Properti

Beli atau Sewa Rumah? Ini Cara Tepat untuk Menentukan

Ajaib.co.id – Apakah layak menghabiskan uang tabungan dan investasi untuk membeli rumah dengan harga yang fantastis atau tetap bijak dengan menyewa rumah selama jangka waktu tertentu atau seterusnya? Ajaib punya jawabannya untuk beli atau sewa rumah.

Dari generasi ke generasi, dari Baby Boomers, Generasi X, hingga ke Generasi Milenial yang saat ini menjadi generasi yang mendominasi pekerja produktif, kita selalu diberitahu bahwa rumah adalah investasi terbaik. Rumah menjadi salah simbol status sosial di masyarakat bahwa individu tersebut sukses.

Namun menariknya, hanya 1 dari 3 (37%) generasi milenial berumur 25 – 34 tahun yang memiliki rumah. Sebanyak 63% dari mereka mengaku menyesal membeli rumah dengan salah satu alasan yang paling banyak digunakan, biaya perawatan dan pemeliharaan yang tak terduga. Faktanya, menyewa tempat tinggal jauh lebih murah dibandingkan membeli rumah atau properti.

Lalu apa selanjutnya? Haruskah kamu beli atau sewa properti seterusnya sehingga uang tabungan tidak terpakai?

Fakta yang perlu kamu ketahui tentang memiliki rumah adalah, jika kamu bisa membayar uang muka untuk membeli rumah dan memiliki rencana untuk tinggal setidaknya lima tahun, kamu perlu membelinya. Namun, jika kamu tidak memiliki alasan yang masuk akal untuk membeli rumah, berikut jawaban atas segala kebingungan tersebut.

Beli atau Sewa? Biarkan Angka yang Menjawab 

Ini langkah pertama yang perlu kamu lakukan untuk menentukan apakah harus beli atau sewa rumah. Mempertimbangkan apakah kamu mampu membeli rumah adalah hal yang perlu ditanyakan pada dirimu. Jika kamu yakin dengan kemampuan finansial, pahami tentang hal-hal berikut di bawah ini. 

Dana darurat. Kamu setidaknya harus memiliki dana darurat untuk mencukupi kebutuhan operasional selama tiga hingga enam bulan ke depan. Kami selalu menyarankan hal ini untuk setiap keputusan finansial besar yang akan kamu lakukan.   

Uang muka. Meskipun kamu bisa membeli rumah dengan uang muka hanya sebesar 3%, ini artinya kamu akan memiliki utang yang lebih banyak untuk dilunasi. Kami sangat merekomendasikan untuk membayar uang muka rumah setidaknya 20% dari keseluruhan harga rumah.  

Rasio utang terhadap pendapatan. Pastikan untuk mengecek keuangan di awal pembelian dan meninjau keuangan di akhir pembelian. Bagikan pengeluaran yang akan dibayar setiap bulan untuk biaya rumah dengan penghasilan kotor bulanan.

Untuk menghitung di akhir pembelian, bagi semua pengeluaran bulanan (proyeksi pembayaran rumah, pinjaman, utang kartu kredit) dengan penghasilan kotor bulanan.  

Pertimbangkan Target 5 Tahun ke Depan 

Anggap semua keuanganmu sudah terkumpul, setelah dihitung ternyata kondisi finansialmu sangat layak untuk membeli rumah. Kini saatnya bertanya pada diri kamu, di mana kamu ingin tinggal selama lima tahun ke depan?

Jika kamu bisa menjawab dengan mulai dari lingkungan, kondisi cuaca, dan jarak ke kantor, maka membeli rumah ada opsi terbaik. Tetapi jika kamu belum yakin di mana akan tinggal, mungkin kamu harus menyewa tempat tinggal terlebih dahulu. 

Setidaknya kamu harus berencana untuk tinggal minimal lima tahun di rumah tersebut. Jangka waktu tersebut cukup menutup biaya pembelian dan penjualan, seperti biaya legal, bank, komisi, inspeksi, hingga apresiasi.

Misalnya, jika harga properti milikmu senilai 2% per tahun, maka dalam lima tahun akan dihargai 10%. Karena biaya agen, kamu akan dikenakan 6% dari nilai rumah jika memutuskan untuk menjualnya.  

Beli atau Sewa, Tidak Memiliki Jawaban yang Jelas 

Mari kita keluar dari stigma bahwa rumah adalah aset investasi terbaik dan menyewa justru membuang-buang uang. Padahal kenyataannya tidak seperti itu.

Jika kamu memutuskan untuk menyewa tempat tinggal, entah itu kontrakan atau apartemen, setidaknya kamu memiliki tempat tinggal, bukan?

Selain itu secara harfiah, memiliki tempat tinggal bukan berarti harus membelinya. Keputusan untuk menyewa juga tetap dihitung sebagai memiliki tempat tinggal, bahkan kamu bisa menghemat uang untuk pembayaran uang muka pembelian rumah di masa depan atau mungkin memulai bisnis.  

Selain itu pembelian rumah jangka panjang dan memiliki rumah juga begitu jelas. Menurut ekonom penerima Nobel Prize Robert Shiller, antara tahun 1890 – 1990, return investasi rumah ada di angka 0%.

Ini sebabnya para sarjana dari Florida Atlantic University mengatakan bahwa menyewa seringkali merupakan pilihan untuk perencanaan keuangan yang lebih baik daripada membeli. Penelitian mereka menyebutkan bahwa dengan menyewa dan menginvestasikan uang yang kamu miliki untuk uang muka pada akhirnya akan menghasilkan lebih banyak kekayaan yang lebih banyak. 

Jangkauan Lokasi Tempat Tinggal 

Tidak ada perdebatan antara menyewa dan membeli tanpa membahas jangkauan lokasi atau preferensi tempat tinggal. Pertimbangkan tentang tipe rumah, ukuran, fasilitas, model dan kemudian riset harga sewa atau beli rumah yang sebanding.

Setelah kamu mendapatkan angka-angka tersebut, hitung menggunakan kalkulator daring untuk membantu kamu mengambil keputusan akhir.  

Yang terakhir, kamu harus mempelajari tren dan prediksi perumahan di wilayah terdekat. Jika kamu tinggal di lokasi di mana harga rumah naik lebih cepat, kamu mengambil keputusan untuk membelinya sebagai bentuk investasi di masa depan.  

Pertimbangkan Kehidupanmu  

Setelah menghitung ke semua angka, melakukan semua penelitian, tetapi kamu belum memiliki jawaban untuk membeli atau menyewa tempat tinggal, kini saatnya menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan kehidupanmu secara langsung. 

Apakah kamu berencana memiliki anak? Apakah kamu tahu akan membesarkan mereka di mana, sekolah yang seperti apa? Apakah rumah yang kamu beli atau sewa menjawab kebutuhan tersebut? 

Apakah kamu melihat dirimu mengganti pekerjaan beberapa tahun ke depan atau kamu akan bertahan di pekerjaan sekarang di waktu yang cukup lama? 

Apakah kamu cukup aktif di akhir pekan untuk melakukan hobi, seperti berlari, bersepeda, atau makan siang dengan tetangga?

Setelah menjawab semuanya, kini saatnya kamu memutuskan. Jadi, apakah kamu akan beli atau sewa tempat tinggal?

Artikel Terkait