (11/02/2020).

Selain televisi, perusahaan juga memiliki bisnis media daring. Setidaknya ada tiga portal berita, yaitu Okezone, Sindonews dan iNews.id yang dikelola perusahaan. Pengunjung harian Okezone mencapai lebih dari 20 juta dan Sindonews lebih dari 4 juta. Hal ini membuat perusahaan memiliki pertumbuhan penonton serta pelanggan tercepat di Indonesia.

Untuk lini bisnis digital, MNCN memiliki RCTI+. Berdasarkan Gusti Angga, analis dari Samuel Sekuritas, RCTI+ sudah memperoleh pelanggan aktif bulanan hingga 3,7 juta pada akhir Oktober 2019.

RCTI+ merupakan aplikasi tontonan yang bisa diunduh di Appstore dan Playstore. Aplikasi ini memberikan layanan video live streaming dari empat stasiun FTA dan konten eksklusif yang tidak tayang di FTA. Sebut saja konten video bloopers, behind the scene, topik yang sedang tren, fitur catch up TV, dan fitur interaktif seperti kuis, voting, dan live chat dengan talent MNC.

Selain itu, MNCN memiliki channel Youtube dan mengelolanya menjadi konten pemasaran serta media pendukung bisnis lain (film layar lebar, konten digital, dan layanan FTA). Bahkan view mereka mencapai dua miliar per bulan dengan jumlah subscriber 61 juta lebih.

Prospek Saham MNCN

Berdasarkan fundamental, prospek saham MNCN akan tumbuh signifikan. Hal itu diungkapkan oleh Andreas Kenny dan Ignatius Teguh Prayoga, analis Danareksa Sekuritas, Investor (11/02/2020). Melalui analisis keduanya, pertumbuhan pendapatan perusahaan akan diperoleh dari lini bisnis digital plus kenaikan tarif iklan.

Platform digital RCTI+ akan menyumbangkan pendapatan besar sepanjang tahun ini. Mengingat tahun lalu RCTI+ membukukan pendapatan senilai Rp80 miliar. Dan target tahun ini sebesar Rp300 miliar hingga Rp400 miliar.

Tahun lalu, perusahaan akan menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek dahulu dan disetujui oleh pemegang saham. Sehingga tahun ini, perusahaan merealisasikannya pada kuartal II-2020. Kemungkinan harga saham MNCN akan menunjukkan pergerakan positif ke depannya.

Danareksa Sekuritas menyarankan untuk mempertahankan saham MNCN dengan target harga Rp1,900. Target tersebut menggambarkan kinerja keuangan perusahaan tahun lalu serta perkiraan rasio enterprise value/earning earning before interest tax, depreciation, and amortization (EV/EBITDA) 7,7 kali.

Sekuritas juga memperkirakan laba bersih dan pendapatan MNCN pada 2020 dan 2021. Untuk 2020, laba bersih sebesar Rp2,30 triliun dengan pendapatan Rp,8,61 triliun. Sedangkan 202, laba bersih meningkat menjadi Rp2,57 triliun dan pendapatan tumbuh menjadi Rp9,18 triliun.

Laba bersih perusahaan 2019 melonjak sebesar 46,5 persen menjadi Rp2,35 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp1,60 triliun. Sedangkan pertumbuhan pendapatan 2018 ke 2019 naik 12,2 persen, yaitu dari Rp7,44 triliun menjadi Rp8,35 triliun.

Senada dengan Danareksa Sekuritas, Gusti Angga dari Samuel Sekuritas pun mengatakan demikian. Kinerja keuangan perusahaan turut ditopang dengan hak siar Euro 2020 dan AFF 2020-2024. Kedua acara sepak bola tersebut akan meraup banyak penonton, karena keduanya ajang kompetisi bergengsi di kelasnya.

Di sisi lain, perusahaan bekerja sama dengan iQiyi, perusahaan layanan video yang bermarkas di Beijing, Tiongkok. Keduanya sedang mengembangkan platform video streaming di Asia.

Rekomendasi Samuel Sekuritas buat kamu adalah pertahankan beli saham MNCN dengan target harga Rp1,750. Harga itu mencerminkan pertumbuhan kinerja keuangan dan PE tahun ini sekitar 10,6 kali.

Investasi Saham Tahun Ini

Sejak tahun lalu, dunia investasi diwarnai beragam persoalan. Mulai dari perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok, kasus Asabri dan Jiwasraya, investasi bodong, dan awal tahun digegerkan dengan virus korona dari Wuhan yang memengaruhi pasar global.

Memasuki Januari 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona aman. Namun awal Februari, IHSG memerah. IHSG 2 Januari berada di level 6,283 dan pada 13 Februari di level 5,871.

Buat kamu yang memiliki saham yang tengah menurun, abaikan saja alias jangan menjualnya. Past akan merugi. Buat yang sedang mempertimbangkan untuk membeli, kini saatnya.

Menurut investor Lo Kheng Hong, investasilah ketika sedang menurun dan menjualnya saat harga naik. Dengan demikian kamu akan mendapatkan untung berlipat, dilansir dari CNBCIndonesia.com (14/02/2020).

Ia menjelaskan harga saham yang turun merupakan peluang buat investor menanamkan modalnya. Karena investor bisa membeli saham dari perusahaan bagus dengan harga rendah. Namun investor harus tetap jeli dalam memilih saham. Jangan sampai terjebak dengan saham gorengan yang berujung nyangkut. Pilih saham dengan fundamental baik serta valuasinya murah.

Di sisi lain, kamu bisa membeli saham dalam bentuk lain, yaitu reksa dana saham. Namun untuk menghindari saham gorengan, baca dulu prospektus. Cek juga portofolio tentang alokasi dananya. Misalnya dana yang terkumpul dialokasikan ke saham apa saja. Fitur pengecekan tersebut bisa kamu baca di Ajaib.

Bacaan menarik lainnya:

Jogiyanto, H. (2015). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Jakarta: Rajawali Pers.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait