Dunia Kerja

Paklaring: Kunci Pencairan Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan

Paklaring adalah surat resmi pernyataan masa kerja dan kondisi seseorang yang dirilis perusahaan, dan menjadi dokumen kunci pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan

Ajaib.co.id – Di tengah badai gelombang perumahan karyawan dan PHK di dunia, khususnya Indonesia, krisis ekonomi yang sudah mulai meradang sejak tengah tahun lalu akibat perang dagang global, kini semakin terasa menghantui masyarakat luas. Jika kamu adalah salah satu dari mereka, kesampingkan dulu rasa stress, segera luangkan waktu untuk menyiapkan paklaring, karena akan menjadi salah satu solusi jitu bagi problem finansial yang mendadak kamu hadapi gara-gara pandemi yang disebut Pak Jokowi sebagai bencana Non-Alam ini.

Apakah Itu Paklaring?

Paklaring adalah sebuah surat keterangan yang kontennya berupa pernyataan resmi bahwa seorang tenaga kerja pernah bekerja di suatu lembaga atau badan usaha, dengan posisi atau jabatan tertentu selama masa kerja yang tertentu pula.

Informasi mengenai kapan tenaga kerja itu mulai bekerja hingga akhir masa kerjanya juga bisa dibaca pada surat paklaring. Rincian keterangan lainnya mengenai tenaga kerja itu pun bisa dilihat di isi surat yang resmi dirilis oleh perusahaan pada saat masa kerja seorang tenaga kerja telah berakhir.

Manfaat Surat Paklaring

Banyak sekali manfaat nyata yang dapat diperoleh seorang tenaga kerja yang baru di-PHK dengan memiliki surat keterangan ini untuk berbagai keperluan. Di antaranya adalah:

1.   Sebagai surat bukti pengalaman kerja dan memberikan kinerja yang baik sesuai ekspektasi perusahaan selama masa kerja.

2.   Menjadi surat pengalaman kerja dan dokumen lamaran kerja, agar mendapat peluang lebih besar untuk diterima di tempat kerja baru. Walaupun tidak semua perusahaan meminta surat paklaring sebagai syarat melamar kerja, sebagian besar pelamar yang sudah punya jam terbang tinggi untuk posisi supervisor ke atas akan dimintai surat ini, sebagai bukti pendukung bahwa kamu pernah bekerja di perusahaan yang tertera di CV, dan umumnya surat tersebut wajib dilampirkan bersama CV, atau setelah tes wawancara selesai.

3.   Bukti yang menegaskan bahwa tidak pernah menerima pemecatan karena keterlibatan dalam hal yang sifatnya merugikan perusahaan.

4.   Bukti bahwa tenaga kerja tersebut memang melakukan proses pengunduran diri karena inisiatif pribadi dan bukan karena pelanggaran.

5.   Persyaratan kelengkapan untuk pencairan dana JHT Jamsostek BPJS Ketenagakerjaan.

6.   Sebagai syarat pengajuan beasiswa jalur profesional, guna melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi seperti S2 dan S3, yang wajib dilampirkan bersama surat rekomendasi dari mantan atasan kamu.

7.   Persyaratan kelengkapan dokumen pendukung bagi pengajuan pinjaman kredit ke bank, selain bukti salinan slip gaji. Baik itu Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit Kendaraan Bermotor (KRB), hingga Kredit Pemilikan Rumah (KPR), semuanya membutuhkan surat paklaring.

8.   Kamu juga bisa menggunakan surat ini sebagai persyaratan kelengkapan dokumen pendukung bagi pembuatan kartu kredit, yang bisa menambah tingkat kredibilitas kamu.

Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Manfaat ke-5 itulah yang akan bisa menjadi solusi bagi problem finansial yang sedang kamu hadapi saat ini. Walaupun mungkin saat ini kamu belum berhasil mendapatkan pekerjaan baru, setidaknya kamu bisa mengurus pencairan dana JHT Jamsostek BPJS Ketenagakerjaan milikmu, agar bisa digunakan sebagai dana tahanan selama periode krisis pandemi.

Jika surat itu sedemikian pentingnya, apa sih konsekuensinya jika kamu tidak mengantongi surat paklaring saat masa kerjamu telah habis? Kamu akan kehilangan uang iuran yang selama masa kerjanya dipotongkan dari gaji tiap bulannya untuk membayar BPJS Ketenagakerjaan.

Supaya datanya tetap valid dan sah, surat penting ini harus dilegalisir oleh perusahaan yang bersangkutan. Kemudian digandakan atau difotokopi supaya dana JHT bisa dicairkan 100%. Maka, saat membuat surat ini lebih baik sekaligus digandakan dan langsung dilegalisir pada saat kamu sedang mengurus surat ini.

Bagi karyawan yang melakukan resign sebelum tahun 2015, proses legalisir dari perusahaan saja sudah cukup. Namun, proses legalisir harus dilanjutkan ke dinas tenaga kerja yang menaungi perusahaan tersebut, apabila proses resign dilakukan setelah tahun 2015. Guna mendapatkan legalitas, maka data tanggal akhir masa kerja yang tertera di surat paklaring haruslah sama dengan yang tertera di dokumen kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Persyaratan Mendapatkan Surat Paklaring

Persyaratan minimum yang harus kamu penuhi sebagai tenaga kerja agar perusahaan tempatmu bekerja bisa mengeluarkan surat paklaring adalah: masa kerja minimal satu tahun. Di samping itu, jika kamu yang memutuskan resign, maka kamu wajib menyelesaikan semua bentuk tanggung jawabmu terlebih dahulu, sebelum berhenti bekerja. Terakhir, penyebab berakhirnya masa kerja kamu bukanlah karena dipecat, melainkan keluar secara baik-baik.

Solusi Jika Perusahaan Tidak Memberikan Surat Keterangan Kerja

Strategi yang harus kamu lakukan apabila perusahaan tempat kamu bekerja tidak bersedia merilis surat paklaring, adalah memintanya kepada perusahaan secara baik-baik, menjelaskan bahwa kamu memahami hal-hal yang menjadi pertimbangan perusahaan, namun di saat yang bersamaan juga memberikan pengertian pada perwakilan perusahaan bahwa proses kamu keluar dari pekerjaan adalah dengan cara yang baik.

Jangan buang-buang waktu untuk stress, karena mengurus perilisan paklaring akan membutuhkan energi, fokus dan ketelitian kamu. Jika pengurusannya sudah selesai, maka kamu akan semakin dekat dengan dana Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi hak kamu.

Dengan begitu, masalah finansialmu akan menemukan solusi, bahkan juga bisa terus mengembangkan portfolio investasimu dengan platform investasi yang multifungsi seperti Ajaib, yang memungkinkan investasi saham dan reksa dana sekaligus dalam 1 aplikasi, biaya beli saham s/d 50% lebih murah, dan daftar 100% online tanpa biaya minimum.

Ajaib adalah pilihan super smart bagi investor Milenial karena telah mendapat penghargaan dari Asia Forbes, Fintechnew Singapore, Dunia Fintech dan Top 10 Startups from Y Combinators TechCrunch.

Artikel Terkait