Pajak

Perhitungan Biaya Pajak Motor Berikut Cara Membayarnya

perhitungan biaya pajak motor

Ajaib.co.id – Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) adalah salah satu jenis pungutan yang dimiliki oleh hampir semua lapisan masyarakat. Karena itu, kemampuan melakukan perhitungan biaya pajak motor adalah hal yang harus dimiliki. Termasuk pula jika harus mengkalkulasi denda yang harus dibayar dan tarif pajak progresif yang berlaku.

Pajak kendaraan adalah pajak yang dibebankan kepada seseorang yang memiliki kendaraan. Baik motor atau mobil. Antara sesama motor dan mobil besaran pajaknya tentu berbeda karena ada perhitungan biaya pajak motor. Pemerintah sendiri menetapkan denda bagi wajib pajak yang terlambat melakukan pembayaran pajak tahunan maupun lima tahunan.

Karena itu, bayarlah pajak tepat waktu untuk menghindari beban keuangan ini. Namun tak sedikit pula yang merasa membayar pajak merupakan beban. Penghasilan yang pas-pasan dijadikan alasan untuk tidak membayar pajak. Namun sebenarnya ini hanya akan menjadi permasalahan di kemudian hari.

Alangkah baiknya jika kamu bisa mempersiapkan anggaran untuk pembayaran pajak. Guna perencanaan keuangan yang lebih baik maka melakukan perhitungan biaya pajak motor sendiri akan sangat membantu. Kamu bisa tahu jelas jumlah yang harus dialokasikan untuk biaya pajak kendaraan milikmu.

Adapun, pajak motor sendiri masuk dalam pajak progresif. Yang artinya pajak pemungutan kendaraan sesuai persentase yang meningkat sesuai nilai objek dan jumlah dalam hal ini adalah motor, jika kamu memiliki lebih dari satu . Perhitungan pajak ini juga harus kamu kuasai jika kamu memiliki banyak kendaraan.

Rumus Perhitungan Pajak Motor

Pajak kendaraan bermotor ada beberapa jenis. Dasar pengenaannya sendiri ada dua antara lain Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dan bobot yang mencerminkan secara relative tingkat kerusakan jalan dan/atau pencemaran lingkungan akibat penggunaan Kendaraan Bermotor.

Untuk penetapan batas bawah dan batas atas tarif pajak kendaraan ditetapkan dalam UU No. 28 tahun 2009 Pasal 6 ayat (1), yang berarti penetapan tarif tersebut diatur berdasarkan peraturan daerah tiap provinsi. Contohnya, untuk tarif pajak di DKI Jakarta ditetapkan sebesar 1,5 persen untuk kendaraan bermotor pertama.

Pajak pertama yang akan kamu bayarkan adalah pajak pembelian kendaraan. Kemudian pajak tahunan dan pajak lima tahunan yang dikalkulasi dengan item sesuai dengan nominal yang tertera di STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Rumus untuk menghitung pajak kendaraan adalah (nilai jual x bobot) x tarif. Berikut ini adalah contoh penghitungan biaya pajak motor yang berlokasi di Jakarta.

1. Langkah pertama adalah mencari harga pasaran motor tersebut melalui Permendagri No. 29 tahun 2012 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Dari daftar itu, misalnya saja disebutkan bahwa harga motor tersebut sebesar Rp 20 juta.

2. Berdasarkan Permendagri No. 29 tahun 2012 Pasal 2 ayat (7) huruf a, koefisien bobot motor adalah 1, yang artinya kerusakan jalan atau pencemaran lingkungan akibat kendaraan tersebut masih dalam batas toleransi.

3. Tarif pajak kendaraan di Jakarta adalah 1,5 persen.

Jadi, besar pajak yang harus dibayar pemilik sedan itu adalah (Rp 20 juta x 1) x 1,5%= Rp 3.00.000.

Ketika kamu tak sengaja lupa membayar pajak motor, itu artinya STNK akan mati untuk sementara. Pajak harus dibayar untuk mendapat pengesahan STNK sehingga berlaku kembali. Penghitungan sederhana denda pajak motor mati yaitu 2% dari PKB untuk setiap bulannya. Denda maksimal per tahun yaitu sebesar 25% dari nilai PKB yang tertera di lembaran pajak pada STNK.

Berikut ini rumus menghitung besaran denda pajak motor atau mobil berdasarkan lamanya keterlambatan dari tanggal jatuh tempo:

  • Perhitungan Denda PKB: 25 % per tahun
  • Terlambat 3 bulan PKB x 25% x 3/12
  • Terlambat 6 bulan PKB x 25% x 6/12
  • Denda SWDKLLJ besarnya Rp 32.000 untuk roda dua dan Rp 100.000 untuk roda empat.

Pajak Progresif Motor

Selain pajak kendaraan, pajak penghasilan atau PPh juga masuk kedalam pajak progresif. Dalam kendaraan bermotor, persentase tarif pajaknya sesuai dengan urutan kepemilikan motor. Berikut persentase perhitungan biaya pajak motor untuk memudahkanmu menghitung pajak:

  • Motor pertama dikenakan persentase tarif pajak 1,5%.
  • Kedua dikenakan persentase tarif pajak 2%.
  • Ketiga dikenakan persentase tarif pajak 2,5%.
  • Keempat dan seterusnya dikenakan persentase 4%.

Setelah mengetahui persentase tersebut, selanjutnya yakni perhitungan biaya pajak motor. Perhitungannya cukup mudah dengan mengetahui dasar pengenaan pajak. Terdapat dua dasar dalam pengenaan pajak motor.

Yang pertama ada NJKB atau Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Nilai jual ini bukan harga jual umum saat kamu membeli kendaraan. Melainkan harga yang ditetapkan oleh Dispenda yang didapat dari APM atau Agen Pemegang Merek.

Yang kedua adalah bobot, berat atau dampak negatif suatu kendaraan pada kerusakan jalan. Dinyatakan dalam bentuk koefisien dengan nilai satu atau lebih. Itulah dua dasar dalam pengenaan pajak kendaraan.

Cara Dan Syarat Membayar Pajak Kendaraan

Setelah kamu mengetahui tentang pajak motor yang kamu miliki. Hal penting lainnya adalah pembayaran pajak kendaraan beserta syarat-syarat yang harus kamu bawa agar tidak disuruh datang lagi besok oleh petugas.

Untuk sebagian orang mungkin membayar pajak itu rumit karena harus kesana kemari, menunggu dan seterusnya. Padahal sebenarnya membayar pajak kendaraan tersebut cukup mudah jika kamu memiliki syarat yang diperlukan dan uang untuk membayarnya.

Jangan Berpikir untuk Memakai Calo

Daripada kamu menggunakan jasa calo dan mengeluarkan uang lagi, bukannya lebih baik membayar pajak sendiri. Berikut syarat dan cara membayar pajak tahunan dan lima tahunan yang harus kamu ketahui:

  • Berkas pertama yang harus kamu siapkan untuk membayar pajak baik di kantor samsat atau samsat keliling adalah STNK asli dan fotokopinya, KTP asli dan fotokopinya. Perhatikan nama di STNK harus sama dengan KTP yang kamu bawa. 
  • Untuk membayar pajak lima tahunan kamu diharuskan membawa BPKB kendaraan. Dan untuk membayar pajaknya harus di kantor Samsat. Samsat keliling hanya melayani pembayaran pajak tahunan saja. 
  • Hal tersebut karena akan dilaksanakan cek fisik kendaraan dan kamu akan mendapatkan plat nomor baru.
  • Ambil formulir pada loket. Jika nama di STNK dan KTP berbeda, kamu bisa meminta formulir khusus.
  • Isi formulir tersebut dengan data sebenar benarnya. Seperti nama pemilik kendaraan, plat nomor kendaraan, alamat, nomor telepon dan lain sebagainya.
  • Setelah selesai mengisi formulir. Serahkan pada petugas beserta syarat-syarat yang dibutuhkan seperti STNK, KTP dan lain sebagainya. Lalu kamu bisa duduk manis sambil menunggu namamu atau nama pada KTP dipanggil.
  • Saat kamu dipanggil petugas, jangan panik, berjalanlah seperti biasa menuju loket. Kamu akan mendapatkan slip untuk pembayaran dengan nominal pajak yang harus dibayarkan. Cek lagi apakah sudah sesuai dengan data atau tidak.
  • Selesai melakukan pembayaran, kamu akan mendapatkan bukti pelunasan. Bukti tersebut akan digunakan untuk mengambil STNK baru.
  • Setelah mendapatkan STNK baru, cek lagi data dalam STNK sudah benar atau malah tertukar dengan orang lain yang sama-sama mengurus pajak kendaraan.

Pembayaran Pajak Lima Tahunan

Sedangkan untuk pembayaran pajak lima tahunan. Perbedaannya hanya pada setelah kamu membayar pajak dan mendapatkan STNK baru. Bawa buktinya ke pengambilan Tanda Nomor Kendaraan Baru atau TNKB untuk mengambil plat nomor baru.

Seperti itulah rute dalam pembayaran pajak kendaraan tahunan dan lima tahunan. Tidak terlalu rumit dan bahkan kamu bisa bertanya kepada petugas atau ke sesama masyarakat yang juga sedang membayar pajak.

Denda Pajak Kendaraan

Sebagian orang menganggap membayar pajak kendaraan bukan hal yang mendesak. Mungkin dari situ banyak yang lupa membayar pajak sampai jatuh tempo. Padahal kamu akan mendapatkan denda ketika telat membayarnya.

Jika kamu telat, denda yang harus kamu bayarkan sebesar 20% dari pajak pokok kendaraan. Jika telat lebih dari satu bulan, maka kamu akan mendapatkan denda 2% setiap bulannya. Namun pemerintah sudah membatasi bahwa denda maksimal sebesar 48%.

Hal itu menunjukkan bahwa jika kamu tidak membayar pajak selama 2 tahun dan masih selamat karena tidak terkena razia, dendanya tetap 48%. Pemerintah sendiri sebenarnya memberikan kelonggaran satu hari untuk membayar pajak. Manfaatkanlah hal ini untuk segera membayar pajakmu.

Membayar Pajak Secara Online

Dengan kecanggihan teknologi saat ini, membayar pajak sudah bisa dilakukan dengan online. Pemerintah sendiri berupaya meghadirkan berbagai inovasi pajak untuk mengejar penerimaan pajak yang lebih baik. Termasuk pula dengan memanfaatkan Samsat Online.

Samsat Online Nasional adalah layanan jaringan elektronik yang diselenggarakan Tim Pembina Samsat Nasional berdasarkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia untuk pembayaran dan pengesahan tahunan secara online Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Pengesahan STNK yang dapat dilakukan secara Nasional melalui aplikasi layanan mobile.

Dengan adanya aplikasi Samsat Online Nasional yang dapat diunduh di Playstore, kini warga tak perlu repot-repot lagi datang ke kantor Samsat saat ingin mengurus terkait dokumen kendaraan bermotor.

Daerah administrasi/hukum pemberlakuan lingkup pelayanan Samsat Online Nasional yang dapat diakses adalah seluruh Samsat di wilayah Provinsi yang ada di Indonesia. Sistem pelayanan Samsat Online Nasional ini hanya melayani Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahunan, SWDKLLJ, dan PNBP Pengesahan STNK.

Namun kamu tetap harus datang ke Samsat sebelum 30 hari setelah membayarnya untuk mengganti STNK, dan akan hangus jika kamu melebihi waktu yang ditentukan. Membayar pajak kendaraan secara online saat ini cukup membantu untuk kamu yang sedang berada diluar kota karena tuntutan pekerjaan atau karena ada acara. Untuk membayar pajak secara online kamu bisa menggunakan aplikasi e-samsat.

Langkah pertama pembayaran pajak kendaraan yakni dengan membuka portal e-samsat. Lalu memasukkan kode dan kamu mendapatkan konversi nomor polisi. Lalu kamu bisa membayarnya melalui ATM atau aplikasi perbankan online. Dan simpan bukti transfer pembayaran pajak yang baru saja kamu lakukan.

Itulah perhitungan biaya pajak motor jika kamu memiliki lebih dari satu kendaraan. Dan berkat kemajuan teknologi yang serba digital seperti saat ini, membayar pajak pun bisa dengan online. Namun hanya pajak tahunan saja, tidak untuk lima tahunan karena akan diadakan cek fisik.

Artikel Terkait