Investasi

Pasar Modal Terbesar di Dunia: New York Stock Exchange

pasar modal terbesar di dunia

Ajaib.co.id – Perdagangan saham terjadi di seluruh dunia dan hampir semua negara. New York Stock Exchange (NYSE) sendiri dikukuhkan sebagai pasar modal terbesar di dunia. Apa saja alasannya?

NYSE merupakan bursa efek terbesar di dunia sekaligus menjadi pasar saham tertua di Amerika Serikat. Keberadaannya sendiri diiniasi oleh pendatang dari Inggris yang datang ke Amerika yang dulunya adalah wilayah koloninya. Keberadaannya berawal pada bulan Mei 1792 saat 24 pialang saham terbesar di New York berkumpul di bawah sebatang pohon di Manhattan untuk mendirikan bursa saham pertama di kota ini.

Kesepakatan ini berisikan tentang tentang aturan main, regulasi, serta biaya yang akan dibebankan dalam setiap transaksi. Mereka menamakan organisasi ini The Stock Exchange Office. Organisasi ini bersifat eksklusif, hanya orang-orang tertentu yang menonjol dalam komunitas finansial yang diperkenankan untuk bergabung.

Pendiriannya merupakan ide dari Alexander Hamilton, Sekretaris Bendahara (Secretary of the Treasury) pertama Amerika yang menilai pasar modal penting dalam menjaga kestabilan ekonomi negara. Selama periode jabatannya, 1789 sampai dengan 1795, ia dedikasikan untuk mempromosikan pembangunan Pasar Modal di Amerika

Atas prakarsanya inilah maka saham-saham tiga bank besar di Amerika mulai diperjualbelikan antara lain the Bank of North America (1781), Bank of New York (1784), dan the First Bank of the United States (1791). Saham-saham ini diterbitkan untuk membayar hutang perang revolusi yang ditanggung oleh the Continental Congress.

Kemudian pada tahun 1817, dibentuklah The New York & Exchange Board oleh para broker saham tersebut dan kemudian transaksinya direlokasi ke gedung No.40 di Wallsteet. Pada tahun 1863, nama organisasi tersebut berubah menjadi the New York Stock Exchange (NYSE) dan berpindah lagi di pusat transaksinya ke gedung di persimpangan Wallstreet dan Broad Street yang menjadi lokasinya sampai saat ini.

Pasar saham ini dengan cepat menjadi pasar modal yang memiliki nama di dunia. Selain saham Amerika, perusahaan asing yang memenuhi syarat juga bisa ikut dalam perdagangan di bursa tersebut. Pada tahun 1886, ada setidaknya satu juta saham yang diperdagangkan pada satu hari di pasar modal ini.

Jumlahnya bertambah menjadi 500 juta saham pada 1987 dan 1 miliar saham pada tahun 1997 sehingga mengukuhkannya menjadi pasar modal terbesar di dunia. Con Edison menjadi saham NYSE terlama yang terdaftar, dengan akarnya kembali ke tahun 1824 sebagai New York Gas Light Company.

Kini NYSE dioperasikan oleh NYSE Euronext yang kemudian dibeli dalam kesepakatan senilai $ 11 miliar oleh Intercontinental Exchange Group (ICE) pada tahun 2013. Kini NYSE menjadi pasar modal terbesar di dunia dengan 2.308 perusahaan mencatatkan sahamnya.

Selain itu, transaksi sahamnya juga memiliki kapitalisasi pasar sebesar $14,242 triliun dan menjadi transaksi saham terbesar di dunia. Hingga Desember 2011, seluruh dari 30 perusahaan di Dow Jones Industrial Average dan seluruh dari 500 perusahaan di S&P 500 dicatat juga di NYSE, kecuali Intel dan Microsoft.

Dengan catatan ini NYSE memuncaki daftar 10 bursa saham terbesar secara global. Bahkan sejak akhir perang dunia I NYSE telah diakui sebagai yang terbesar setelah berhasil menyalip London Stock Exchange.

Menurut data 2017 dari Gallup, lebih dari 54% orang Amerika telah berinvestasi dalam saham yang terdaftar di NYSE. NYSE sendiri menyumbang sekitar 40% dari kapitalisasi pasar saham dunia dengan nilai mencapai US$ 30 triliun atau sekitar Rp428 kuadriliun.

Kalangan investor saham bahkan memiliki nama panggilan untuk pasar modal terbesar di dunia ini yakni Big Board. Hal ini karena bursa ini sampai sekarang masih menggunakan lantai perdagangan besar untuk transaksi yang digelar. Selain itu, julukan ini juga mengacu pada jumlah saham dan emiten yang tersedia di NYSE.

Daftar 5 Pasar Modal Terbesar di Dunia

NYSE bukan satu-satunya pasar modal dengan nilai kapitalisasi yang besar. Ada sejumlah negara yang perdagangannya juga sangat besar dengan perdagangan yang sangat aktif.

Tahukah kamu siapa saja yang termasuk pasar modal terbesar di dunia? Pasar modal atau bursa saham merupakan pasar teregulasi yang menghubungkan antara pembeli dan penjual sekuritas keuangan. Di mana hampir semua negara di dunia memiliki pasar modalnya sendiri-sendiri. Lantas, mana yang terbesar?

Secara luas, pasar modal adalah tempat bertemunya 2 pihak yaitu investor dan emiten untuk melayani jual beli surat berharga seperti saham, obligasi dan berbagai instrumen lainnya. Pasar modal ini mempunyai peranan yang penting, utamanya dalam mobilisasi dana guna menunjang pembangunan ekonomi nasional sebuah negara.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, pasar modal ada hampir di semua negara di dunia termasuk Indonesia. Yang mana diantara sekian banyak pasar modal yang ada tersebut, berikut adalah 1o pasar modal terbesar di dunia:

1. Euronext, Eurozone

Bermarkas di Amsterdam, Belanda, Euronext merupakan pasar modal terbesar di dunia yang dibangun oleh organisasi regional besar Uni Eropa. Baru didirikan pada tahun 2000 lalu, Euronext ditaksir memiliki nilai kapitalisasi mencapai US$ 3,92 triliun dengan saham yang diperjualbelikan dalam Euro.

2. London Stock Exchange, UK

Telah berdiri sejak tahun 1698, London Stock Exchange (LSE) merupakan salah satu pasar modal tertua di dunia. Memiliki lebih dari 3000 perusahaan terdaftar dari 60 negara yang tercatat secara resmi. Nilai kapitalisasi pasar modal LSE ini mencapai US$ 3,8 triliun atau setara dengan Rp54 kuadriliun. Yang membuatnya menempati posisi ke-7 sebagai pasar modal terbesar di dunia.

3. Shenzhen Stock Exchange, Tiongkok

Didirikan secara resmi tahun 1990, Shenzhen Stock Exchange adalah salah satu dari dua pasar modal yang beroperasi secara independen di Tiongkok. Kapitalisasi pasar di bursa efek ini mencapai $2,5 triliun per November 2018.

Sebagian besar perusahaan yang terdaftar di sini berbasis di Tiongkok, dan melakukan perdagangan saham dalam mata uang Yuan. Bursa Efek Shenzhen meluncurkan papan ChiNext tahun 2009, yang terdiri dari perusahaan baru yang tumbuh tinggi, mirip NASDAQ.

4. Toronto Stock Exchange, Canada

Dimiliki dan dioperasikan oleh TMX Group, Toronto Stock Exchange (TSX) memiliki 2.207 perusahaan terdaftar dengan kapitalisasi pasar gabungan sebesar $ 2,1 triliun, menjadikannya menjadi salah satu pasar modal terbesar di dunia.

TSX memiliki volume perdagangan bulanan rata-rata $97 miliar. Bank-bank komersial terbesar Kanada, yang sering disebut dengan The Big Five, telah terdaftar di pasar modal yang berkedudukan di Toronto ini.

Didirikan pada tahun 1852, dan di tahun 2011, Grup TMX sempat melakukan pembicaraan untuk bergabung dengan London Stock Exchange namun tidak mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham.

5. Bombay Stock Exchange, India

Didirikan pada tahun 1875, Bursa Efek Bombay merupakan bursa saham atau pasar modal pertama di Asia. Bombay Stock Exchange berlokasi di Jalan Dalal, Mumbai dan kini diakui sebagai salah satu pasar modal terbesar di dunia.

Pada November 2018 lalu Bombay Stock Exchange ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $2,05 triliun. Bombay Stock Exchange merupakan bursa saham dengan jumlah perusahaan terdaftar terbanyak, yaitu sebanyak 5.749 perusahaan. Meski, kebanyakan merupakan perusahaan dengan kapitalisasi yang kecil.

Tujuan, Fungsi dan Manfaat Pasar Modal

Terlepas dari besar kecilnya pasar modal, didirikannya institusi ini oleh hampir semua negara bukanlah tanpa alasan. Dalam pembentukan pasar modal terdapat kepentingan dengan tujuan, fungsi dan manfaat sebagai berikut:

Tujuan

  • Pasar modal dibentuk dengan memiliki beberapa tujuan, antara lain:
  • Menampung kesempatan kepada masyarakat guna dapat meningkatkan suatu pertumbuhan ekonomi.
  • Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat ikut memiliki perusahaan dan juga sekaligus menikmati hasilnya (laba).

Fungsi

Terdapat beberapa fungsi pasar modal, diantaranya yakni sebagai berikut:

  • Menciptakan pasar secara terus menerus bagi sekuritas yang ditawarkan kepada masyarakat.
  • Menjaga harga agar tetap wajar bagi sekuritas yang bersangkutan lewat mekanisme penawaran dan permintaan.
  • Membantu dalam pembelanjaan dunia usaha dan sumber dana jangka panjang.
  • Sebagai alat untuk melakukan divestasi.
  • Sebagai sarana dalam menciptakan lapangan kerja baru untuk para calon tenaga kerja dan sarana untuk peningkatan produksi.
  • Untuk menambah dan memperbesar pemasukan pajak bagi pemerintah.
  • Sebagai indikator ekonomi suatu negara.

Manfaat

Manfaat pasar modal dapat dirasakan oleh investor dan emiten. Investor adalah pihak yang memiliki dana, sementara emiten adalah pihak badan usaha yang membutuhkan modal dan mengeluarkan sekuritas.

Bagi Investor

  • Nilai investasi berkembang mengikuti pertumbuhan ekonomi.
  • Memperoleh dividen bagi yang merupakan pemilik saham dan bunga yang mengambang bagi pemegang obligasi.
  • Dapat sekaligus melakukan investasi dalam beberapa instrumen yang menurunkan resiko.

Bagi Emiten

  • Jumlah dana yang dapat dikumpulkan jumlahnya besar.
  • Tidak ada convenant sehingga dana bebas dikelola.
  • Ketergantungan terhadap bank menjadi lebih berkurang.

Nah, itulah tadi daftar 10 pasar modal terbesar di dunia dan beberapa informasi terkait yang perlu kamu ketahui soal New York Stock Exchange (NYSE). Di Indonesia sendiri, tempat jual beli saham ini memiliki nama Bursa Efek Indonesia (BEI) yang telah ada semenjak pemerintahan Hindia Belanda.

Artikel Terkait