Potensi Investasi Saham WTON dan Sektor Konstruksi Lainnya

saham wton
saham wton

Selama pemerintah masih menggenjot pembangunan infrastruktur, saham sektor konstruksi layak buat kamu miliki. Salah satunya adalah saham WTON, kode emiten PT Wijaya Karya Beton Tbk.

Saham adalah salah satu instrumen pasar keuangan yang paling populer dalam dunia investasi. Investasi saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik. Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diklasifikasikan menjadi sembilan sektor. Mereka adalah sektor pertanian; pertambangan; keuangan; industri dasar dan kimia; industri barang konsumsi; properti, real estat dan konstruksi bangunan; infrastruktur, utilitas, dan transportasi; perdagangan, layanan, dan investasi; dan industri lain-lain.

Dalam beberapa tahun terakhir, saham sektor konstruksi menjadi incaran investor. Hal itu karena pemerintah membangun proyek infrastruktur besar-besaran. Sebut saja pembangunan jalan tol dari tol Trans Sumatera hingga Papua, MRT dan LRT, sampai bandara di beberapa kota. Kontraktor yang menangani mega proyek tersebut adalah perusahaan konstruksi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di mana perusahaan tersebut telah melantai di BEI. Salah satunya saham WTON.

Dampak lebih lanjut, saham sektor konstruksi menunjukkan kinerja positif. Terlebih ketika ada kepastian politik, penetapan presiden dan wakil presiden terpilih. Dan satu lagi, pemindahan ibu kota Negara ke Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, juga ikut memengaruhi nilai saham konstruksi. Karena kemungkinan besar perusahaan akan menjajaki proyek di ibu kota baru. Hal tersebut memicu investor untuk menanamkan modal ke emiten konstruksi.

Ini adalah waktu yang tepat buat kamu yang ingin berinvestasi di pasar modal. Miliki saham sektor konstruksi sekarang, mumpung harganya terjangkau. Di bawah ini adalah saham yang bisa kamu pilih.

Saham WTON

Harga saham WTON pada Selasa (10/09/2019) ditutup dengan Rp488 per lembar. Kalau beli satu lot (1 lot = 100 lembar), kamu cuma merogoh kocek Rp48.800 saja. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, WTON mencatatkan pendapatan Semester I-2019 sebesar Rp2.630.000.000.000. Pendapatan mengalami kenaikan dibanding Semester I-2018 yaitu Rp2.590.000.000.000.

Namun perusahaan masih terus menambah pendapatannya tahun ini melalui kontrak proyek infrastruktur lainnya. Semakin banyak proyek yang ditangani dan laba yang dibukukan naik, berpotensi melambungkan harga saham WTON. Selama sebuah negara membangun dan memperbaiki infrastruktur, saham WTON layak dijadikan instrumen investasi jangka menengah.

Saham PTPP

Seperti saham WTON. PTPP merupakan emiten PT PP Properti Tbk, salah satu perusahaan konstruksi BUMN. Meski kinerjanya mengalami perlambatan pada Semester 1-2019, karena kondisi politik, emiten optimis membukukan kontrak baru. Apalagi suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. Itu artinya berdampak positif, karena belanja emiten menjadi rendah dan laba bisa menanjak. Harga PTPP pada Selasa (10/09/2019) ditutup dengan Rp1.825 per lembar.

Saham ADHI

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) adalah emiten sektor konstruksi yang layak diperhitungkan. Saat ini, emiten merampungkan proyek LRT Jabodetabek, TOD, sistem penyediaan air minum, dan masih banyak lagi. Harga ADHI pada Selasa (10/09/2019) ditutup dengan Rp1.360 per lembar. Ada potensi nilai saham naik, mengingat proyek yang ditangani emiten berjalan dalam beberapa tahun.

Saham APLN

Sebelum ibu kota baru diumumkan, PT Agung Podomoro Land telah memiliki properti di Kalimantan Timur. Hanya berjarak beberapa kilometer dari ibu kota. Meski APLN bukan emiten sektor konstruksi, namun harga saham APLN ikut melambung setelah pengumuman ibu kota baru. Pada Selasa (10/09/2019), harga APLN ditutup Rp254 per lembar atau satu lot sekitar Rp25.400.

Terjangkau banget, kan, buat investor pemula yang masih mahasiswa? Jangan takut harga saham WTON atau saham sektor konstruksi maupun properti turun. Hal itu adalah risiko. Semakin kamu menginginkan return tinggi, risikonya pun tinggi. Tidak masalah kalau kamu beli saham saat harga turun, selama kinerja perusahaan positif, nilainya pun berpotensi naik.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait