Tingkatkan Harga Saham, AGRO Tingkatkan Ekspansi

Tingkatkan Harga Saham, AGRO Tingkatkan Ekspansi

Salah satu anak usaha dari bank besar, Bank BRI Agroniaga (AGRO) melakukan ekspansi di sisa tahun 2019 hingga 2020. Demi meningkatkan saham AGRO mereka punya rencana penambahan modal melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu atau bisa dikenal dengan rights issue.

Hal yang Akan Dilakukan BRI AGRO untuk menaikkan Harga Sahamnya

Rencananya, aksi korporasi ini mencakup penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 3 miliar saham dengan nilai nominal Rp100. Direktur Utama BRI Agro Agus Noorsanto memastikan rencana tersebut bakal dilangsungkan pada kuartal III 2019.

Dana tersebut akan dipakai untuk memperkuat permodalan BRI Agro agar naik kelas ke kategori bank umum kelompok usaha (BUKU) III. “HMTED masih tetap sesuai jadwal, untuk nilai juga masih sama. Sejauh ini lancar,” terang Agus.

Catatan saja, saat ini kepemilikan saham BRI Agro sebanyak 87,10% dipegang PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI, anggota indeks Kompas100). Sementara sisanya dimiliki Dana Pensiun Perkebunan dan masyakat, dengan porsi kepemilikan masing-masing 6,33% dan 6,57%.

Harga Saham Naik Turun, Kinerja Saham AGRO Membaik

Sepanjang bulan Agustus 2018 lalu, harga saham AGRO naik turun. Pada 16 Agustus, harga saham ini pernah berada di titik terendah yaitu di angka Rp250. Namun, empat hari setelahnya, mereka secara perlahan bangkit ke angka Rp256 per lembah saham.

Kendati demikian, kinerja saham AGRO bisa dikatakan membaik. Pendapatan bunga bersih AGRO bertumbuh sebesar 4,72% secara year on year (yoy) menjadi Rp60,24 miliar, didorong oleh tingginya penyaluran kredit yang menghasilkan pertumbuhan pendapatan bunga mencapai 29,93% pada kuartal I 2019. Dengan capaian yang cukup bagus ini, Research Analyst PT MNC Sekuritas Roro Nurulita Harwaningrum merekomendasikan beli saham AGRO dengan target harga Rp480. 

Saham AGRO Berhasil Naik Hingga 30,41%

AGRO berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 30,41% yoy didukung oleh likuiditas yang memadai dengan LDR pada level 88,18%.Karena itulah AGRO berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp61,11 miliar. Ini merupakan pencapaian laba tertinggi ke-4 dari seluruh bank BUKU 2 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Pada segi ekspansi bisnis, AGRO mampu melampaui industri dimana pertumbuhan kredit industri berada di level 11,55% yoy dengan LDR yang ketat yaitu pada level 93%. Selain itu, inovasi fintech yang dikembangkan AGRO melalui program “Pinang (Pinjaman Tenang)”, tercatat telah menyalurkan Rp866 juta dengan 361 debitur.

Dengan meningkatnya basis nasabah simpanan diharapkan transaksi dari seluruh produk-produk e-channel milik BRI Agro juga dapat ikut meningkat, sehingga pada akhirnya kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dari fee based income.

Sekilas Tentang Bank BRI Agroniaga

BRI Agroniaga didirikan oleh Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) pada tanggal 27 September 1989. Bank AGRO berperan penting dan strategis dalam perkembangan sektor agribisnis Indonesia yang berfokus pada pembiayaan agribisnis, sejak berdiri hingga saat ini, portofolio kredit Bank AGRO sebagian besar (antara 60%- 75%) disalurkan di sektor agribisnis, baik on farm maupun off farm. 

Bank AGRO yang didirikan dengan Akta Notaris Rd.Soekarsono, S.H., di Jakarta No. 27 tanggal 27 September 1989 memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan pada tanggal 11 Desember 1989 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 8 Februari 1990. 

Pada tahun 2003, Bank AGRO berhasil menjadi perusahaan publik berdasarkan persetujuan Bapepam-LK No. S-1565/PM/2003 pada tanggal 30 Juni 2003, sehingga namanya berubah menjadi PT Bank Agroniaga Tbk dan pada tahun yang sama berhasil mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Surabaya. Di tahun 2007, saham Bank AGRO dengan kode AGRO sudah mulai tercatat di Bursa Efek Indonesia. 

Pada tahun 2006, Bank AGRO meningkatkan statusnya menjadi Bank Umum Devisa berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 8/41/Kep.GBI/2006 tertanggal 8 Mei 2006. Pada tanggal 3 Maret 2011, dengan ditandatanganinya Akta Akuisisi Saham PT Bank Agroniaga Tbk antara Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan Dapenbun di Jakarta, Bank BRI secara resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali pada PT Bank Agroniaga Tbk.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait