Millenial Lifesyle: Pakai Medsos agar Jadi Kaya, Bukannya Bokek

Ajaib: Millenial Lifesyle: Pakai Medsos agar Jadi Kaya, Bukannya Bokek

Arti Medsos dalam Millenial Lifestyle

Bro en QTPI, menurut hasil riset ter-update yang diselenggarakan oleh sebuah media komunikasi dan bisnis internasional terkemuka mengenaik milenial. Kita-kita yang usianya berada di antara 18-34 ini rerata menghabiskan sekitar 27 jam untuk mengkonsumsi semua jenis media per minggunya. Dan 27% persennya (6 jam) adalah untuk mengkonsumsi media sosial.

Lumayan eksis nih medsos! Jelas, medsos (media sosial) adalah nadinya Millenial Lifestyle. Mungkin di mata para non-milenial, sakau medsos ini hanya dipandang sebagai produk pop culture yang gagal makna. Juga dianggap hanya merupakan refleksi dari sindrom narsistik akut dan kepo kronis.

Tapi memang cuma milenial sendiri yang paling ngerti bahwa medsos bukan sekedar media untuk tempat mencari tahu. Apakah itu tentang apa yang sedang diperbincangkan teman-teman dan apa yang mengentertain mereka. Tetapi juga untuk mencari postingan artikel atau link menarik, sharing konten, memantau apa yang lagi jadi trending topic. Bahkan untuk mencari informasi lebih lengkap tentang breaking news yang sedang santer terdengar!

Impian Milenial Untuk jadi Kaya Lewat Medsos

Semua ingin jadi Raditya Dika, Gen Halilintar, Ria Ricis, hayo ngaku rame-rame kuy! Buat konten, upload konten, supaya dikerubutin jutaan followers dan dibanjiri fee oleh para bos medsos. Dulu mereka bukan siapa-siapa, tapi berkat rentetan konten, kini siapa sih yang nggak kenal para influencer?

Tanpa perlu berjibaku kuliah S1, S2, S3 apalagi menyandang gelar profesor, semua orang punya kesempatan yang sama untuk jadi penantang Paman Gober. Medsos itu ibarat Unicorn Land di mana ordinary Bro dan Sis bisa sekejap jadi somebody famous cuma dalam hitungan upload! Pokoknya harus eksis terus deh di medsos supaya panen followers dan dibanjiri dolar! Alhasil, mata nempel di screen, jempol nyangkut di keypad sampai lupa niat, lupa makan, lupa hari, hingga lupa password sendiri!

Kontradiksi Medsos

Niatnya mau maraton upload konten, tapi yang kejadian malah keasikan baca konten. Gitu tuh saktinya medsos, saking banyaknya konten keren bergelimpangan, kita jadi lupa niat awal dan malah terhanyut arus konten, linkposted hingga advertisement. Hampir dalam hitungan kedip, iklan digital hadir mengganjal di antara kita dan konten.

Kalau gagal fokus, dalam sekejap pula kita akan terlibas pusaran konten dan tersedot arus Millenial Lifestyle Consumerism. “Diskon Tiket PP + Hotel”, “End Season Sale”, “Reprice No Ongkir”, “Cash Back 50% + Free Voucher”, and who knows what else? Tau-tau jadinya bukan ngupload konten contendernya Atta, malah panik cek bank account karena isinya tinggal segaris! Bukannya jadi tajir, kok malah bokek?

Kiat Milenial Menjinakkan Medsos Demi Kesuksesan Finansial

Kunci dari segalanya adalah FOKUS! When there’s a will, there’s a way! Kalau ngimpi jadi influencer terkaya se-Asia, ya wujudkan dong! Sebelum buka apps, susun dulu target sukses pribadi berikut timeline-nya. Memang upload konten di medsos bisa jadi stairway to heavennya kesuksesan finansial, tapi apa itu satu-satunya cara?

Be resourceful, browse semua kiat sukses finansial yang bertebaran di internet dari sekarang. Jangan kira set up coffee shop cuma satu-satunya cara buat jadi kaya. Segelintir savvy milenials sudah merambah beragam portfolio investasi yang effortless dan minim resiko, dari digital startup hingga reksa dana. Masa sih? Bukannya reksa dana itu “complicated” ya? Hahaha… Gosip tuh! Makanya, cek sendiri dong di www.ajaib.co.id . Manajer Investasi-mu siap melayani!

Share to :
Tags: , , , ,
Artikel Terkait