5 Bursa Efek Terbesar di Dunia, BEI Apa Kabar?

bursa efek terbesar
bursa efek terbesar di dunia

Bursa efek atau pasar efek adalah tempat atau institusi yang melayani jual beli surat berharga. Beberapa contoh yang termasuk surat-surat berharga adalah saham, surat hutang, dan obligasi. Bursa efek sendiri terdapat di berbagai negara. Bahkan di bursa efek terbesar di dunia, nilai kapitalisasinya bisa mencapai lebih dari Rp54 kuadriliun.

Bursa efek pertama kali didirikan tahun 1602 di Amsterdam oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Indonesia sendiri memiliki sebuah tempat jual beli saham yang bernama Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI, dikenal juga sebagai Indonesian Stock Exchange (IDX) merupakan hasil peleburan dua bursa efek yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES).

Meski dinilai memiliki potensi yang besar di Indonesia, namun kapitalisasi pasar BEI belum sebesar bursa efek terbesar di dunia. Hal tersebut terjadi karena belum banyak masyarakat Indonesia yang melirik investasi di bidang saham ini. Sama halnya dengan bursa efek dunia lainnya, BEI pernah mengalami masa kolaps di tahun 1998 (dulu BEJ dan BES) dan 2008.

Lalu siapa saja yang menduduki lima bursa efek terbesar di dunia dan berapa nilai kapitalisasinya? Simak daftar berikut ini.

Hong Kong Stock Exchange (SEHK)

Cikal bakal Bursa efek Hong Kong didirikan pada tahun 1891, saat itu masih bernama Association of Stockbrokers in Hong Kong. Bursa efek Hong Kong memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$3.936 miliar atau terbesar kelima di dunia saat ini. Sayangnya, situasi di bursa efek setempat sempat kacau setelah menegangnya tensi politik antara Hong Kong dan Tiongkok.

Shanghai Stock Exchange (SSE)

Tempat keempat ditempati oleh Shanghai Stock Exchange atau Bursa efek Shanghai. SSE memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$4.026 miliar. Berbeda dengan Hong Kong Stock Exchange yang membuka diri pada investor asing untuk jual beli saham, SSE tidak sepenuhnya terbuka untuk warga negara lain.

Japan Exchange Group (JPX)

JPX menduduki tempat ketiga sebagai bursa efek terbesar di dunia. JPX bermarkas di Tokyo dan sama seperti BEI, JPX merupakan hasil peleburan Tokyo Stock Exchange and Osaka Securities Exchange. Kapitalisasi pasarnya yang sebesar US$5.679 menjadikan JPX sebagai raksasa bursa efek Asia.

Nasdaq Stock Market (NASDAQ)

Pasar Saham Nasdaq merupakan pasar saham yang dimiliki oleh Nasdaq Inc, sebuah penyedia jasa keuangan. Nasdaq bermarkas di One Liberty Plaza, New York. Pasar saham ini duduk di tempat kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar US$10.857 miliar.

New York Stock Exchange (NYSE)

NYSE memiliki julukan The Big Board dan menjadi tempat jual beli saham terbesar di seluruh dunia dengan kapitalisasi pasar tiga kali lipat dari Nasdaq, yaitu sebesar US$30.923 miliar. NYSE sudah berdiri sejak 227 tahun yang lalu atau satu abad setelah VOC mendirikan bursa efek pertama di dunia.

Itulah daftar bursa efek terbesar di dunia. Ternyata di luar sana, masyarakat global sudah melek sekali dengan investasi. Lalu, kamu kapan mau mulai belajar saham?


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait