Bisnis & Kerja Sampingan, Investasi

Tips Mengatur Gaji UMR Jakarta, Bisa untuk Investasi

umr jakarta

Ajaib.co.id – Banyak anak muda yang mengadu nasib selepas lulus sekolah atau perguruan tinggi menuju Jakarta. Alasannya tak lain adalah Upah Minimum Regional/ UMR Jakarta yang dianggap paling besar dan menjanjikan untuk setiap perantau. Tak banyak yang menyadari bahwa daya tarik ini juga dibayangi oleh biaya hidup di ibuk kota yang juga tidak sedikit.

Nominal Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta alias UMR pada tahun 2020 sebesar Rp 4.276.349 memang menjadi yang tertinggi dibandingkan daerah lainnya. Angka ini naik 8,51% persen dari UMP DKI Jakarta tahun 2019 sebesar Rp 335.576 dari nominal sebelumnya yakni Rp 3.940.973. Kenaikannya stabil karena UMR Jakarta pada tahun 2018 berkisar pada Rp 3.648.035.

Hal ini sesuai dengan penetapan UMR lewat Peraturan Gubernur DKI Jakarta pada 2019 lalu. Pola serupa juga terjadi di Jawa Barat meskipun memang besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota wilayah ini tidak sebesar DKI Jakarta. Kenaikan upah minimum yang berlaku tiap tahun memang disesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi yang terjadi.

Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan sehingga masyarakat bisa hidup layak. Dewan Pengupahan setiap tahunnya mengkaji besaran angka yang sesuai untuk tenaga kerja dan diberlakukan secara nasional.

Namun, benarkah UMR Jakarta bisa jadi jaminan hidup layak?

Cara Mengatur Gaji UMR Jakarta Agar Bisa Hidup Layak dan Berinvestasi

Ketika pulang kampung, mungkin kamu akan dikategorikan paling mapan karena bekerja di Jakarta dan dianggap punya gaji yang fantastis. Padahal tak banyak yang tahu bahwa setiap bulan kamu masih harus berjibaku mengatur keuanganmu agar cukup untuk berbagai kebutuhan. Karena sebenarnya besaran upah selaras dengan tingkat konsumsi sehingga hidup di Jakarta juga membutuhkan biaya konsumsi yang tinggi pula.

Akibatnya banyak di antara kamu yang sekedar ‘gaji numpang lewat’ saja. Awal bulan senang-senang makan enak sedangkan akhir bulan paceklik sampai tanggal gajian tiba. Pola terus berulang sehingga niatan menabung atau berinvestasi hanya cuma mimpi.

Jangannkan punya alokasi investasi, jumlah dana darurat yang kamu miliki pun rasanya masih sangat jauh dari kata ideal. Memaksakan diri untuk mengurangi biaya kebutuhan hidup rasanya juga tak mungkin. Tingginya tingkat stres hidup dan bekerja di Jakarta membuat banyak pekerja menghabiskan dananya untuk refreshing.

Beberapa hal yang kerap dilakukan milenial misalnya saja nonton konser, belanja atau liburan ke luar negeri. Sebagian dari mereka tahu bahwa kebutuhan ini tergolong tersier namun toh tetap dilakukan demi kesenangan. Jangan heran bahwa mereka jadi tak punya portofolio investasi sama sekali.

Sebenarnya gajimu bisa lho diatur dengan baik agar tak sekedar pas-pasan tapi juga pas untuk investasi dan jaminan keuangan yang lebih baik. Namun memang perlu perencanaan yang matang dan terpenting adalah sikap disiplin penerapannya. Namun jika kamu sudah bertekad melakukannya maka sebenarnya mungkin saja dilakukan.

Berikut ini tips dan trik dari Ajaib agar gaji ala UMR Jakarta 2020 milikmu bisa dimanfaatkan dengan efisien.

Biaya Makan

Biaya makan adalah salah satu pos besar dalam anggaran keuangan bulananmu. Biasakan makan di rumah makan atau warteg sederhana asalkan bersih dan sehat. Dengan dana Rp20.000 sekali makan kamu sudah bisa mendapatkan lauk dan sayur lengkap. Kamu hanya butuh dana Rp1,8 juta sebulan untuk biaya makan.

Agar lebih sehat dan hemat, biasakan membawa tumbler berisi air putih. Kalau warung makan sederhana sulit dicari di daerah kantor, bisa diakali dengan membawa bekal yang dibeli di warteg. Santap siang jadinya aman bagi perut dan isi dompetmu. Boleh saja sesekali makan yang agak mahal asalkan angaran makan ini tetap dipatuhi.

Biaya Kos

Biaya lainnya yang wajib dihitung adalah sewa kos bulanan. Biasanya kos yang bersih dan murah memiliki lokasi yang agak jauh dari areal perkantoran. Namun hal ini tidak masalah asalkan harganya sesuai.

Batasi budget kos sebulannya maksimal Rp700.000 saja. Kamarnya mungkin saja kecil atau fasilitasnya terbatas namun bukan soal selama sirkulasi udaranya baik dan tidak lembab. Toh kamu juga pasti jarang menghabiskan waktu di kamar kos.

Bisa pula mensiasatinya dengan sharing kamar dengan teman dekat atau rekan kantor agar murah. Namun harus kamu sadari pula bahwa berbagi space membutuhkan pengaturan yang tidak mudah. Pastikan kamu memilih rekan sekamar yang cocok dan nyama dengan pola hidupmu.

Transportasi

Biaya transportasi juga salah satu pos penting dalam anggaran bulanan. Jumlahnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kendaraan yang kamu pakai. Pemerintah Jakarta menyediakan opsi transportasi umum murah yang bisa dimanfaatkan seperti KRL, MRT, atau Trans Jakarta. Untuk kondisi tertentu kamu bisa menggunakan jasa ojek online.

Jangan terlalu sering menggunakan transportasi online. Karena biarpun mudah dan cepat namun biayanya lebih mahal dibandingkan transportasi publik yang tersedia. Kamu juga bisa mengakalinya dengan cermat memanfaatkan promo yang ditawarkan.

Cari berbagai promo atau keanggotaan bulanan untuk mendapatkan potongan harga. Apalagi kini pemerintah giat menggalakkan warganya untuk naik transportasi umum. Bisa juga memanfaatkan e-wallet yang menyediakan diskon dan promo. Setiap bulan, paling tidak alokasikan dana sebesar Rp700.000 untuk kebutuhan transportasimu.

Dengan pengaturan di atas, setiap bulan masih ada uang Rp700.000 dari UMR Jakarta yang tersisa untuk disimpan. Bagi lagi sisa uang tersebut untuk tabungan, asuransi dan investasi. Misalnya Rp500.000 untuk menabung, Rp100.000 untuk asuransi dan Rp100.000 untuk investasi. Dana tersebut bukan mustahil untuk investasi bersama Ajaib.

Kamu bisa membeli reksa dana bersama Ajaib mulai dari Rp10.000 saja. Kamu bisa mulai membangun portofolio investasimu dengan menanamkan modal di produk reksa dana pilihanmu. Kunci dari investasi dari konsistensi sehingga modal terbatas juga bisa memberikan keuntungan yang optimal asal kamu disiplin.

Kemudian besar alokasi investasimu bisa dinaikkan bertahap sering dengan jumlah penghasilan yang kamu dapat. Hasil investasi reksa dana ini nantinya bisa membantumu menambah aset seperti membeli rumah atau tabungan pernikahan meskipun hanya punya gaji UMR Jakarta. Dengan demikian, kamu benar-benar bisa hidup layak dan tidak perlu was-was dengan dana pas-pasan.

Bacaan menarik lainnya:

Yeske, D .(2010).Finding the planning in financial planning. Journal of Financial Planning, vol.23, no.9, pp40-51.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang

Artikel Terkait