Saham IKAI, Perusahaan Porselen yang Merambah Ke Perhotelan

Saham IKAI, Perusahaan Porselen yang Merambah Ke Perhotelan
Saham IKAI, Perusahaan Porselen yang Merambah Ke Perhotelan

Saham IKAI merupakan saham yang dikeluarkan oleh perusahaan Intikeramik Alamasri Industri Tbk. Perusahaan tersebut bergerak di bidang produksi ubin porselen dengan merk Essenza yang diekspor hingga ke luar Indonesia seperti negara-negara Thailand, Arab Saudi, Korea Selatan, Rusia, dan Amerika Serikat.

Namun baru-baru ini perusahaan tersebut melebarkan sayapnya di industri perhotelan. Mengingat industri perhotelan pun dari tahun ke tahun semakin menjanjikan prospeknya. Hal tersebut juga merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh perusahaan Intikeramik Alamasri Industri Tbk. Dan inovasi ini adalah hal yang tepat karena pada tahun 2018 kemarin, saham IKAI mengalami kenaikan hingga 500%. 

Selain itu Intikeramik Alamasri Industri Tbk berkomitmen memproduksi keramik dengan berkualitas tinggi, meskipun risikonya itu akan menambah biaya produksinya. Hanya, sepertinya inovasi tersebut berhasil menarik perhatian tidak hanya konsumen, tapi juga para investor untuk memiliki saham IKAI sehingga membuat saham ini naik dalam kurun waktu yang cukup singkat.

Saham IKAI berasal dari perusahaan dengan usaha yang sangat spesifik

Intikeramik Alamasri Industri Tbk sudah berdiri sejak tahun 1993. Ubin yang ditawarkannya yang bernama Essenza disukai para konsumen sehingga tidak hanya dipasarkan di Indonesia, tapi juga dipasarkan hingga ke luar Indonesia. Lalu pada tahun 1997 perusahaan ini melakukan penawaran pertama saham mereka ke publik. Saham IKAI dihargai sebesar Rp750 per saham ketika pertama kali IPO.

Waktu penawaran saham IKAI ke publik ini sangat dekat dengan terjadinya krisis moneter besar-besaran di Indonesia, sehingga membuat harga sahamnya jatuh ke level terendah. Namun, perusahaan ini terus bertahan dengan usahanya yang sebenarnya cukup menjanjikan. Saat ini saham IKAI berada dalam level harga Rp141 per saham. Harga yang memang jauh lebih rendah dibandingkan ketika pertama kali IPO 

Merambah ke perhotelan saham IKAI butuh waktu untung bangkit

Meskipun di tahun 2018 lalu, Intikeramik Alamasri Industri Tbk mengumumkan telah membeli hotel, tapi sepertinya tanggapan positif dari publik hanya dalam waktu singkat karena di tahun 2019 saham IKAI kembali merosot tajam. Di tahun 2018, harga saham ini sempat berada pada level Rp 240 per saham. Namun kenaikan ini terbilang baik karena di akhir tahun 2017, saham IKAI sempat berada di bawah level Rp100.

Perusahaan ini mencatat laba bersih di tahun 2018 kemarin, tapi tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham. Laba bersih tersebut digunakan untuk membeli tiga hotel yang sudah menjadi rencana ke depan. Hal ini pun sudah disetujui oleh para pemegang saham. Diversifikasi usaha tersebut dilakukan karena masuknya porselen-porselen yang berasal dari Tiongkok.

Untuk memiliki saham IKAI kamu harus dapat menilainya dengan jeli. Perusahaan ini masih berusaha untuk naik, jadi sebaiknya jika ingin memiliki sahamnya kamu bisa memilih di waktu yang pas. Ketahui terlebih dulu mengenai kinerja saham sebelum kamu membelinya. Ajaib merupakan platform yang mempermudah kamu mengetahui kinerja saham sekaligus melakukan investasi saham kapan pun dan di mana pun. Yuk investasi sekarang!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait