Bisnis & Kerja Sampingan

Lengkap, 12 Tips dan Trik Berhasil Training Kerja

Training kerja
Training kerja

Ajaib.co.id Training kerja merupakan salah satu tahapan yang biasanya dilalui ketika seseorang diterima bekerja pada suatu perusahaan. Mengingat dunia kerja adalah dunia yang penuh dengan persaingan, salah satunya adalah bersaing menjadi karyawan tetap suatu perusahaan. Maka kamu perlu menyiap diri untuk bisa menjalani training kerja dengan baik.

Bagi sebagian orang yang bekerja, menjadi karyawan tetap adalah posisi idaman. Waktu yang ditetapkan perusahaan seimbang dengan waktu luangnya. Tidak sedikit yang berlomba-lomba untuk dapat mencapai posisi karyawan tetap, serta merasa aman karena segalanya dapat terpenuhi. Oleh karena itu, ada sebagian orang yang cocok dengan kontrak, ada pula yang mati-matian mengejar status karyawan tetap.

Tidak mudah untuk menjadi karyawan tetap. Semua karyawan akan diseleksi sesuai dengan apa yang sedang dibutuhkan perusahaan. Ditambah lagi Indonesia yang digadang-gadang akan menghadapi bonus demografi di tahun 2030. Maka persaingan skill, talenta, bakat, dan minat semakin ketat.

Karyawan kontrak semakin kesini semakin banyak, sedangkan posisi karyawan tetap semakin sulit didapatkan. Hampir semua perusahaan pasti ada masa training guna memilih karyawan tetap dengan baik. Lalu apa saja kiat-kiat untuk menjadi karyawan tetap yang baik? Berikut 12 tips and trik lolos training kerja dan menjadi karyawan tetap.

1. Profesional

Sikap profesional adalah sikap yang menunjukkan kesungguhan orang tersebut yang menunjukkan mutu dan kualitas kerjanya. Usahakan semua sesuai dengan yang seharusnya, perhatikan hal-hal kecil, seperti baju yang rapi, sepatu yang bersih, dan pekerjaan yang tidak lalai. Hal-hal seperti itu jika ditelateni akan membuahkan hasil yang bagus untuk diri sendiri.

2. Mudah Adaptasi

Sebagai karyawan yang sedang dalam masa training kerja, tentu semuanya adalah hal baru. Bertemu dengan orang baru, melakukan pekerjaan baru, dan mempunyai kesibukan baru. Bagi orang-orang yang tidak mudah beradaptasi.

Tentu hal itu bukan hal mudah dilalui. Mungkin akan terasa sulit, bahkan bisa jadi susah terkendali. Sebaiknya kamu posisikan diri dan paksa untuk beradaptasi sebaik mungkin.

3. Cari Tahu Lebih Banyak Tentang Pekerjaan Baru

Pepatah “malu bertanya sesat di jalan” agaknya tepat untuk yang satu ini, sebab sebagai orang baru sudah semestinya untuk banyak tanya dan mencari tahu tentang dunia barunya itu. Tak ada yang salah dengan bertanya, asal diwaktu dan posisi yang tepat. Tak semua hal akan disampaikan orang lain, dengan bertanya akan membuka jalan terbukanya sebuah info.

4. Siapkan Diri Menerima Berbagai Respon

Harapkan yang paling baik dan persiapkan yang paling buruk. Sebab kerja pada sebuah perusahaan tidaklah kerja sendiri, semua bekerja sama dalam sebuah team, serta akan menemui banyak klien. Buat benteng untuk menjaga perasaan agar tidak terlalu jatuh ketika realita tidak sesuai ekspektasi.

5. Open Minded

Mempunyai pikiran terbuka sangat penting dimiliki oleh seorang karyawan baru. Hal ini berguna untuk menerima banyak perbedaan dan perubahan. Yang bisa jadi belum ia temui sebelumnya. Sebab, kebenaran itu subjektif, mempunyai pikiran yang terbuka akan membuat seseorang diterima dan dapat menerima hal-hal baru.

6. Percaya Diri

Percaya diri merupakan sikap yang digunakan untuk meyakinkan bahwa setiap orang itu berharga. Tugas kita adalah mempertahankan label berharga itu. Dengan berani berbicara dengan orang lain, berani mengambil resiko, dan berani menempuh langkah baru. Yakin apa yang dilakukan adalah kebenaran dan lakukanlah dengan sungguh-sungguh.

7. Tunjukkan Passion

Dalam perusahaan mempunyai banyak staf dan tempat, seperti marketing harus pandai speaking, seperti bagian accounting harus teliti menghitung, seperti sekretaris harus jeli mengarsipkan, dan lain-lain. Apapun passion-mu, pahami dan kerjakan dengan sebaik-baiknya. Sebab suatu saat ketika dibutuhkan kamu akan siap maju dengan bidang itu.

8. Jujur dalam Berbicara dan Bersikap

Jujur adalah merdeka. Merdeka menyampaikan kebenaran, lain halnya dengan pendusta yang terbelenggu oleh ketakutan dan merasa serba salah layaknya dipenjara. Memiliki sikap jujur akan membawa diri lebih lihai dalam mengatur komunikasi, mengatur bahasa yang tepat, tanpa menyinggung siapapun saat kenyataan tidak sesuai dengan harapan.

9.Belajar dan Ambil Nilai Positif dari Suatu Masalah

Ini sangat penting. Menjadi pribadi yang dapat menyiasati suatu kejadian, mengambil hikmah dan pelajaran, serta menjaga diri agar jauh dari jeleknya fikiran. Misalnya suatu ketika saat menjadi karyawan kontrak, perusahaan yang sedang digeluti bangkrut dan memperoleh banyak kerugian.

Tentu sikap yang harus dilakukan adalah mengambil hikmah dari suatu masalah. Dengan itu dapat dicari titik masalahnya kemudian diambil nilai positifnya dan dapat memperbaikinya.

10.Disiplin waktu

Seorang karyawan baru yang sedang menjalani training kerja akan lebih diperhatikan kedisiplinannya oleh perusahaan. Disiplin yaitu perilaku ketaatan yang menempatkan diri sesuai dengan yang telah ditetapkan. Seperti waktu datang bekerja, waktu mengerjakan tugas pekerjaan, dan juga disiplin terhadap tata tertib.

11.Dapat Dipercaya

Dengan diterima sebagai karyawan sudah pasti memenuhi beberapa komitmen di awal. Tunjukkan komitmen itu mampu dipertanggungjawabkan dan dapat dipercaya. Menjaga kepercayaan atasan menjadi modal penting untuk dapat diterima sebagai karyawan tetap.

12. Mampu Bekerja Sama dengan Team

Selain menyelesaikan tugas pribadi dengan baik, tentu tugas dan target team juga harus dikerjakan. Menjadi pribadi yang solid, saling membantu dan menyenangkan adalah kiat-kiat mengembangkan karir. Teman akan nyaman dan banyak yang akan ikut mempertahankan.

Itulah tips dan trik yang penting untuk dilakukan ketika kamu menjalani masa training kerja dan seterusnya. Semua perusahaan akan menetapkan masa training. Tugas karyawan untuk berlaku sebaik mungkin, guna menjadi pandangan awal perusahaan terhadap tiap pribadi.

Apakah kamu akan diperpanjang kontrak dengan menjadi karyawan tetap atau lengser dari posisi tergantung bagaimana kamu memposisikan dirimu. Pilih mana?

Artikel Terkait