Analisa Saham

Mengulas Saham DMMX, Mitra RANS Entertainment

Ajaib.co.id – PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) mengumumkan kemitraan dengan RANS Entertainment untuk membangun platform pemasaran media sosial digital dan pendirian joint venture (JV), PT DMMX Rans Digital, yang akan mengelola platform tersebut.

RANS Entertainment adalah talent agency yang mengelola lebih dari 300.000 content creatordan influencer media sosial di Indonesia. Dalam kemitraan ini, DMMX, perusahaan infrastruktur pemasaran digital, bekerja sama dengan RANS Entertainment sebagai creative content creator guna meningkatkan distribusi dan jangkauan konten yang diproduksi oleh talent RANS.

Platform ini memungkinkan content creator mendapatkan eksposur yang lebih besar ke basis audiens yang lebih luas dan meningkatkan interaksi digital dengan penggemar mereka.

Pada kesempatan kali ini, mari kita bedah lebih dalam siapa itu DMMX dan bagaimana prospek bisnisnya setelah bermitra dengan RANS Entertainment.

Sekilas Tentang DMMX

DMMX merupakan perusahaan yang masih terbilang baru. Didirikan pada 15 September 2015 dengan nama PT Digital Marketing Solution lalu berganti nama menjadi PT Digital Mediatama Maxima Tbk.

Perusahaan bergerak di bidang perdagangan besar komputer dan perlengkapan komputer, piranti lunak, suku cadang elektronik, dan peralatan telekomunikasi. Selain itu, perseroan juga melakukan aktivitas jasa konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer lainnya, serta jasa informasi dan telekomunikasi lainnya.

Kegiatan usaha DMMX saat ini adalah menyediakan platform digital trade marketing dan pengiklanan berbasis cloud serta mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi lainnya. Termasuk di sini yakni penjualan pulsa, baik voucher maupun elektronik, dan penjualan kartu perdana telepon seluler.

DMMX memiliki empat jenis jasa yang diberikan kepada pelanggannya, yaitu managed service, infrastructure as a service, advertising exchange hub dan trade marketing.

DMMX baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Oktober 2019 dan meraup dana dari IPO sebesar Rp619,23 miliar melalui penjualan 2,69 miliar sahamnya dengan harga Rp230 per saham.

Namun, tidak lama setelah IPO, kinerja saham DMMX cenderung terus melemah. Harga saham DMMX bahkan turun hingga ke level gocap saat awal pandemi. Namun, setelah itu saham perseroan terus meningkat kembali.

Pada hari pengumuman kerja sama DMMX dengan RANS Entertainment, saham DMMX melesat hingga 8,70%. Kini, 24,48% saham DMMX dipegang oleh masyarakat, sedangkan dua pemegang saham terbesar lainnya yakni PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) 27,48% dan PT Jaya Distribusi Ritel 26%.

Kinerja DMMX

Pada kuartal III 2020 DMMX berhasil mengantongi pendapatan Rp347,6 miliar atau melesat 270,4% dari periode yang sama tahun lalu. Laba bersih perusahaan ini juga melonjak 235,7% yoy menjadi Rp24,8 miliar.

Pertumbuhan top-line dan bottom-line DMMX sebagian besar didorong oleh aktivitas ekspansi jaringan cloud advertising screen dan peningkatan jumlah keanggotaan outlet dari trade marketing platform milik perusahaan yakni, Pojok Bayar. Hingga September 2020, DMMX telah memasang 12.823 layar atau melesat 103,8% yoy yang mencakup 9.373 titik.

Berdasarkan laporan keuangan DMMX, pendapatan dari segmen digital trade marketing meningkat 467,8% menjadi Rp275,5 miliar. Sedangkan penjualan dari perangkat keras menyumbang Rp51 miliar atau mengalami kenaikan 66,7%, jasa pengelolaan berkontribusi Rp14,4 miliar, dan sewa pakai infrastruktur sebanyak Rp6,1 miliar, dan platform bursa iklan Rp600 juta.

Meski belum dapat menyebutkan proyeksi pendapatan hingga akhir tahun ini, tetapi DMMX berkomitmen untuk melanjutkan aktivitas penyebaran screen dan memperluas bisnis konten yang bekerja sama dengan Bumilangit.

Guna mengerek kinerja, DMMX akan bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk membantu menghadirkan berbagai layanan bernilai tambah dan produk-produk yang berguna bagi pelanggan mitra. DMMX juga telah menyerap belanja modal sebesar Rp55 miliar yang sebagian besar digunakan untuk penyebaran screen.

Dari sisi neraca, kinerja DMMX juga cukup stabil, hanya saja utangnya meningkat tajam. Berikut ini posisi neraca DMMX (dalam miliar rupiah):

Kenaikan liabilitas terutama disebabkan oleh tambahan utang jangka panjang senilai Rp55 miliar. Perseroan menambah utang pada PT Bank CIMB Niaga Tbk senilai Rp70 miliar, sedangkan pinjaman yang dilunasi pada bank yang sama senilai Rp15 miliar. Alhasil, saldonya Rp55 miliar.

Adapun, perseroan masih memiliki posisi kas bersih senilai Rp174,1 miliar. Ini memberikan banyak ruang untuk ekspansi perluasan jaringan spot iklan yang berkelanjutan.

DMMX Gencarkan Kemitraan

Sepanjang 2020 lalu DMMX cukup gesit melakukan kemitraan. Salah satunya tahun lalu yakni dengan PT Bumilangit Entertainment Corpora (Bumilangit).

Bumilangit adalah sebuah perusahaan hiburan yang mengelola +1.100 kekayaan intelektual (intellectual property/ IP) superhero komik di Asia. DMMX menawarkan platform dan keahlian digitalnya kepada Bumilangit. Seiring dengan itu, DMMX mendapatkan akses ke basis data IP Bumilangit yang memiliki potensi pengembangan luar biasa dalam hal memperkaya konten DMMX.

Imbalannya, Bumilangit akan mendapatkan peningkatan eksposur produk dan layanannya melalui platform digital DMMX yang sedang berkembang dan mengakses peluang kerja sama / bundling dengan klien DMMX.

Keduanya lalu mendirikan perusahaan patungan, yakni PT Bumilangit Digital Mediatama. Kemitraan DMMX-Bumilangit ini mulai berkembang pada kuartal III-2020 dengan mulai memproduksi konten dengan format baru berbasis IP Bumilangit.

Konten berformat baru ini ditujukan untuk menjangkau fandom buku komik Bumilangit dan menjangkau khalayak yang lebih luas. Misalnya, DMMX memperkenalkan chatbot Bumilangit di mana penggemar dapat memperoleh akses ke konten eksklusif (stiker karakter) dan hadiah (paket produk digital).

Dengan strategi itu, DMMX dan Bumilangit dapat memperoleh insight berharga tentang fandom dari tiap karekter. Hal ini akan membantu menyempurnakan strategi promosi di masa mendatang, terutama untuk lima film mendatang dalam rangkaian dunia sinematik Bumilangit.

Bisnis konten digital ini pun makin besar potensinya, terutama karena portofolio Bumilangit yang terus berkembang. Baru-baru ini juga Bumilangit mengumumkan kemitraan dengan Disney + Hotstar dan forum internet Kaskus.

Kemitraan ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan distribusi dan umpan balik proyek Bumilangit.

Adapun, DMMX-Bumilangit melalui PT Bumilangit Digital Mediatama juga berencana untuk meluncurkan serangkaian aplikasi digital untuk melengkapi pengalaman dan hype Bumilangit Cinematic Universe (BCU), termasuk mobile games dan portal komik digital.

Tidak berhenti sampai di Bumilangit, DMMX juga bermitra dengan PT Multidaya Dinamika (MDD), anak perusahaan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (Kode emiten: DIVA) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta ) untuk meluncurkan kios digital KasirKu.

Ini adalah platform transaksi mandiri untuk membeli kartu e-money dan melakukan layanan top-up. Kios digital juga dilengkapi dengan infrastruktur periklanan berbasis cloud DMMX, yang dapat menjangkau hingga 1 juta penumpang Transjakarta setiap harinya.

Inisiatif ini bertujuan untuk mempromosikan penggunaan layanan digital, khususnya untuk pembayaran dan transaksi, terutama selama periode pembatasan sosial akibat pandemi.

Solusi periklanan berbasis cloud yang ada di kios digital KasirKu akan menarik bagi perusahaan yang ingin memasarkan produknya kepada pengguna Transjakarta. Selain itu, DMMX akan menghubungkan kios ke Advertising Exchange Hub (Adex Hub), yang akan memfasilitasi konten iklan dinamis di layar.

Adapun, selama ini DMMX juga sudah bermitra dengan gerai-gerai ritel seperti Alfamart dan Indomaret, serta Sampoerna Retail Community (SRC) untuk penyediaan layanan digital cloud advertising.

Prospek Kemitraan RANS Entertainment

DMMX mendirikan anak usaha dengan nama PT DMMX Rans Digital atau DIGITRANS pada 11 Februari 2021 lalu dengan kepemilikan saham 33,33%. DMMX menggelontorkan dana Rp300 juta untuk pendiriannya.

DIGITRANS akan membangun dan mengelola platform pemasaran media sosial digital yang menggabungkan antara sumber daya yang dimiliki RANS Entertainment dengan DMMX.

DMMX memiliki infrastruktur pemasaran digital, sedangkan RANS Entertainment memiliki lebih dari 300.000 content creator dan influencer media sosial yang dapat mengembangkan konten digital. Hal ini memungkinkan konten kreatif dari RANS Entertainment bisa menjangkau audiens yang lebih luas.

Bagi DMMX, adanya kerja sama ini menambah jumlah content yang dimiliki perusahaan sehingga meningkatkan daya tarik platform perusahaan mereka. Selain itu, eksposur DMMX ke platform media sosial milik RANS Entertainment juga turut meningkat.

Saat ini, akun Instagram RANS Entertainment @rans.entertainment memiliki 1,5 juta followers, @raffinagita1717 memiliki lebih dari 50 juta followers, sedangkan channel YouTube RANS Entertainment memiliki lebih dari 19 juta subscribers.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas kemampuan pemasaran dan periklanan digital dari DMMX ke dalam lingkup lanskap media sosial yang kini sedang berkembang di Indonesia.

Dengan adanya talent segar RANS Entertainment, DMMX akan memiliki posisi tawar yang lebih baik kepada para pengiklan yang berminat untuk beriklan melalui platform DMMX.

Bagi para talent di RANS Entertainment, hal ini tentu berpeluang meningkatkan pundi-pundi rupiah dari hasil monetisasi konten mereka.

Lebih jauh dari itu, DMMX berencana untuk mengembangkan fitur dalam platform mereka yang memungkinkan para creative content creator dan influencer untuk berkolaborasi dengan brand dan perusahaan-perusahaan pengiklan untuk meningkatkan kualitas dan nilai komersial konten mereka.

Jadi, platform tersebut bakal menjadi semacam marketplace untuk ide, produk, dan layanan baru. DMMX juga akan membuka akses platform tersebut kepada para penggemar sehingga memperkaya ide-ide kreatif yang sesuai dengan keinginan pasar.

Jika berjalan lancar, strategi DMMX ini tentu berpeluang meningkatkan pertumbuhan bisnis yang makin besar bagi perseroan tahun ini. Oleh karena itu, bisa jadi apresiasi investor atas sahamnya pada awal tahun ini menjadi beralasan.

Lagi pula, bisnis digital tampaknya saat ini sedang naik daun, apalagi setelah pandemi memaksa banyak orang untuk membatasi aktivitas fisik. Strategi cerdik DMMX mungkin saja membuka peluang bagi kenaikan lebih lanjut bagi harga sahamnya. Kamu berminat?

Artikel Terkait