Bisnis & Kerja Sampingan

Merger Adalah Kunci Ekspansi Bisnis, Simak Alasannya

pengertian merger

Ajaib.co.id – Merger adalah kata yang sering kita dengar dalam pemberitaan dunia bisnis. Aktivitas ini sendiri biasanya dilakukan untuk mencapai unit usaha yang lebih luas lagi. Ada sejumlah perusahaan yang terkenal merupakan hasil merger dan meraih kesuksesan seperti Bank Mandiri.

Mungkin kamu sering mendengar istilah merger, namun kurang paham dengan pengertian merger itu sendiri. Umumnya orang mengartikannya hanya sebagai penggabungan antara dua perusahaan dengan tujuan tertentu. Meski demikian, ada perbedaan antara proses merger dengan akuisisi dan konsolidasi yang selama ini kerap disamakan oleh publik.

Pendeknya, pengertian merger adalah suatu proses penggabungan dua perseroan dimana salah satu perseroan tetap berdiri dan menggunakan nama perseroannya. Sementara itu perseroan yang lain lenyap dimana semua kekayaannya dimasukkan ke dalam perseroan yang tetap berdiri tersebut.

Ada juga yang menyebutkan bahwa pengertian merger adalah penggabungan dari dua bentuk perusahaan menjadi satu, dimana perusahaan yang melakukan merger, nantinya akan mengambil alih semua aset dan kewajiban perusahaan yang akan menerima merger.

Merger Adalah Upaya Membangun Perusahaan Menjadi Lebih Besar, Kok Bisa?

Proses merger suatu perusahaan adalah hal yang normal terjadi. Bukan hanya perusahaan kecil yang melakukannya, bahkan perusahaan besar dan terkenal sekalipun pasti pernah dan perlu melakukannya. Biasanya perusahaan perlu melakukan penggabungan ini karena berbagai alasan baik internal maupun ekstrenal.

Alasan yang umum menjadi landasan proses terjadinya merger adalah untuk meningkatkan dana, teknologi, pertumbuhan perusahaan dan masih banyak lagi. Unsur kesehatan perusahaan memang menjadi faktor utama dalam tindakan ini.

Ambil contog merger yang dilakukan pemerintah terhadap empat bank plat merah pasca reformasi. Penggabungan dilakukan dengan kombinasi Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) sehingga menjadi perusahaan yang baru, Bank Mandiri saat ini.

Hasilnya, perusahaan yang bergerak di bidang perbankan ini sekarang memiliki aset terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu dengan kinerja yang optimal. Ada banyak contoh proses penggabungan perusahaan yang berhasil meningkatkan kinerjanya namun banyak juga yang gagal.

Merger adalah salah satu cara dalam melakukan ekspansi eksternal perusahaan yang dilakukan dengan cara menggabungkan dua perusahaan atau lebih. Disisi lain, hanya ada satu nama perusahaan yang tetap berdiri sedangkan perusahaan lainnya bubar atas dasar hukum tanpa likuidasi terlebih dahulu. Semua aktiva dan pasiva perusahaan yang dilebur akan beralih ke perusahaan yang bertahan.

Adapun beberapa pengertian merger menurut para ahli, supaya bisa memahami pengertian merger, antara lain :

Abdul Moin

Analis ekonom senior Abdul Moin (2003) mengatakan pengertian daripada merger adalah penggabungan sebanyak dua perusahaan atau lebih yang kemudian nantinya hanya ada satu perusahaan yang berkedududukan tetap sebagai badan hukum, sementara yang lainnya menghentikan aktivitasnya.

Perusahaan yang nantinya akan dibubarkan ini akan mengalihkan aktiva dan kewajibannya ke perusahaan yang mengambil alih perusahaan sehingga perusahaan yang kemudian mengambil alih akan mengalami peningkatan aktiva.

M.E. Hitt

Menurut ahli M.E. Hitt, merger adalah suatu bentuk strategi bisnis yang diterapkan dengan menggabungkan antara dua atau lebih perusahaan yang mana perusahaan ini menyetujui untuk menyatukan kegiatan operasionalnnya dengan basis yang relatif seimbang. Ini dlakukan perusahaan karena sumber daya dan kapabilitas yang secara bersama-sama dapat menciptakan keunggulan yang kompetitif yang lebih kuat.

Zaki Baridwan

Menurut ekonom dan pengamat Zaki Baridwan (Hamid 1998), sebuah merger adalah proses pengambilalihan sebuah bentuk saham yang dilakukan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lain dimana perusahaan yang sahamnya diambil alih tersebut tidak lagi menjadi perusahaan yang berdiri sendiri, namun sudah berbaur dalam bagian dari perusahaan yang telah mengambil alih.

Floyd A. Beams dan Amir Abadi Yusuf

Menurut ahli Floyd A. Beams dan Amir Abadi Yusuf (2000), arti dari merger adalah proses pengambilalihan yang dilakukan oleh suatu perusahaan terhadap seluruh operasi dari entitas usaha lain dimana entitas yang telah diambilalih tersebut kemudian akan dibubarkan.

Berbagai Jenis Merger Sesuai dengan Prosesnya

Namun pada praktinya, ada berbagai jenis merger yang berlaku di dunia bisnis. Perbedaannya bisa dilihat seperti proses merger yang dapat dikelompokkan ke dalam empat jenis, antara lain sebagai berikut:

  • Merger Horizontal

Merger horizontal adalah proses merger yang mana nantinya akan menggabungkan dua perusahaan atau lebih dengan bentuk atau jenis usahanya masih sama. Misalkan saja, merger perusahaan antara perusahaan tekstil, merger antara perusahaan makanan dan banyak lagi.

  • Merger Vertikal

Merger vertikal adalah sebuah proses merger yang meleburkan beberapa perusahaan yang saling berhubungan. Miisalkan saja dalam alur produksi yang berurutan, contohnya perusahaan baja merger dengan perusahaan transportasi.

  • Konglomerat

Konglomerat adalah merger yang menggabungkan beberapa perusahaan dan menghasilkan produk yang sudah tidak ada kaitanya satu sama lainnya. Misalnya perusahaan perusahaan makanan yang melakukan merger dengan perusahaan transportasi.

Adapun tujuan dari konglomerat ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan sebuah badan usaha dengan cara saling bertukar saham antara perusahaan yang selanjutnya akan dileburkan..

  • Merger Kon Generik

Merger Kon Generik adalah proses merger yang mana nantinya akan menggabungkan dua perusahaan atau lebih dalam bentuk usahanya yang masih erat kaitannya, namun berbeda produk. Misalkan saja, merger antara Bank dengan perusahaan permodalan.

Tujuan Merger Perusahaan, Semuanya Demi Cuan

Secara umum, bisa dikatakan jika merger adaah upaya untuk mengembangkan perusahaan dan tentu saja menghasilkan keuntungan lebih banyak. Meski demikian, ada banyak alasan tertentu pengelola perusahaan kemudian memutuskan untuk melakukan penggabungan.

Namun secara pasti merger bertujuan membuat perusahaan semakin kuat dan dan kokoh dalam menapaki bisnisnya kedepan. Berikut adalah tujuan yang kerap menjadi alasan dilakukan penggabungan perusahaan tersebut.

  • Pertumbuhan atau Diversifikasi

Sebuah perusahaan bisa melakukan merger ataupun akuisisi jika perusahaan ingin bertumbuh secara lebih cepat, baik dari segi ukuran, pasar saham, maupun dalam diversifikasi usaha.

  • Meningkatkan Dana

Apabila perusahaan berkeinginan melakukan ekspansi secara internal pasti akan membutuhkan dana, oleh dari sebab itu, maka kebutuhan dana tentunya dapat diperoleh dengan melakukan ekspansi eksternal, yakni dengan menggabungkan diri pada perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi.

  • Menciptakan Sinergi

Adapun salah satu tujuan dalam melakukan merger adalah guna mencapai suatu sinergi yang menghasilkan tingkat skala ekonomi. Sinergi akan terlihat jelas saat perusahaan melakukan peleburan dengan bisnis yang berbentuk usaha yang sama karena dapat melakukan efisiensi dalam hal tenaga kerja dan fungsinya.

  • Pertimbangan Pajak

Dalam pengeluaran untuk biaya pajak bisa saja kamu mengakibatkan sebuah kerugian bagi suatu perusahaan. Pada perusahaan yang mengalami kerugian pajak dapat meleburkan diri dengan perusahaan yang menghasilkan laba dalam memanfaatkan kerugian pajak. Untuk hal ini perusahaan yang melakukan akuisisi akan menaikkan kombinasi pendapatan sesudah pajak dengan melakukang pengurangan pendapatan sebelum pajak dari perusahaan yang telah diakuisisi.

  • Meningkatkan Keterampilan Perusahaan

Suatu perusahaan mampu mengalami kesulitan dalam melakukan pengembangan karena kurangnya keterampilan dalam hal manajemen dan teknologi. Agar dapat mengatasi masalah, maka suatu perusahaan dapat bergabung dengan perusahaan lainnya yang memiliki manajemen dan teknologi yang mencukupi.

Perbedaan Merger dan Akuisisi

Banyak orang kerap menyamakan antara proses merger dan akuisisi padahal sebenarnya kedua hal itu sangat berbeda. Meskipun sekilas sama namun dampak yang dirasakan oleh internal perusahaan yang terkena proses merger dan akuisisi jelas berbeda.

Hal ini karena akuisisi adalah proses pengambilalihan perusahaan yang dilakukan dengan cara membeli saham mayoritasnya. Perusahaan yang membeli saham ini kemudian akan menjadi pengendali perusahaan yang dibeli sahamnya.

Berbeda dengan konsolidasi dan merger yang menghilangkan eksistensi perusahaan yang melakukan peleburan, akuisisi tetap mempertahankan eksistensi kedua perusahaan. Jadi, tidak ada perusahaan yang hilang, keduanya tetap berdiri sebagai badan hukum yang terpisah.

Contoh dari proses akuisisi perusahaan ialah seperti yang dilakukan oleh Phillip Morris Ltd mengambil saham mayoritas dari PT HM Sampoerna di tahun 2005. Kedua perusahaan ini tetap eksis meskipun menjadi satu entitas yang sama. Demikian pula yang dilakukan oleh Facebook terhadap Whatsapp dan Instagram merupakan proses akuisisi.

Contoh Penerapan Merger di Dunia Bisnis Lokal

Memahami proses merger adalah hal yang mustahil tanpa contoh kasus yang nyata. Untuk memudahkanmu, termasuk pula membedakannya dengan proses, akuisisi maka berikut adalah contoh proses merger yang dilakukan oleh perusahaan di Indonesia.

  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Adanya penggabungan PT. Ciputra Property dan PT Ciputra Surya Tbk atau merger perusahaan dengan Perusahaan besar yaitu PT Indofood Sukses Makmur Tbk. PT. Indofood melakukan pengabungan dan merger dengan berbagai cabang yang akan memperluas dan memperbesar bursa jaringan perluasan kawasan mereka.

  • Bank Mandiri

Sebelum akhirnya menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia, Bank Mandiri merupakan sebuah perusahaan merger yang terbentuk dari bank Exim, bank BBD atau bank Bumi Daya, bank Bapindo dan bank Dagang Negara. Keempat bank tersebut mengalami kesulitan dan krisi hingga melakukan keputusan untuk melakukan proses merger dan membentuk suatu konsolidasi. Penggabungan keempat bank tersebut menjadi sebuah bank yang saat ini menjadi salah satu bank yang terbesar dan terpercaya yaitu bank Mandiri.

  • Bank CIMB Niaga

Terbentuknya salah satu perusahaan merger di bidang lembanga keuangan atau bank CIMB Niaga adalah hasil dari merger bank Niaga dan bank Lippo pada tahun 2008. Ini merupakan penyatuan dimana adanya sebuah bank yang relatif lebih kecil deibandingkan dengan bank lainnya. Kedua bank tersebut, bank Niaga dan bank Lippo melakukan merger dengan tujuan utama agar bisa memperkuat keberadaan mereka di dalam persaingan global.

Karena bank Lippo lah yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan bank Niaga, jadi bank Lippo merelakan sahamnya dan menanam di bank Niaga, dengan adanya perjanjian bagi hasil dengan kesepakan tertentu yang telah sebelumnya di setujui oleh kedua belah pihak bank tersebut. Dan pada akhirnya memutuskan untuk mengubah namanya menjadi bank CIMB Niaga.

  • Lippo Karawaci Tbk

Perusahaan ini sebenarnya adalah salah satu perusahaan merger yang terbentuk oleh banyak perusahaan-perusahaan lainnya antara lain Aryaduta hotel, Siloam Health Care, Kartika Abadi Sejahtera, L Lippo Land Development, Metropolitan Tatanugraha, Sumber Waluyo dan Anangadipta Berkat Mulia. Penggabungannya kemudian berhasil menjadikan Lippo Karawaci yang sekarang telah berkembang di ruang lingkup real estat, perkantoran, pengusahaan gedung dan penggalian tanah.

  • Bank Danamon

Bank ini awalnya bernama Bank Kopra Indonesia yang berdiri pada tahun 1956dan berubah nama menjadi Danamon pada tahun 1976. Bank ini sempat menjadi sebuah bank devisa negara, namun pada akhirnya bank ini menjadi bank take over. Bank ini kemudian melakukan proses penggabungan dengan beberapa bank serupa misalnya saja Bank Pos Nusantara, Bank Risjad Salim Internasional, Bank Tiara, Bank Jayabank International, Bank Nusa Nasional, dan Bank Duta. Proses merger ini dinilai sukses dan menjadikan Bank Danamon sebagai salah satu bank terkenal seperti sekarang.

Itulah penjelasan mengenai merger, untuk lebih jelas dalam mengetahui beragam informasi ekonomi kamu bisa mengakses halaman Ajaib. Selamat mencoba!

Artikel Terkait