Pajak

Telat Bayar Pajak Motor? Begini Menghitung Dendanya

denda pajak motor telat 3 tahun

Ajaib.co.id – Membayar pajak kendaraan bermotor seharusnya menjadi kewajiban tahunan. Namun tak jarang banyak wajib pajak yang menunggaknya. Tak main-main, biasanya denda telat bayar pajak motor bahkan menumpuk hingga bertahun-tahun.

Biasanya pajak motor baru benar-benar dipikirkan setelah jatuh tempo. Pasalnya, dengan kebijakan saat ini kendaraan yang dikenakan denda keterlambatan bisa ditilang oleh petugas kepolisian. Dengan semakin seringnya operasi lalu lintas maka besar kemungkinan perilaku mangkir ini akan cepat diketahui oleh petugas.

Sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009, apabila selama 2 tahun anda lupa membayar denda telah bayar pajak motor maka secara otomatis semua data motor yang kamu miliki akan dihapus dari daftar indentifikasi dan registrasi kepemilikan sepeda motor. Tentu saja ini membuat kendaraanmu tidak leluasa dipakai bepergian.

Jika sudah demikian, biasanya mereka akan kebingungan sendiri soal bagaimana membayar denda yang dikenakan. Selain itu, banyak pula yang tidak tahu caranya menghitung besarnya pajak yang harus dibayarkan komplit dengan jumlah dendanya. Karena takut dendanya terlalu mahal, banyak yang kemudian akhirnya kembali lagi menunda pembayaran pajaknya dan berharap menunggu pemutihan saja.

Sudah Telat Bayar Pajak Motor 3 Tahun? Yuk Hitung Sendiri Besaran Dendanya

Besaran pajak kendaraan dan tenggat waktu pembayaran sebenarnya sudah tertera dengan jelas di STNK kendaraan. Meski demikian, tetap saja banyak kasus telat bayar pajak motor dan kemudian menghasilkan denda yang harus dibayarkan.

Besaran denda maupun pajak kendaraan yang harus kamu bayar sendiri berbeda-beda. Nominalnya tergantung dengan jenis kendaraan dan tahun kepemilikan kendaraan tersebut. Sedangkan rumus perhitungannya sendiri sama.

Biasanya, pajak motor dibayarkan setiap satu tahun sekali. Besarannya juga bervariasi, tergantung dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor dan bobotnya. Para pemilik motor pun wajib membayar pajak setiap tahunnya untuk melakukan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kesibukan sehari-hari membuat para pemilik motor kerap lupa dengan kewajibannya membayar pajak. Hal ini tentunya sangat merugikan pemilik motor, karena mereka harus membayar pajak selama satu tahun dan ditambah dengan jumlah denda yang dibebankan.

Apalagi kini regulasi yang ditetapkan menyebutkan jika keterlembatan pembayaran pajak bahkan hanya 2 hari setelah tenggat waktu tetap akan dikenakan denda. Karena itulah, sebaiknya kamu menyegerakan membayar pajak sebelum terlambat. Kini kesibukan bukan lagi alasan untuk tidak membayar pajak. Apalagi sudah tersedia sistem online untuk pembayaran pajak baik lewat situs resmi maupun aplikasi resmi dari samsat.

Denda Pajak Motor

Pajak kendaraan bermotor akan dikenakan denda jika kamu terlambat membayar pajak melewati jatuh tempo. Jika kamu telat bayar pajak motor maka denda yang harus dibayar adalah 25 persen dari pajak pokok per tahun yang ditambah dengan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Berikut ini adalah perhitungannya:

  • Pajak Kendaraan Bermotor: 25 persen per tahun.
  • Telat tiga bulan: PKB x 25 persen x 3/12.
  • Telat enam bulan: PKB x 25 persen x 6/12.
  • Denda SWDKLLJ.

Besaran denda pajak motor tergantung dari lamanya waktu keterlambatan pajak. Hitungannya pun bukan per hari, namun per bulan. Misalnya saja, kamu telat bayar pajak motor 1 hari, maka sama saja dengan telat bayar 1 bulan.

Lalu, jika kamu telat bayar pajak motor selama satu bulan satu hari, maka keterlambatannya adalah dua bulan. Begitu pula berikutnya, perhitungannya akan dilakukan berdasarkan bulan. Untuk keterlambatan bayar pajak dua hari hingga satu bulan, maka denda yang harus dibayarkan adalah 25 persen dari total pajak yang wajib kamu bayar.

Untuk kondisi itu, biaya yang harus kamu bayarkan adalah jumlah pajak kendaraan bermotor yang tertera di STNK beserta 25 persen dendanya. Namun berbeda jika kamu sudah telat bayar pajak motor lebih dari 1 tahun.

Besaran Biaya di Bulan Selanjutnya

Ketika kamu membayar pajak motor, ada satu tambahan yang harus kamu bayarkan yaitu SWDKLLJ. SWDKLLJ sudah tercantum di dalam Peraturan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Nomor 36/PMK.010/2008 pada 26 Februari 2008.

Besaran biaya denda SWDKLLJ untuk motor adalah Rp35.000. Kemudian, motor di atas 250 CC dikenakan biaya sebesar Rp83.000. Tergantung jenis kendaraan bermotor yang kamu miliki.

Lalu berapa biaya denda telat bayar pajak motor? Ajaib telah merangkumkan rumus yang bisa kamu gunakan jika telat bayar pajak motor bahkan hingga 3 tahun. Berikut perhitungannya:

  • Dua hari hingga satu bulan = 25 persen.
  • Dua bulan = PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ.
  • Tiga bulan = PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ.
  • Enam bulan = PKB x 25 persen x 6/12 + denda SWDKLLJ.
  • Satu tahun = PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.
  • Dua tahun = 2 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.
  • Tiga tahun = 3 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.
  • Empat tahun = 4 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.

Cara Menghitung Denda Pajak Motor Telat 3 Tahun

Rumus sudah diberikan namun kamu masih bingung cara menghitungnya? Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak orang kerap bingung cara menghitung pajak dan denda yang harus dibayarnya. Agar lebih mudah memahaminya, yuk simak contoh kasus di bawah ini.

Misalnya, kamu memiliki motor dengan kapasitas mesin 150 CC, dan besaran PKB nya adalah Rp144.000. Kemudian, kamu telat membayar denda pajak motor telat 3 tahun. Maka cara menghitunganya adalah:

3 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ

3 x Rp144.000 x 25 persen x 12/12 + Rp35.000

Rp108.000 + Rp35.000 = Rp143.000

Denda pajak motor telat 3 tahun yang harus kamu bayarkan adalah Rp143.000. Kemudian, besaran biaya yang harus kamu bayarkan adalah PKB + denda SWDKLLJ + total denda adalah Rp322.000.

Karena besaran denda yang cukup lumayan, ada baiknya kamu tidak memelihara kebiasaan telat bayar pajak. Denda yang kamu bayarkan itu bisa menjadi pengeluaran tambahan yang seharusnya bisa dihilangkan.

Daripada bayar denda pajak karena sekedar malas atau lupa membayar tagihan pajak, lebih baik dana itu dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih bermanfaat. Misalnya saja untuk berinvestasi reksa dana lewat aplikasi Ajaib.

Selain denda, jika kamu telat bayar pajak motor juga akan memberikan banyak kerepotan lainnya. Misalnya saja potensi ditilang petugas kepolisian di jalan raya. Belum lagi rasa was-was setiap berkendara karena takut ketahuan petugas saat ada pemeriksaan.

Istilah dalam Perpajakan Kendaraan Bermotor

Pajak selalu memiliki berbagai sitilah tersendiri. Demikian pula denan pajak kendaraan bermotor. Kalau kamu baru pertama kali membayar pajak kendaraan sendiri mungkin akan menemukan sejumlah istilah yang masih asing di telinga.

Ada sejumlah istilah yang pasti kamu temukan saat membayar pajak kendaraan. Berikut ini adalah penjelasannya:

  • Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Biaya untuk Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB) adalah 10 persen dari harga kendaraan atau harga faktur. Sementara untuk biaya balik nama kendaraan seken adalah 2 persen dari harga kendaraan.

  • Pajak Kendaraan Bermotor

Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB yang dikenakan adalah sebesar 1,5 persen dari Nilai Jual Kendaraan. Nilai jual tersebut sifatnya menurun, dikarenakan adanya penyusutan nilai jualnya.

  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan

Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan atau SWDKLLJ. Nilainya sudah ditetapkan oleh Jasa Raharja.

  • Biaya Administrasi

Bagi kamu yang memiliki kendaraan baru, tidak akan dikenakan biaya administrasi. Jika kamu mengganti plat nomor atau balik nama, baru akan dikenakan biaya administrasi.

Bayar Pajak Motor Makin Mudah dan Praktis

Supaya kamu tidak kena denda telat bayar pajak motor, sebaiknya membayar pajak tepat waktu. Wajib Pajak juga menjadi salah satu golongan yang paling penting dalam pembangunan negara, karena kebijakan pemerintah bisa berjalan dari pajak.

Bagi kamu yang tidak sempat datang ke kantor pajak, pemerintah telah menyediakan beberapa layanan bayar pajak yang bisa dimanfaatkan, yakni e-SAMSAT, SAMSAT Drive Thru, SAMSAT Keliling, dan Kantor Kecamatan.

Itulah tadi penjelasan mengenai cara menghitung denda telat bayar pajak motor. Dengan mengetahui cara menghitung besaran denda bayar pajak motor, maka kamu bisa merencanakan dan mengalokasikan dana yang sesuai. Tak perlu takut kekurangan dana lagi saat melunasi tagihan pajakmu.

Namun akan jauh lebih baik jika kamu membayar pajak tepat waktu. Yuk jadi wajib pajak yang taat.

Bacaan menarik lainnya:

Devano dan Siti. 2006. Perpajakan: Konsep, Teori dan Isu. Jakarta: Prenada Media Group.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait