Ajaib, Analisa Saham, Saham

Weekly Watchlist: Saham-saham Sektor Properti dalam Sepekan (25 – 28 April 2022)

Saham Properti

Emiten properti masih menarik untuk dicermati, disamping Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang masih berlanjut hingga September 2022, BI juga masih memberlakukan suku bunga tetap sebesar 3,5%. Penetapan suku bunga yang rendah tersebut dapat mendorong perekonomian di tengah pemulihan ekonomi salah satunya pada sektor properti. Tercermin dari data M2 bulan Maret 2022, yaitu terus terjadi akselerasi pada kredit KPR/KPA sebesar 10,6% YoY, perolehan ini meningkat dari bulan Februari sebesar 10,2% YoY

Berikut saham-saham properti yang menarik dicermati pada perdagangan bursa tanggal 25 – 28 April 2022: 

Berikut analisa teknikal yang dibuat pada harga penutupan Jumat, 14 April 2022, serta sentimen positif apa saja yang mempengaruhi saham-saham tersebut dan prospek bisnis emiten tiap-tiap saham.

Saham Sektor Properti Sepekan

1. PT Pakuwon Jati Tbk – PWON

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham properti PWON melesat 17% sejak awal tahun hingga tanggal 22 April 2022 pada harga Rp555 per lembar sahamnya;
  • Saham PWON tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp37 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham PWON pada bulan April 2022 mencapai 11.541.634 lot;
  • Kinerja PWON sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 49% YoY atau sebesar Rp1,38 triliun, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba tahun 2020 senilai Rp929,92 miliar. Sementara itu, pendapatan usaha juga tercatat tumbuh 44% YoY atau senilai Rp5,71 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal sejak 20 Januari 2022 PRIM berhasil rebound, ditutup diatas MA 20 dan MA 5-Secara teknikal PWON berada dalam fase bullish trend jangka pendek dengan scenario CnH patterns, harga saat ini berada di atas MA-20 dan MA-100 hari sejalan dengan penguatan indikator volume serta MACD histogram pada level positif di tengah penguatan terbatas stochastic oscillator pada area jenuh beli. PWON berpotensi menguji resistance psikologis di level harga 600 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 530.

2. PT Ciputra Development Tbk – CTRA

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham CTRA naik 3% sejak awal tahun hingga tanggal 22 April 2022 pada harga Rp1.030 per lembar sahamnya;
  • Saham CTRA tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp44 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham CTRA pada bulan April 2022 mencapai 7.019.389 lot;
  • Kinerja CTRA sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 31% YoY atau sebesar Rp1,73 triliun, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba tahun 2020 senilai Rp1,32 triliun. Sementara itu, pendapatan usaha juga tercatat tumbuh sebesar 21% YoY atau senilai Rp9,73 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal, saham properti CTRA berpotensi bullish reversal trend dalam jangka pendek dengan pembentukan long lower shadow candle sejalan dengan potensi golden cross MACD line menuju area positif ditengah penguatan terbatas stochastic oscillator pada area netral. CTRA berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 1.105, dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 1.000.

3. PT Summarecon Agung Tbk – SMRA

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham SMRA masih terkoreksi 16% sejak awal tahun hingga tanggal 22 April 2022 pada harga Rp695 per lembar sahamnya;
  • Saham properti SMRA tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp43 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham SMRA pada bulan April 2022 mencapai 9.719.512 lot;
  • Kinerja SMRA sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 80% YoY atau sebesar Rp323,70 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba tahun 2020 sebesar Rp179,80 miliar. Sementara itu, pendapatan usaha juga tercatat tumbuh sebesar 10,75% YoY atau senilai Rp5,56 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal SMRA dalam fase bearish jangka pendek dan berpotensi bullish reversal trend dalam sejalan dengan penguatan indikator volume serta MACD histogram yang berpotensi break area centerline di tengah penguatan terbatas stochastic oscillator pada area netral. SMRA berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 735 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 670.

4. PT Bumi Serpong Damai Tbk – BSDE

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham BSDE masih terkoreksi 9% sejak awal tahun hingga tanggal 22 April 2022 pada harga Rp965 per lembar sahamnya;
  • Saham oroperti BSDE tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp30 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham BSDE pada bulan April 2022 mencapai 5.029.212 lot;
  • Kinerja BSDE sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 379% YoY atau sebesar Rp1,35 triliun, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba tahun 2020 senilai Rp281,70 miliar. Sementara itu, pendapatan usaha juga tercatat tumbuh sebesar 24% YoY atau senilai Rp7,65 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal BSDE dalam fase bearish jangka pendek dan berpotensi bullish reversal trend sejalan dengan penguatan indikator volume serta MACD histogram yang berpotensi break area centerline ditengah penguatan terbatas stochastic oscillator pada area netral. BSDE berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 1.015 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 935.

5. PT Royalindo Investa Wijaya – INDO

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham INDO melesat 20% sejak awal tahun hingga tanggal 22 April 2022 pada harga Rp126 per lembar sahamnya;
  • Saham INDO tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp9,7 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham INDO pada bulan April 2022 mencapai 11.496.500 lot;
  • Dalam kinerja di sepanjang bulan April 2022 total volume perdagangan saham INDO mencapai 11.496.500, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham INDO dari bulan sebelumnya yang tercatat 4.294.039 atau ada peningkatan sebesar 167% MoM;
  • Kinerja INDO sepanjang tahun 2021 membukukan laba bersih sebesar Rp8,60 miliar, Sementara itu, pendapatan usaha tercatat tumbuh sebesar 144% YoY atau senilai Rp7,51 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar Rp3,08 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal INDO dalam fase bearish jangka pendek dan berpotensi bullish reversal trend menguji area MA-20 di tengah terbatasnya pergerakan stochastic oscillator pada area jenuh jual. INDO berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 128 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 112.

6. PT Pollux Hotels Group Tbk – POLI

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham POLI masih terkoreksi 19% sejak awal tahun hingga tanggal 22 April 2022 pada harga Rp1.165 per lembar sahamnya;
  • Saham POLI tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp579 juta per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham POLI pada bulan April 2022 mencapai 84.747 lot;
  • Dalam kinerja di sepanjang bulan April 2022 total volume perdagangan saham POLI mencapai 84.747, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham POLI dari bulan sebelumnya yang tercatat hanya 2.576 atau ada peningkatan sebesar 3.189% MoM;
  • Kinerja POLI sepanjang 9 bulan pertama 2021 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp8,57 miliar, pendapatan usaha yang tercatat sebesar Rp129,26 miliar. dengan capaian tersebut rasio NPM POLI di level 6,64%.

Analisis Teknikal

Secara teknikal POLI berpotensi bullish reversal trend dalam jangka pendek dengan signifikansi trend sebesar 96%. Harga saat ini sedang menguji MA-50 hari sejalan dengan potensi penguatan MACD line menuju area positif di tengah penguatan terbatas stochastic oscillator pada area jenuh beli. POLI berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 1.230, dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 1.135.

Riset oleh Tim Financial Expert Ajaib:

  • Chisty Maryani
  • Fadli Julian
  • Ratih Mustikoningsih
  • Muhammad Syahrizannas

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait