Tugas Bank Sentral yang Perlu Kamu Ketahui

tugas bank sentral
tugas bank sentral

Tugas Bank Sentral cukup rumit karena tanggung jawabnya mencakup hajat hidup orang yang berada di satu negara. Setiap negara memiliki bank sentralnya masing-masing. Indonesia sendiri memiliki bank sentral yang sudah beroperasi sejak pertama kali Indonesia merdeka. Bank Sentral yang dimaksud adalah Bank Indonesia atau sering disingkat dengan BI. Bank tersebut berbeda dengan bank-bank yang tersebar di seluruh Indonesia. Tanpa adanya Bank Indonesia, dijamin perekonomian akan kacau karena kehadirannya yang begitu penting.

Sekilas tentang Bank Indonesia

Bank Indonesia melakukan pengawasan terhadap kegiatan lembaga-lembaga keuangan dan ekonomi yang ada di Indonesia. Sudah berdiri sejak tahun 1892 dan bernama De Javanesche Bank (DJB). Bank tersebut didirikan oleh Hindia Belanda, kemudian dinasionalisasi pada tanggal 1 Juli 1953 yang kemudian berganti nama menjadi Bank Indonesia. Jadi, bank ini cukup lama berdiri dan sudah menyaksikan gejolak perekonomian yang terjadi di Indonesia.

Tugas utama bank sentral Indonesia adalah menjaga nilai rupiah agar tetap stabil. Kestabilan itu mencakup kestabilan nilai mata uang Indonesia terhadap barang dan jasa domestik atau lebih dikenal dengan inflasi, lalu kestabilan mata uang Indonesia terhadap mata uang negara lain. Kestabilan mata uang Rupiah akan berpengaruh ke berbagai aspek, termasuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena itu lembaga ini termasuk lembaga yang penting.

Tiga Pilar Tugas Bank Sentral Indonesia

Untuk mencapai tujuan itu dibagi-bagi lagi misi lebih detailnya. Misi tersebut dinamai tiga pilar utama tugas Bank Indonesia dan inilah penjelasannya.

Membuat dan Melaksanakan Kebijakan Moneter

Tugas Bank Sentral, Bank Indonesia adalah bank yang berwenang mengeluarkan uang yang beredar di masyarakat Indonesia. Jumlah uang yang disebarkan tidaklah sembarangan, melainkan dengan peraturan dan pertimbangan yang matang sehingga tidak terjadi kekacauan dalam perekonomian Indonesia. Jika Bank Indonesia tidak mengatur jumlah uang yang beredar, dijamin harga barang dan jasa yang beredar juga akan tidak tidak terkendali. Kebijakan moneter dilakukan demi pertumbuhan perekonomian nasional.

Menjaga dan Mengatur Sistem Pembayaran

Tugas Bank Sentral, Bank Indonesia lainnya adalah mengendalikan sistem pembayaran yang dilakukan di bank-bank yang tersebar di Indonesia. Transaksi tersebut haruslah transparan sehingga tidak ada pihak mana pun yang merasa dirugikan. Pembayaran ini mencakup pembayaran tunai mau pun pembayaran non tunai. Ketika kamu melakukan transaksi di bank dan harus melewati prosedur tertentu, itu adalah aturan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Mengatur dan Mengawasi Perbankan

Tugas Bank Sentral, Bank Indonesia selanjutnya adalah pengawasan terhadap makroprudensial. Kebijakan ini sederhananya adalah prinsip kehati-hatian sistem keuangan demi menciptakan keseimbangan ekonomi dari makroekonomi dan mikroekonomi. Maksudnya adalah ketika seseorang ingin meminjam uang di bank, pasti ada aturan tertentu yang harus dipenuhi agar antara peminjam dan pihak sama-sama mengalami keuntungan. Pihak bank tidak bisa sembarangan memberikan pinjaman sebanyak-banyaknya karena ada aturan dari Bank Indonesia yang harus dipenuhi.

Bacaan menarik lainnya:

Soeharsono Sagir.(2009). Ekonomi Indonesia. Jakarta: Kancana


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait