Saham

Tips Main Saham Online Modal Kecil yang Perlu Kamu Tau!

Tips Main Saham Online Modal Kecil yang Perlu Kamu Tau!

Ajaib.co.id – Saat ini, investasi saham tidak membutuhkan dana hingga jutaan rupiah. Sebab, kamu bisa membuka rekening efek dengan modal awal Rp100.000 saja. Dengan bermodalkan Rp100.000, kamu sudah bisa jual beli saham online modal kecil. Beberapa tahun belakangan, Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong anak-anak muda untuk investasi di pasar saham.

Dulunya, setiap investor harus membeli 1 lot saham yang terdiri dari 500 lembar. Jika kamu membelinya dengan harga saham Rp1.000 per lembarnya, maka kamu harus mengeluarkan uang Rp500.000 untuk membeli saham. Kemudian, BEI mengubah aturan tersebut. Saat ini, 1 lot saham terdiri dari 100 lembar. Bagi kamu yang belum paham, berikut ini adalah cara main saham dengan modal kecil.

Pahami Terlebih Dulu Mengenai Investasi Saham

Ketika memutuskan untuk bermain saham, maka hal penting pertama yang harus kamu lakukan adalah memahamu dengan baik apa itu bermain saham. Saat ini banyak milenial yang mulai terjun ke dunia saham karena tertarik dengan keuntungan yang besar, tanpa memahami dengan baik apa itu sebenarnya bermain saham.

Padahal, dibalik keuntungan besar, risiko yang akan terjadi juga tidak kalah besar. Apalagi jika kita mengabaikan dasar-dasar dalam investasi saham. Perlu diketahui, bermain saham sangatlah memerlukan strategi, kesabaran, serta pengetahuan yang mendalam agar nantinya bisa mendapatkan keuntungan yang fantastis.

Ketahui Modal yang Harus Dikeluarkan

Ketika kamu ingin berinvestasi saham maka kamu harus mengeluarkan modal. Biasanya, modal awal membeli saham tergantung dari harga saham perusahaan yang ingin kamu beli. Namun, untuk setoran awal ke Rekening RDN biasanya mulai dari Rp100 ribu.

Selain itu, modal membeli saham sangat ditentukan oleh tiga faktor, yaitu harga saham perusahaan yang akan dibeli, fee transaksi sekuritas, dan jumlah saham yang akan dibeli. Saat ini, seseorang bisa mulai membeli saham di BEI dengan modal sekitar Rp100.000 untuk pemula.

Misalnya, pada Mei 2021 kamu ingin membeli sebanyak 2 lot saham PT ABCD yang harganya Rp1.000 per lembar saham. Sementara perusahaan sekuritas menetapkan biaya transaksi sebesar 0,3 persen. Maka, total jumlah modal yang diperlukan adalah sebesar Rp200.600, dengan rincian sebagai berikut:

Rp200.000 untuk membeli saham (2 lot x 100 saham x Rp1.000).

Lalu biaya sebesar Rp600 yang berasal dari fee transaksi sebesar 0,3 persen x Rp200.000.

Kemudian, setahun berselang atau pada Mei 2022, kamu memutuskan untuk menjual 2 lot saham PT ABCD miliknya. Harga saham PT ABCD sudah naik menjadi Rp1.200 per lembar saham.

Dalam transaksi jual saham, transaksi yang dilakukan akan dikenakan biaya transaksi sebesar 0,3 persen dan pajak PPh atas transaksi jual sebesar 0,1 persen.

Maka, total uang yang akan didapatkan dari penjualan saham PT ABCD yaitu sebesar Rp239.040. Rinciannya, kamu menerima sebesar Rp240.000 dari saham PT ABCD yang dijual (2 lot x 100 saham x Rp 1.200). Lalu transaksi tersebut dipotong biaya transaksi sebesar Rp720 (0,3 persen x Rp 240.000) dan pajak PPh sebesar Rp240 (0,1 persen x Rp240.000).

Pilih Perusahaan Sekuritas dengan Dana Setoran Awal yang Rendah

Untuk mulai main saham, kamu harus membuka rekening efek di perusahaan sekuritas. Terdapat banyak perusahaan sekuritas di Indonesia. Kalau kamu hanya punya modal yang kecil, pilihlah perusahaan yang memiliki dana setoran awal di bawah Rp5.000.000. Inilah beberapa perusahaan sekuritas dengan dana setoran awal yang rendah.

a. Indo Premier Sekuritas: Rp10.000, Rp50.000, dan Rp100.000

b. Trimegah Sekuritas: Rp100.000

c. RHB Sekuritas Indonesia: Rp100.000

d. MNC Sekuritas: Rp100.000

e. Sinarmas Sekuritas: Rp500.000

f. BNI Sekuritas: Rp1.000.000

g. BCA Sekuritas: Rp1.000.000

Gunakan Aplikasi atau Software Online Trading

Kamu bisa memilih perusahaan sekuritas yang menyediakan aplikasi atau software untuk online trading. Sehingga, kamu bisa membeli saham yang dapat dilakukan secara online di mana pun dan kapan pun. Beberapa perusahaan sekuritas di atas menyediakan aplikasi saham online atau online trading yang bisa kamu unduh di Google Play Store. Berikut ini adalah 4 aplikasi yang bisa kamu download tersebut:

a. MNC Trade New (MNC Sekuritas)

b. IPOTGO (Indo Premier Sekuritas)

c. esmart (BNI Sekuritas)

d. RHB Tradesmart (RHB Sekuritas)

e. Ajaib (Ajaib Sekuritas)

Pilih Dua Perusahaan Besar

Kalau kamu masih pemula dan hanya memiliki modal kecil, sebaiknya membeli perusahaan yang kamu kenal. Dengan modal Rp100.000, kamu harus mencari saham perusahaan yang harganya di bawah Rp1.000 per lembarnya.

Misalnya saja, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan lainnya.

Sebagai pemula, kamu bisa membeli satu atau dua perusahaan dahulu. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi tingkat risiko. Setelah cukup berpengalaman, kamu bisa membeli atau mengelola lebih dari dua perusahaan.

Pilihlah Saham yang Sudah Terbukti

Sebaiknya, kamu jangan pernah membeli saham yang harganya fluktuatif (tidak stabil). Hal itu dikarenakan jenis saham tersebut sudah banyak dimainkan oleh investor dengan modal yang besar.

Dengan demikian, cobalah kamu lakukan jual beli saham online modal kecil di perusahaan yang sudah terbukti kinerja keuangannya dan memiliki prospek yang bagus kedepannya. Biasanya, para pemula akan memilih saham dari perusahaan blue chip. Di mana, perusahaan yang masuk kategori ini memiliki keuangan yang stabil. Namun, meski begitu, untuk membeli saham blue chip dibutuhkan modal yang besar. Jadi tunggu apalagi? Beli produk investasimu sekarang dan jadilah investor yang sukses.

Lakukan Diversifikasi

Ketika kamu ingin bermain saham, pastikan juga kamu melakukan diversifikasi untuk mengurangi risiko investasi. Cara bermain saham satu ini sangat dianjurkan, karena bisa mengurangi risiko ketika harga saham turun di salah satu perusahaan yang kamu investasikan.

Bagaimana cara melakukan diversifikasi? Kamu bisa coba membeli beberapa perusahaan saham atau memilih beberapa instrumen investasi, misalnya saham dan reksa dana. Di mana, reksa dana memiliki risiko yang lebih kecil dibanding investasi saham.

Alternatif Investasi Selain Saham

Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui, meski menjanjikan keuntungan yang besar, kamu harus bisa melakukan analisa perusahaan sebelum memilih saham yang ingin kamu beli. Karena dibaliki keuntungannya yang sangat menjanjikan, saham juga memiliki risiko yang sangat tinggi. Nah, bagi kamu investor pemula yang masih belum memahami dengan baik cara membeli saham ataupun bermain saham, kamu bisa mencoba alternatif investasi lainnya.

Salah satu investasi yang menjanjikan dan tanpa risiko yang terlalu tinggi, juga dengan modal yang kecil adalah reksa dana. Di mana, dengan reksa dana kamu bisa memulai investasi dengan modal Rp10 ribu. Bukan hanya itu, risiko dan return yang kamu dapatkan juga bisa disesuaikan dengan jenis reksa dana yang kamu pilih.

Setidaknya terdapat 4 (Empat) jenis reksa dana umum yang bisa kamu pilih seperti reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Di mana, semakin tinggi return yang kamu dapatkan, maka semakin tinggi juga risiko yang mungkin kamu terima. Sedangkan, semakin rendah risiko yang bisa kamu terima, maka semakin rendah juga return yang akan kamu dapatkan.

Ajaib merupakan salah satu platform reksa dana yang dapat membantu kamu memulai investasi reksa dana kapan dan di mana saja secara online. Dengan Ajaib, kamu hanya perlu menentukan tujuan investasi kamu dan jangka waktu investasi tersebut. Misalnya, ketika kamu ingin berinvestasi untuk dana pernikahan kamu 2-3 tahun kemudian.

Nah, jika sudah mengetahui tujuan dan jangka waktu, kamu bisa lebih mudah menentukan jenis investasi yang ingin kamu lakukan. Biasanya, untuk jangka panjang seperti itu, kamu bisa memilh jenis investasi reksa dana pendapatan tetap ataupun campuran. Di mana, risiko dan returnya lebih stabil.

Setelah menentukan jenis reksa dana, barulah kamu bisa memilih manajer investasi sebagai perusahaan atau perorangan yang dapat membantu kamu mengelola modal investasi kamu dengan baik dan mendapatkan return. Sebelum memilih manajer investasi pastikan kamu telah membaca prospektus dan fact sheet manajer investasi tersebut. Karena disanalah kamu bisa melihat kinerja mereka sekaligus mengecek portfolio mereka. Hal ini akan membantu kamu menentukan apakah kamu akan untung atau malah buntung.

Nah, selain reksa dana, kini Ajaib juga sudah bisa membantu kamu memulai transaksi saham di beberapa industri perusahaan misalnya food and beverage, farmasi, consumer goods, perbankan, dan sebagainya. Di Ajaib, kamu juga sudah bisa memulai investasi saham dengan modal mulai dari Rp100 ribu.

Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai berinvestasi reksa dana maupun saham kamu sekarang juga di Ajaib dan dapatkan return yang sesuai dengan tujuan. Jangan lupa juga untuk melakukannya secara rutin ya demi penghasilan investasi yang lebih maksimal!

Artikel Terkait