Emas

Pertimbangan Saat Membeli Emas Batangan Bagi Investor Pemula

emas batangan

Selain mengoleksi emas perhiasaan, Masyarakat Indonesia juga banyak yang berinvestasi emas batangan dari berbagai ukuran. Mengapa? Sebab, investasi emas merupakan salah satu produk investasi yang aman. Terlebih lagi, risiko kerugian dari investasi emas memang dinilai tidak terlalu tinggi.

Bukan hanya risikonya saja yang rendah, melainkan emas juga dinilai memiliki tingkat likuiditas yang sangat baik karena mudah untuk dijual kembali oleh investor. Sebagai seorang investor pemula yang ingin terjun berinvestasi, pasti kamu bertanya-tanya apakah investasi emas itu cocok untuk milenial, yang notabene merupakan investor pemula?

Emas adalah salah satu dari sekian banyak pilihan jenis intrumen investasi saat ini yang tersedia bagi milenial. Investasi emas bisa menjadi opsi terbaik bagi investor pemula yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu panjang yakni hingga 10 tahun. Kecenderungan untuk selalu mengalami kenaikan harga setiap tahunnya membuat investasi emas sangat baik bagi generasi milenial yang ingin menggunakan hasil dari investasi emasmu tersebut untuk tujuan finansial jangka panjang tentunya seperti untuk biaya sekolah anak, tabungan pensiun, dll.

Jika kita membicarakan mengenai produk investasi yang cocok bagi milenial, terdapat beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelumnya yakni modal, jangka waktu, hingga tujuan finansialmu. Namun, apapun investasi yang kamu pilih pasti memiliki konsekuensi atau risiko kerugian yang bisa kamu peroleh. Hal ini pun yang berlaku juga pada intrumen investasi seperti emas. Berikut hal-hal apa saja yang perlu kamu pertimbangkan saat membeli emas fisik.

Ukuran Emas Fisik yang Ingin Dibeli

Layaknya seperti produk pakaian yang memiliki berbagai ukuran atau size seperti S, M, L, hingga XL. Produk emas dalam bentuk fisik yang ditawarkan kepada kamu saat ini pun demikian, dari ukuran paling kecil 0,5 gram hingga yang paling berat mencapai 1 kg.

Ukuran emas yang ingin kamu beli juga memiliki harga yang berbeda-beda. Di mana, sama seperti kamu ingin membeli sebuah barang di minimarket. Contohnya saja seperti produk susu formula untuk bayi, sebut saja susu SGM Ananda 1 Presinutri 150 gram dibanderol Rp14.000, sedangkan untuk ukuran 400 gram dijual seharga Rp33.200. Jika kamu perhatikan dari segi harga dan ukurannya, pasti ukuran produk yang lebih besar lebih murah dibanding ukuran yang kecil.

Sama halnya dengan harga jual emas Antam dalam bentuk fisik saat ini, seperti harga jual emas Antam 0,5 gram senilai Rp456.000, sedangkan untuk ukuran 1 gram senilai Rp812.000. Jika kamu harus memilih salah satu dari ukuran emas Antam yang ingin dibeli, kamu akan memilih ukuran emas yang mana? Tentu saja, emas Antam yang memiliki ukuran 1 gram.

Perbedaan harga emas juga bisa disebabkan oleh tingkat kemurniaan atau kadar dari emas tersebut. Untuk perbandingan harga emas Antam yang sudah dijelaskan oleh Ajaib pada paragraf sebelumnya, perbandingan harga dan ukuran emas Antam tersebut untuk jenis emas 24 karat.

Sertifikasi dari emas yang kamu beli juga menjadi poin penting saat membeli emas fisik. Jadi, pastikan bahwa memang emas yang kamu beli tersebut sudah bersertifikasi. Mengapa? S    ebab, ketika kamu ingin menjual emasmu kembali, umumnya emas milikmu akan melewati proses scanning untuk mengetahui apakah emasmu tersebut asli atau tidak melalui bantuan teknologi CertiEye.

Setidaknya saat ini, terdapat dua bentuk emas fisik yakni koin dan batangan. Namun, Ajaib menyarankan untuk memilih emas dalam bentuk batangan saja dibanding koin. Sebab, emas bentuk batangan lebih mudah untuk disimpan dan ditata dengan rapi di dalam brankas karena bentuknya seperti balok dan sangat cocok untuk disimpan di dalam brankas.

Biaya Saat Beli Emas

Ketika kamu sudah membeli emas, terus apa langkah selanjutnya yang perlu kamu siapkan? Tempat penyimpanan emas dan lain sebagainya bisa menjadi biaya-biaya tersembunyi yang perlu kamu pertimbangkan dengan baik-baik saat beli emas. Jika kamu ingin menyimpan emasmu dengan menggunakan jasa pihak ketiga seperti bank. Biasanya kamu perlu memberikan uang jaminan dan menyewa safe deposit box. Di mana, untuk uang jaminan dan biaya safe deposit per tahunnya di setiap bank berbeda-beda.

Selain itu, bagi kamu yang beragama islam, zakat menjadi suatu hal yang wajib dikenakan kepada kamu jika kamu memiliki emas dalam bentuk fisik sebanyak minimal 85 gram dalam satu tahun. Kamu juga perlu mempertimbangkan biaya-biaya lainnya ketika berinvestasi emas yakni biaya spread (selisih harga jual dan beli kembali), dan pengurangan nilai emasmu karena kemasan rusak. Jadi, setidaknya ada 4 biaya tersembunyi saat beli emas yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  1. Biaya spread (selisih harga jual dan beli kembali)
  2. Zakat
  3. Biaya penyimpanan
  4. Turunnya nilai emasmu ketika terjadi kerusakan

#Saran Saat Membeli Emas

Dari informasi yang sudah Ajaib jelaskan pada poin-poin sebelumnya, kita dapat menyimpulkan bahwa kamu perlu mempertimbangkan biaya tersembunyi dan spesifikasi emas fisik seperti ukuran, kadar, dan sertifikasi dari emas tersebut.

Untuk pilihan ukuran emas, sebaiknya jangan terlalu besar dan terlalu kecil, maka kamu bisa mempertimbangkan untuk mengoleksi dan membeli emas fisik ukuran 5 gram dan 10 gram.

Kamu lebih baik disarankan untuk berinvestasi emas batangan bukan emas perhiasaan. Mengapa? Sebab, walaupun emas perhiasaan berasal dari logam mulia emas, namun umumnya harga perhiasaan emas bisa sangat menurun ketika ingin dijual tergantung dari desain dari perhiasaan tersebut, sedangkan emas batangan tidaklah demikian namun membutuhkan tempat penyimpanan yang baik dan aman, salah satunya kamu bisa menyimpannya di safe deposit box atau brankas milik sendiri.

Selain investasi emas, bagi kamu yang ingin berinvestasi untuk hari tuamu nanti, kamu bisa memulai investasi pertamamu sebagai investor di produk pasar modal yakni reksa dana, kamu bisa memulai berinvestasi di reksa dana online bersama Ajaib hanya bermodalkan Rp10.000 saja di berbagai produk reksa dana yang tersedia di platform Ajaib yang menjanjikan tingkat return hingga 20% setiap tahunnya.

Baik itu investasi reksa dana ataupun emas, kedua-duanya sama-sama memiliki tingkat risiko dan keuntungan yang berbeda-beda. Oleh karenanya, kamu harus cerdas dan bijak dalam memilih jenis investasi apa yang cocok dengan kamu saat ini berdasarkan kebutuhan dan tujuan finansialmu di masa depan.

Bacaan menarik lainnya:

Gerbino, K. (2012). Investing in Gold Producers as a Safeguard of Value. The Wall Street Transcript


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait