Miliki Saham TLKM dan Emiten Telekomunikasi Lainnya

Miliki Saham TLKM dan Emiten Telekomunikasi Lainnya

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. masuk dalam daftar perusahaan (emiten) unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI). harga saham dengan kode TLKM ini terus naik, apakah ini menjadi sinyal positif?

Sebagian investor pemula terkadang bingung ketika ingin membeli saham. Ingin saham unggulan (blue chip) tetapi harganya tinggi dan modal minim. Ingin saham harga terjangkau tetapi performa emiten kurang begitu bagus.

Padahal jika dilihat dengan teliti, tak sedikit saham dengan harga terjangkau dan memiliki performa bagus. Bagus dari sisi keuangan, prospek pertumbuhan, hingga kapitalisasi pasar tertinggi selama beberapa bulan.

Setelah itu lihat harganya. Emiten berperforma bagus tidak memiliki harga saham yang naik turun secara signifikan. Sebaliknya, harga saham yang naik perlahan dari waktu ke waktu patut dipertimbangkan.

Kriteria saham di pasar modal seperti itu biasanya menarik investor. Jika kamu tertarik, saham dari sektor telekomunikasi layak dimiliki.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)

Saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyediakan jasa dan jaringan telekomunikasi ini wajib Anda pertimbangkan. Pasalnya, saham TLKM masuk dalam jajaran Indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia (BEI) alias saham unggulan. Indeks ini selalu diperbarui BEI setiap enam bulan sekali.

Tak heran TLKM mencatatkan pertumbuhan pendapatan 7,72% menjadi Rp69,34 triliun periode Semester I-2019. Pun harga saham TLKM perlahan-lahan melejit. Kini saham berada pada kisaran Rp4.290. Jika kamu membeli satu lot, transaksi minimal yang berisi 100 lembar, berarti harga untuk membeli saham TLKM yang kamu keluarkan cuma Rp429.000. Terjangkau kan?

Harga saham TLKM masih memiliki kemungkinan naik. Karena tak ada lagi “perang” harga antar provider. Ditambah lagi permintaan komunikasi jarak jauh melalui data internet kian besar. Emiten juga berkesempatan membukukan laba yang lebih tinggi karena kondisi keuangannya sehat.

PT Indosat Tbk. (ISAT)

ISAT tak ingin kalah dari saudaranya, TLKM. ISAT membukukan pertumbuhan pendapatan 11,08%, yaitu Rp12,29 triliun pada Semester I-2019. Hal itu diikuti pula dengan harga saham.

Kinerja bisa terus menanjak karena emiten memperluas jaringan 4G dengan membangun BTS di beberapa kota tahun ini. Untuk membeli ISAT, kamu hanya merogoh kocek Rp3.740. Kapan lagi punya saham ISAT hanya bermodal Rp374.00 per lot!? Gas pol, ya?

PT XL Axiata (EXCL)

Emiten EXCL juga membubuhkan pertumbuhan pendapatan Semester I-2019 sebesar 10,96% menjadi Rp12.26 triliun. Saat ini, EXCL sedang mengembangkan fibre optic sebagai penunjang jaringan data 4G.

Karena lebih separuh pelanggan mereka telah menggunakan jaringan 4G. Bukan tidak mungkin, hal itu membuat pendapatan emiten dan harga sahamnya pun naik. Saat ini, EXCL berada di angka Rp3.360.

Apapun pilihan saham emiten telekomunikasinya, kamu harus mempertimbangkan tujuan dan kemampuan finansial. Bandingkan harga saham TLKM, ISAT, dan EXCL dengan kinerja positif mereka. Kalau kamu menguasai analisis teknikal dan fundamental lebih bagus lagi. Namun jangan kecewa kalau perjalanannya saham turun. Karena saham cocok digunakan untuk investasi jangka panjang.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.   

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait