Bisnis & Kerja Sampingan, Investasi

Penjelasan Bursa Efek Indonesia, Bermanfaatkah Bagi Bisnis?

Bursa Efek Indonesia (BEI) atau kita kenal Indonesia Stock Exchange (IDX), merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan berinvestasi saham di Indonesia. Hingga kini, di Indonesia sudah ada lebih dari 1 juta investor di pasar modal.

Tapi tahukah kamu mengenai Bursa Efek Indonesia? Nah, jika belum, mari kita bahas sekilas mengenai BEI dan Sejarahnya. Simak yuk!

Apa Itu Bursa Efek Indonesia?

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah lembaga pemerintah yang berperan sebagai penyelenggara bursa. Artinya, BEI bertugas untuk memfasilitasi perdagangan efek di Indonesia.

BEI merupakan bursa resmi di Indonesia, sehingga bagi para perusahaan yang ingin go public di Indonesia harus melaluinya. BEI pun harus mengontrol agar proses transaksi efek yang terjadi berjalan dengan adil dan efisien.

Sejarah BEI atau IDX

Bursa Efek (pasar modal) telah ada di Indonesia sejak dari zaman penjajahan Belanda. Pasar modal di Indonesia pun pernah mengalami pasang naik di masa ini. Dalam perkembangannya, pasar modal di Indonesia pun mengalami pasang surut, sejalan dengan perkembangan sejarah bangsa Indonesia sendiri.

Karena itu sejarah bursa efek di Indonesia terbagi menjadi empat zaman. Yakni Era Penjajahan, Era Orde Lama, Era Orde Baru, dan Era Orde Reformasi.

Anggota Bursa Efek Indonesia (Sekuritas)

Saat ini, sudah ada sejumlah 108 perusahaan efek atau sekuritas yang tercatat di BEI sebagai anggota bursa. Perusahaan efek ini bermacam-macam, ada yang berfungsi baik sebagai perantara pedagang efek (PPE), penjamin emisi efek (PEE), maupun manajer investasi (MI).

Perkembangan Pasar Modal Republik Indonesia

Melalui koordinasi dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI bersama dengan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pasar modal Indonesia diharapkan akan semakin efisien dari sisi sistem penunjang perdagangan efek yang terkini. Ke depan, pasar modal Indonesia juga akan jawab tantangan di era ekonomi digital saat ini.

Dengan kembangkan produk pasar modal lebih modern, semakin matang untuk bersaing baik dalam segi literasi pasar modal, menciptakan produk yang inovatif dan berkembang, maupun dalam jalin kerja sama antar pemangku kepentingan, serta terapkan datat kelola perusahaan yang baik.

Bursa Efek Surabaya dan Jakarta, Menghasilkan Nama BEI

Setelah beberapa kebijakan dikeluarkan, Bursa Efek Jakarta mengalami kemajuan pesat. Harga saham bergerak naik cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dalam waktu singkat, yakni hingga akhir 1997 terdapat 283 emiten yang tercatat di Bursa Efek Jakarta.

Pada 30 November 2007, Bursa Efek Surabaya bergabung dengan Bursa Efek Jakarta. Namanya pun mengalami perubahan menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang digunakan hingga kini.

Itulah sekilas mengenai BEI dan sejarahnya. Jika kamu tertarik untuk berinvestasi di dalamnya, kamu bisa menghubungi perusahaan efek yang terdekat di tempat kamu.

Dengan berinvestasi saham di BEI, tentunya kamu turut serta melancarkan iklim perekonomian di Indonesia, jadi tunggu apa lagi? Yuk nabung saham!


 Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait