Analisa Saham

Mengenal GoTo: Simak Fakta-Fakta GoTo Di Sini!

Ilustrasi Goto.

Ajaib.co.id – GoTo adalah salah satu perusahaan rintisan yang akan melantai di bursa. Jika investor tertarik membeli saham IPO GoTo nantinya, pastikan investor mengenal GoTo dulu. Seperti apa bidang usahanya dan bagaimana prospek GoTo setelah melantai di bursa.

Menurut BEI saat ini terdapat 4 perusahaan rintisan atau startup yang sudah ada dalam pipeline penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Salah satunya ialah GOTO.

GoTo sempat menjadi tranding di twitter, juga perbincangan hangat di media sosial lainnya. GoTo adalah perusahaan Indonesia hasil merger atau gabungan dari startup besar Gojek dan Tokopedia. Keduanya resmi bergabung dan mengumumkannya ke khalayak ramai pada 17 Mei 2021 di Jakarta.

Bergabungnya unicorn terbesar di Indonesia ini memang menghebohkan banyak pihak. Pasalnya setelah merger, valuasi dari kedunya menjadi begitu tinggi, mencapai US$18 miliar. Nilai tersebut didapatkan dari hasil putaran dana milik Gojek pada 2019 dan Tokopedia di awal 2020. Bahkan CB Insights memperkirakan nilai valuasi tersebut akan terus meningkat hingga mencapai US$40 miliar setelah bergabung.

GoTo Resmi Melakukan IPO di Maret 2022

Pada Selasa 15/3/2022 lalu, startup decacorn ini sudah mulai proses IPO melalui Electronic Initial Public Offering (e-IPO). IPO saham GOTO ini mengincar dana setidaknya Rp 15,2 triliun (US$ 1,1 miliar), dengan tambahan Rp 2,3 triliun (US$ 160 juta) dari greenshoe. Dalam IPO ini, PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk juga akan menawarkan sebanyak 48 miliar jumlah saham baru Seri A dengan kemungkinan ditingkatkan sampai sebanyak-banyaknya 52 miliar lembar saham baru dan mewakili hingga 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor setelah selesainya IPO (tidak termasuk saham tambahan dari opsi penjatahan lebih).

Rentang harga IPO GOTO untuk IPO ditetapkan sebesar Rp316 – Rp346 per saham. Sehingga kapitalisasi pasar ketika pencatatan saham di BEI diperkirakan mencapai antara Rp376,6 triliun (US$ 26,2 miliar) dan Rp 413,7 triliun (US$ 28,8 miliar), menjadi salah satu yang tertinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah ADRO, BUKA dan MTEL

Anna Lora selaku Direktur Utama Ajaib Sekuritas Asia mengatakan bahawa IPO GoTo menjadi angin segar untuk tumbuhnya ritel investor baru dari berbagai kalangan. Termasuk para mitra pengemudi hingga pengusaha UMKM online untuk turut ambil bagian untuk memiliki sahamnya.

Fakta-Fakta Tentang GoTo

Dilansir dari laman resmi GoTo terdapat beberapa fakta menarik agar kamu lebih mengenal GoTo, di antaranya:

  1. Berdasarkan pemberitaan Bloomberg valuasi GoTo setelah merger menjadi US$18 miliar atau setara Rp256,5 triliun
  2. Pada tahun 2020 total Gross Transaction Value (GTV) GoTo US$22 miliar secara Grup
  3. Pada tahun 2020 jumlah transaksi GoTo mencapai 1,8 miliar
  4. Per Desember 2020 ada 1 juta mitra driver yang terdaftar
  5. Per Desember 2020 ada 11 juta mitra usaha (merchant)
  6. 100 juta pengguna aktif GoTo 100 juta setiap bulannya (Monthly Active User/MAU)
  7. GoTo berkontribusi sebesar 2% kepada total PDB Indonesia pada 2020
  8. Nilai IPO yang ditargetkan GoTo senilai US$35 – US$40 miliar atau setara Rp498,75 – 570 triliun.
  9. Beberapa emiten di bursa yang terafiliasi dengan GoTo diantaranya adalah ASII, TLKM, ARTO, BFIN, MPPA, MLPL, dan BIRD

IPO GoTo berpotensi mampu menarik minat investor besar dan kecil. Antusiasme terhadap IPO GoTo diproyeksi akan tinggi karena aplikasi GoTo banyak digunakan dan sangat dikenal masyarakat luas. Ada kemungkinan saham-saham yang terafiliasi dengan GoTo tersebut juga berpotensi mendapatkan keuntungan dari IPO GoTo.

Dengan melakukan IPO, perusahaan GoTo menunjukkan optimismenya dalam melantai di bursa dengan memanfaatkan skema greenshoe option dan hak suara multipel atau multiple voting shares (MVS) pada proses IPO. Sehingga mereka bisa memberikan rasa aman dan untuk menjaga kepercayaan para investor.

Gelaran IPO perusahaan-perusahaan decacorn dan unicorn di Indonesia ini juga menjadi salah satu hal yang menunjukkan pertumbuhan yang positif dalam perusahaan teknologi dan ekonomi dari berbagai bidang. Hal ini juga mendorong lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan rintisan untuk memajukan bisnis melalui gelaran IPO.

Pesan Saham IPO Melalui Sistem E-IPO di Ajaib

Saat ini, GOTO telah melakukan penawaran awal melalui e-IPO, di mana masa penawaran ini telah berjalan sejak 15 Maret 2022 dan akan berakhir pada 21 Maret 2022. Di bawah ini adalah jadwal sementara e-IPO perusahaan GoTo:

  • Masa Penawaran Awal: 15-21 Maret 2022
  • Perkiraan Tanggal Efektif: 25 Maret 2022
  • Perkiraan Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 29-31 Maret 2022
  • Perkiraan Tanggal Penjatahan: 31 Maret 2022
  • Perkiraan Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik: 1 April 2022
  • Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham di BEI: 4 April 2022

Nah, bagi kamu yang ingin menjadi salah satu investor saham GoTO, maka kamu bisa melakukan pemesanan saham melalui Ajaib! Pemesanan ini masih berlangsung hingga tanggal 21 Maret 2022. Sehingga, kamu masih ada waktu untuk melakukannya sekarang. Nah, bagaimana cara memesan saham GoTo melalui e-IPO di Ajaib? Simak cara lengkapnya di sini.

Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai pesan dan beli saham GoTo mu sekarang juga di Ajaib dan dapatkan keuntungan dari saham perusahaan decacorn satu ini!

Artikel Terkait