Pajak

Telat Bayar Pajak Motor? Begini Menghitung Dendanya

denda pajak motor telat 3 tahun

Ajaib.co.id – Membayar pajak kendaraan bermotor seharusnya menjadi kewajiban tahunan. Namun tak jarang banyak wajib pajak yang menunggaknya. Tak main-main, biasanya denda telat bayar pajak motor bahkan menumpuk hingga bertahun-tahun.

Biasanya pajak motor baru benar-benar dipikirkan setelah tanggal jatuh tempo. Pasalnya, dengan kebijakan saat ini kendaraan yang dikenakan denda keterlambatan bisa ditilang oleh petugas kepolisian. Dengan semakin seringnya operasi lalu lintas maka besar kemungkinan perilaku mangkir ini akan cepat diketahui oleh petugas.

Jika sudah demikian, biasanya mereka akan kebingungan sendiri soal bagaimana membayar denda yang dikenakan. Selain itu, banyak pula yang tidak tahu caranya menghitung besarnya pajak yang harus dibayarkan komplit dengan jumlah dendanya. Karena takut dendanya terlalu mahal, banyak yang kemudian akhirnya kembali lagi menunda pembayaran pajaknya dan berharap menunggu pemutihan saja.

Konsekuensi Telat Bayar Pajak

Ketika kamu telat bayar pajak kendaraan bermotor, maka kamu akan dikenakan denda sebesar 25 persen per tahunnya. Selain itu, kamu juga akan dikenakan penilangan dari polisi. Karena polisi sedang gencar melakukan razia, jika belum membayar pajak kendaraan tentu polisi akan langsung menilang.

Nah, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009, jika selama 2 tahun kamu lupa membayar denda telah bayar pajak motor maka secara otomatis semua data sepeda motor yang kamu miliki akan dihapus dari daftar indentifikasi dan registrasi pemilik kendaraan bermotor. Tentu saja ini membuat kendaraanmu tidak leluasa dipakai bepergian.

Denda Pajak Motor

Pajak kendaraan bermotor akan dikenakan denda jika kamu terlambat membayar pajak melewati jatuh tempo. Jika kamu telat bayar pajak motor maka denda yang harus dibayar adalah 25 persen dari pajak pokok per tahun yang ditambah dengan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

1. Perhitungan denda pajak motor

  • Pajak Kendaraan Bermotor: 25 persen per tahun.
  • Telat tiga bulan: PKB x 25 persen x 3/12.
  • Telat enam bulan: PKB x 25% x 6/12 denda.
  • Telat 1 tahun: PKB x 25% x 2/12 denda
  • Denda SWDKLLJ.

Besaran denda pajak motor tergantung dari lamanya waktu mengalami keterlambatan pajak. Hitungannya pun bukan per hari, namun per bulan. Misalnya saja, kamu telat bayar pajak motor 1 hari, maka sama saja dengan telat bayar 1 bulan.

Lalu, jika kamu telat bayar pajak kendaraan motor selama satu bulan satu hari, maka keterlambatannya adalah dua bulan. Begitu pula berikutnya, perhitungannya akan dilakukan berdasarkan bulan. Untuk keterlambatan bayar pajak 2 hari hingga satu bulan, maka denda yang harus dibayarkan adalah 25 persen dari total pajak yang wajib kamu bayar.

Untuk kondisi itu, biaya yang harus kamu bayarkan adalah jumlah pajak kendaraan bermotor yang tertera di STNK beserta 25 persen dendanya. Namun berbeda jika kamu sudah telat bayar pajak motor lebih dari 1 tahun.

2. Besaran Biaya di Bulan Selanjutnya

Ketika kamu membayar pajak motor, ada satu tambahan yang harus kamu bayarkan yaitu SWDKLLJ. SWDKLLJ sudah tercantum di dalam Peraturan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Nomor 36/PMK.010/2008 pada 26 Februari 2008.

Besaran biaya denda SWDKLLJ untuk motor adalah Rp35.000. Kemudian, motor di atas 250 CC dikenakan biaya sebesar Rp 83.000. Tergantung jenis kendaraan bermotor yang kamu miliki.

Lalu berapa biaya denda telat bayar pajak motor? Ajaib telah merangkumkan rumus yang bisa kamu gunakan jika telat bayar pajak motor bahkan hingga 3 tahun. Berikut perhitungannya:

  • Dua hari hingga satu bulan = 25 persen.
  • Dua bulan = PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ.
  • Tiga bulan = PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ.
  • Enam bulan = PKB x 25 persen x 6/12 + denda SWDKLLJ.
  • Satu tahun = PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.
  • Dua tahun = 2 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.
  • Tiga tahun = 3 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.
  • Empat tahun = 4 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.

3. Cara Cek & Menghitung Denda Pajak Motor Telat 3 Tahun

Rumus sudah diberikan namun kamu masih bingung cara menghitungnya? Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak orang kerap bingung cara menghitung pajak dan denda yang harus dibayarnya. Agar lebih mudah memahaminya, yuk simak contoh kasus di bawah ini.

Misalnya, kamu memiliki motor dengan kapasitas mesin 150 CC, dan besaran PKB nya adalah Rp144.000. Kemudian, kamu telat membayar denda pajak motor telat 3 tahun atau 36 bulan, maka perhitungannya adalah:

3 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ

3 x Rp144.000 x 25 persen x 12/12 + Rp35.000

Rp108.000 + Rp35.000 = Rp143.000

Denda pajak motor telat 3 tahun yang harus kamu bayarkan adalah Rp143.000. Kemudian, besaran biaya yang harus kamu bayarkan adalah PKB + denda SWDKLLJ + total denda adalah Rp322.000.

Karena besaran denda yang cukup lumayan, ada baiknya kamu tidak memelihara kebiasaan telat bayar pajak. Denda yang kamu bayarkan itu bisa menjadi pengeluaran tambahan yang seharusnya bisa dihilangkan.

Daripada bayar denda pajak karena sekedar malas atau lupa membayar tagihan pajak, lebih baik dana itu dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih bermanfaat. Misalnya saja untuk berinvestasi reksa dana lewat aplikasi Ajaib.

Selain denda, jika kamu telat bayar pajak motor juga akan memberikan banyak kerepotan lainnya. Misalnya saja potensi ditilang petugas kepolisian di jalan raya. Belum lagi rasa was-was setiap berkendara karena takut ketahuan petugas saat ada pemeriksaan.

Bayar Pajak Motor Makin Mudah dan Praktis

Supaya kamu tidak kena denda telat bayar pajak motor, sebaiknya membayar pajak tepat waktu. Wajib Pajak juga menjadi salah satu golongan yang paling penting dalam pembangunan negara, karena kebijakan pemerintah bisa berjalan dari pajak.

Bagi kamu yang tidak sempat datang ke kantor pajak, pemerintah telah menyediakan beberapa layanan bayar pajak yang bisa dimanfaatkan, yakni e-SAMSAT, SAMSAT Drive Thru, SAMSAT Keliling, dan Kantor Kecamatan.

Itulah tadi penjelasan mengenai cara menghitung denda telat bayar pajak motor. Dengan mengetahui cara untuk membayarkan pajak kendaraan bermotor, maka kamu bisa merencanakan dan mengalokasikan dana yang sesuai. Tak perlu takut kekurangan dana lagi saat melunasi tagihan pajakmu.

Namun akan jauh lebih baik jika kamu membayar pajak tepat waktu. Yuk jadi wajib pajak yang taat mulai hari ini dengan rutin membayar pajak kendaraan kamu.

Artikel Terkait