Obligasi

Apa Itu Obligasi Ritel Indonesia (ORI017)? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Ajaib.co.id – Mungkin di antara kamu ada yang sudah mendengar apa itu obligasi, tapi tidak sepenuhnya tahu. Obligasi memang kalah populer jika dibandingkan saham, tabungan, deposito, dan jenis investasi lainnya. Namun, sebenarnya obligasi punya ciri khas unik yang membuatnya layak untuk dimiliki.

Obligasi kurang populer karena mungkin tidak banyak perusahaan yang mengeluarkannya. Obligasi adalah surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan dan dapat diperjualbelikan.

Surat utang memiliki waktu jatuh tempo mulai dari 1 hingga 10 tahun. Ketika kamu memiliki obligasi, kamu akan mendapatkan bunga yang diterima setiap bulan dan keuntungan capital gain saat jatuh tempo.

Siapa saja bisa membeli surat utang, bahkan investor asing pun diizinkan. Jika kamu ingin membelinya, kamu bisa menghubungi pihak penerbit obligasi ketika perdagangan perdananya sedang berlangsung.

Obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan dan pemerintah bertujuan untuk mendapatkan dana yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan dalam perusahaan maupun pemerintahan.

Untuk obligasi atau surat utang yang dikeluarkan perusahaan akan digunakan untuk kepentingan perusahaannya, seperti penambahan modal untuk ekspansi dan biaya operasional yang membengkak karena kebutuhan. Sedangkan surat utang yang dikeluarkan pemerintah biasanya untuk kepentingan negara seperti infrastruktur dan anggaran belanja.

Mengenai obligasi pemerintah, baru-baru ini, pada tanggal 15 Juni 2020 Pemerintah Indonesia merilis Obligasi Ritel Indonesia yang ke 17 atau yang lebih dikenal ORI017. Apa itu Obligasi Ritel Indonesia seri ke 17? Jika kamu berminat untuk membelinya, yuk simak penjelasan lengkap tentang ORI017.

Tentang ORI017

Pemerintah mempunyai empat jenis obligasi yaitu Saving Bond Ritel (SBR), Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Ritel (SR) dan Sukuk Tabungan (ST). Semua oblogasi tersebut diterbitkan setiap tahunnya dengan jadwal penerbitan berbeda-beda. Dan yang surat utang negara atau obligasi yang baru saja diterbitkan adalah ORI.

Obligasi Ritel Indonesia atau ORI merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui mitra distribusi di pasar perdana. Yang diberikan wewenang untuk mengeluarkan surat itu adalah Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Karakteristik ORI

  • Berbentuk tanpa warkat (scripless) dan dapat diperdagangkan antar investor Domestik
  • Kupon tetap (fixed rate)
  • Ada potensi capital gain/loss
  • Minimal pembelian Rp1 juta, maksimal Rp3 miliar

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ORI di tahun 2020 adalah seri yang ke 17, penerbitan ORI017 lebih cepat dari yang sebelumnya sudah dijadwalkan yaitu 1 Oktober 2020.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan ORI017 ini digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan APBN tahun 2020 dan perubahannya. Selain itu, dana yang diperoleh juga untuk pembiayaan untuk upaya penanganan dan pemulihan dampak dari pandemi COVID-19. Dengan penerbitan ORI ini, Pemerintah ingin masyarakat berperan dalam pembangunan negara.

Penjualan ORI017 dilakukan secara online melalui e-SBN. Untuk pembayaran kupon atau bunganya akan dilakukan setiap bulan pada tanggal 15 hingga jatuh tempo. Tenor surat utang ini adalah tiga tahun dan jatuh tempo di 15 Juli 2023

Keuntungan ORI017

Bagi para investor, ORI017 ini bisa menjadi alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan. ORI017 memiliki profil risiko yang cukup rendah.

ORI017 tidak mempunyai resiko gagal bayar karena negara menjamin pembayaran kupon dan pokok investasi sampai dengan jatuh tempo. Dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya. 

Untuk resiko capital loss ORI017, dapat dihindari dengan pembelian di pasar perdana dan dijual saaat jatuh tempo. 

Sedangkan resiko likiuditas dapat terjadi ketika investor ingin menjual ORI dalam waktu cepat karena membutuhkan dana. Risiko ini dapat dihindari karena ORI dapat dijadikan sebagai jaminan dalam pengajuan pinjaman ke bank umum, lembaga keuangan lainnya.

Selain rendah resiko ORI juga mempunyai banyak keuntungan yaitu:

  • Kupon atau bunga dan pokok dijamin oleh Undang-Undang
  • Kupon dibayar setiap bulan dengan tingkat bunga tetap sampai pada waktu jatuh tempo
  • Dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder (antar investor domestik).
  • Berpotensi memperoleh capital gain.
  • Dapat diperdagangkan di Organized OTC melalui Electronic Trading Platform (ETP).
  • Kupon ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN
  • Tersedianya kuotasi harga beli (bid price) dari mitra distribusi atau pihak lain yang bekerja sama dengan mitra distribusi.
  • Dapat dipinjamkan atau dijaminkan kepada pihak lain (sesuai dengan kebijakan di masing-masing mitra distribusi).
  • Masyarakat turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional

Besaran kupon atau bunga ORI017 di atas rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN yaitu 6,4% per tahun. Pajak pembelian ORI017 sebesar 15%, lebih rendah dibandingkan dengan pajak deposito sebesar 20%.

Untuk penjualan ORI di pasar sekunder baru bisa dilakukan setelah 2 kali pembayaran kupon. Artinya, investor yang ingin menjual ORI-nya di pasar sekunder baru bisa mulai menjual pada 15 September 2020.

Untuk jual-beli ORI017 di pasar sekunder dapat dilakukan lewat tiga cara yaitu, melalui mekanisme bursa, transaksi di luar bursa (over the counter) dan melalui sistem ETP (Electronic Trading Platform) di mitra distribusi. 

Jika kamu ingin mengetahui informasi tentang harga ORI di pasar sekunder kamu dapat mencarinya lewat mitra distribusi atau pihak lain yang bekerja sama dengan mitra distribusi.

Cara Membeli ORI017

Pembelian ORI017 dapat dilakukan di 25 mitra distribusi yang terdiri dari 16 bank, empat Sekuritas, dua Peer to Peer lending dan tiga perusahaan efek khusus. Pembelian bisa dilakukan secara online di mitra distribusi tersebut sehingga pembelian dapat dilakukan dengan mudah.

Jika kamu tertarik untuk berinvestasi ORI017, berikut lngkah-langkah untuk membeli ORI017:

1. Registrasi

Registrasi dapat dilakukan setiap saat bahkan sebelum masa penawaran SBN Ritel dibuka. Calon Investor dapat mendaftarkan diri pada sistem elektronik yang disediakan oleh mitra distribusi (Midis), dengan menginput data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga.

Bagi calon investor yang belum memiliki nomor SID, Rekening Dana, dan/atau Rekening Surat Berharga, dapat menghubungi Midis.

2. Pemesanan

Setelah registrasi berhasil, calon investor melakukan pemesanan ORI017 tapi pastikan membaca terlebih dahulu tentang ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran ORI017 yaitu 15 Juni – 9 Juli 2020.

3. Pembayaran

Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), calon investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing mitra distribusi.

Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking)/ Pos/ Lembaga Persepsi Lainnya dalam batas waktu yang ditentukan.

4. Konfirmasi

Setelah pembayaran, calon investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi ORI017 pada tanggal setelmen/penerbitan. Setelah setelmen, investor dapat meminta Bukti Konfirmasi Kepemilikan ORI017 kepada mitra distribusi. 

Nanti setelah melakukan pembelian, investor akan mendapatkan bukti konfirmasi kepemilikan ORI017 dan kode pembayaran atas pemesanan ORI017.

Investasi ORI Bisa Jadi Tabungan Masa Depan

Selain kamu ikut berperan dalam pemulihan ekonomi negara akibat pandemi COVID-19, berinvestasi ORI juga bisa jadi tabungan masa depanmu.

Agar terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan investasi, jangan mudah percaya dengan oknum yang menawarkan invesasi melalui media apapun baik telepon, SMS, atau media sosial. Pastikan lakukan investasi di situs resmi milik pemerintah atau mitra distribusi yang telah ditetapkan.

Artikel Terkait