Asuransi & BPJS

Pengertian Asuransi, Tujuan, Fungsi, dan Jenisnya

Asuransi merupakan sebuah kata yang tidak asing bagi kamu, namun tahukah kamu pengertian asuransi? Asuransi adalah bentuk mitigasi risiko yang mungkin saja terjadi di masa depan dengan nominal biaya yang tidak sedikit.

Oleh sebab itu dibutuhkan asuransi dalam menjamin sesuatu yang dinilai berharga agar mendapatkan langkah preventif jika terjadi sesuatu.

Asal Asuransi

Pengertian asuransi berasal dari istilah Bahasa Inggris ‘Insurance’ yang dapat diartikan sebagai pertanggungan. Pengertian asuransi juga memliki arti sebagai bentuk agreement antara bank atau penyedia asuransi kepada nasabah. Selanjutnya, perusahaan asuransi akan mengganti kerugian nasabah yang berkaitan dengan hal yang diasuransikan.

Untuk memperoleh jaminan asurasi atau risiko yang mungkin terjadi, maka nasabah asuransi diwajibkan membayar sejumlah uang atau premi setiap bulan atau tahun dalam jangka waktu tertentu.

Jika kamu masih penasaran dengan pengertian asuransi, simak pengertian asuransi berdasarkan pendapat para ahli :

1.   Subekti

Subekti menyebutkan bahwa pengertian asuransi ialah bentuk perjanjian yang bersifat saling menguntungkan, di mana perjanjian ini didasarkan atas kejadian yang belum pasti akan terjadi di masa mendatang. Perjanjian ini didasarkan atas kebijakan yang belum tentu terjadi di kemudian hari dan menentukan untung ruginya dari kedua belah pihak.

2.   Emmy Pangaribuan

Emmy Pangaribuan menyebutkan bahwa asuransi merupakan perjanjian di mana penanggung dengan nasabah mengikat diri melalui agreement yang berkaitan dengan tanggung jawab untuk membebaskan diri terhadap kerugian karena kehilangan sesuatu yang berharga yang belum dapat dipastikan di masa depan.

3.   Abbas Salim

Abbas Salim menjabarkan pengertian asuransi merupakan komitmen nasabah dalam menetapkan kerugian yang akan digantikan dengan kondisi kerugian yang belum pasti di masa depan. Jika disimpulkan, beberapa orang bersedia membayar nominal kerugian dengan jumlah sedikit agar mendapatkan penggantian jika kerugian besar terjadi.

Tujuan Asuransi

Selanjutnya adalah tujuan asuransi. Tujuan dari asuransi adalah memberikan jaminan penggantian terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi di masa depan oleh nasabah. Jaminan pergantian tersebut tak hanya berfokus pada kesehatan tubuh, namun juga termasuk barang berharga properti atau kendaraan.

Lebih lanjut, tujuan asuransi mencakup :

1.   Untuk mengalihkan ragam risiko yang mungkin terjadi dengan nasabah, di mana risiko tersebut akan digantikan oleh perusahaan asuransi setelah nasabah melakukan sejumlah pembayaran premi kepada perusahaan asuransi.

2.   Jaminan bagi pihak nasabah mendapatkan perlindungan dengan risiko kerugian di masa depan yang mungkin akan terjadi.

3.   Memperkecil nilai dan potensi kerugian yang lebih besar bila mengeluarkan biaya sendiri saat mengalami sebuah risiko.

4.   Khusus untuk asuransi jiwa, dapat kamu gunakan sekaligus untuk menabung karena sebagian biaya preminya akan dikembalikan kepada nasabah dalam kurun waktu tertentu.

5.   Untuk efisiensi bagi sebuah perusahaan karena mengurangi biaya untuk pengawasan, pengamanan, dan perlindungan yang memakan banyak biaya dan waktu.

6.   Untuk mendapatkan ganti rugi kepada pihak nasabah sesuai dengan nilai premi asuransi.

7.   Untuk menutup loss of earning power seseorang atau suatu badan usaha ketika sudah tidak bekerja atau tidak berfungsi lagi.

Fungsi Asuransi

Selain bentuk mitigasi risiko yang mungkin terjadi di masa datang, asuransi juga memiliki fungsi penting lainnya. Penasaran dengan fungsi asuransi? Simak uraian berikut ini :

1.   Penghimpun Dana

Sebuah perusahaan asuransi mengambil peran selaku penghimpun dana masyarakat. Dana kemudian akan diinvestasikan dalam ragam lini usaha agar leih produktif lagi.

2.   Membantu Pebisnis Fokus Pada Usaha

Setiap model bisnis pasti mengandung risiko di dalamnya. Untuk pengusaha, keberadaan asuransi cukup penting karena bisa membantu mengurangi rasa cemas atas hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan.

Melalaui asuransi dalam perusahaan, pengusaha bisa fokus untuk mengembangkan bisnis, tanpa kekhawatiran risiko.

3.   Mengurangi Potensi Risiko

Perusahaan asuransi umumnya selalu memberikan rekomendasi produk yang seseuai kepada kamu. Ini berkaitan dengan usaha kamu dan mitigasi risiko yang mungkin saja terjadi.

4.   Membagi Risiko Kerugian

Asuransi bisa memnimalisir potensi kerugian dalam usaha kamu dan ini dapat dibagi kepada pihak lain. Lebih lanjut, dalam membayarkan premi harus seimbang dengan risiko yang akan ditanggung asuransi.

Beberapa jenis dan ragam model asuransi yang ada saat ini adalah sebagai berikut:

1.   Asuransi Kesehatan, yaitu jenis asuransi yang memberikan pertanggungan untuk masalah kesehatan yang diakibatkan oleh kecelakaan atau penyakit.

2.   Asuransi Jiwa, yaitu jenis asuransi yang memberikan pertanggungan atas kematian seorang nasabah yang memiliki nilai keuangan.

3.   Asuransi Pendidikan, yaitu asuransi yang memberikan jaminan pendidikan kepada pihak tertanggung.

4.   Asuransi Bisnis, yaitu asuransi yang memberikan jaminan kepada perusahaan apabila terjadi risiko yang menyebabkan kerugian, seperti kehilangan, kerusakan, dan lain-lain.

5.   Asuransi Kepemilikan Rumah dan Properti, yaitu asuransi yang memberikan jaminan kepada pemilik rumah atau properti apabila terjadi kerusakan pada properti.

6.   Asuransi Kendaraan, yaitu asuransi yang memberikan pertanggungan terhadap kendaraan jika terjadi risiko seperti kerusakan akibat kecelakaan, kehilangan, dan lain-lain.

Bacaan menarik lainnya:

Suandy, Erly. 2011. Hukum Pajak, Edisi 5. Penerbit Salemba Empat: Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Artikel Terkait