Saham

Harga Saham PGAS, Saham BUMN yang Cukup Menjanjikan

harga saham pgas

Ingin berinvestasi saham terbaik di industri gas bumi 2019? Prospek harga saham PGAS bisa kamu pertimbangkan dengan mengikuti uraian sebagai berikut ini.

PT. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang produksi dan pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat luas.

Sekilas tentang PGAS

Pemanfaatan gas bumi yang dikelola oleh PT. Perusahaan Gas Negara Gas Negara Tbk (PGAS) telah disalurkan ke sektor-sektor industri seperti kaca, kertas, logam dasar, tekstil, karet, keramik dll.

Salah satu produk tabung gas rumahan yang diproduksi oleh perusahaan milik gas milik negara ini adalah Gaslink, yang ditawarkan ke publik dengan harga yang terjangkau kurang dari Rp100.000, karena ini merupakan hasil gas alam lokal dan bukan hasil impor dengan rantai pasokan yang panjang sehingga konsumen akhir dapat membeli dengan harga yang terjangkau.

Perusahaan gas negara ini juga sudah terjun dalam dunia saham, dengan kode emiten saham PGAS yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2003 silam.

Harga saham PGAS saat IPO senilai Rp1.500 per saham, yang mana PGAS melepas sahamnya ke publik sebesar 30 persen atau berjumlah 1.296.296.000 lembar saham.

Saham mayoritas PGAS dikuasai oleh Indonesia melalui PT. Pertamina Perseroan sebesar 56,97 persen, dimana komposisi kepemilikan saham PGAS ini membuat saham mayoritas dimiliki oleh pemerintah Indonesia. Dikarenakan pemerintah Indonesia memiliki 100 persen saham di Pertamina.

Prospek Harga Saham PGAS

PGAS mengawali semester 1-2019 dengan cukup baik, yang mana kinerja PGAS membukukan pendapatan sebesar US$ 1,79 miliar dollar, tetapi pencapaian pendapatan ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu turun sebesar 6,77 persen dari US$ 1,92 miliar dollar.

Laba bersih PGAS juga tergerus sebesar 69,87 persen menjadi US$ 54,04 juta dollar ketimbang semester 1-2018 yang berhasil meraup US$ 179,39 juta dollar.

Dikutip dari Bloomberg, harga saham PGAS masih menarik untuk dibeli. Hal ini diungkapkan oleh Head of Research Ciptadana Sekuritas, Arief Budiman, merekomendasikan beli saham PGAS  di level harga Rp2.965 per saham.

Di lain sisi, Analis PT. OCBC Sekuritas Indonesia, Inav Haria, merekomendasikan untuk membeli saham PGAS pada harga Rp3.000 per saham.

Sedangkan Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan rekomendasi untuk beli saham PGAS dengan target berjangka yakni Rp2.320, Rp2.350, dan Rp2.400.

Rencana PGAS

Harga saham PGAS dinilai masih menjanjikan dan prospektif, tetapi yang menjadi catatan adalah kebijakan perusahaan seperti kenaikan harga gas PGAS demi menambah infrastruktur serta mempercepat pengembangan sejumlah blok untuk bisa menghasilkan dan meningkatkan pasokan gas bumi.

Pihak PGAS juga menyusun rencana perusahaan untuk 2019-2024 seperti mengembangkan infrastruktur gas bumi di Kalimantan Tengah yang ditunjuk sebagai ibu kota baru, Palangkaraya. Dan, fokus terhadap segmen gas rumahan seperti penyaluran gas melalui pipa di wilayah Bogor, Serang, dan Cirebon. Catatannya adalah biaya produksi dan perawatan, tentu saja semakin mahal jika jalur pipa gas yang dikelola begitu panjang.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait