Bisnis & Kerja Sampingan

Memahami Inventory Turnover, Strategi Mencapai Target Penjualan

inventory-turnover

Ajaib.co.id – Mencapai target penjualan merupakan tujuan utama dalam berbisnis. Di mana, setiap perusahaan harus menerapkan strategi yang tepat agar dapat mewujudkan hal ini. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengukur sejauh mana efektivitas dari penjualan yang dilakukan mengacu pada ketersediaan stok barang, hal ini yang disebut dengan istilah inventory turnover dalam dunia bisnis.

Di mana dalam inventory turnover ini, harus ada keseimbangan antara ketersediaan stok dengan permintaan. Jika persediaan terlalu banyak, maka biaya penyimpanan akan menjadi besar. Sementara persediaan yang terlalu sedikit berisiko menghilangkan peluang penjualan.

Lalu, seberapa penting penerapannya dalam mendukung target penjualan? Yuk, simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Inventory Turnover?

Inventory turnover merupakan kegiatan untuk mengukur berapa kali persediaan terjual dalam setahun. Sederhananya, dapat mengukur seberapa cepat perusahaan dalam menjual persediaan dan bagaimana analisa untuk membandingkan dengan rata-rata industri. Di mana, rasio turnover yang rendah menunjukkan bahwa penjualan juga lemah sehingga memungkinkan persediaan berlebih atau overstocking.

Hal ini juga menunjukkan masalah terkait barang yang ditawarkan untuk dijual karena strategi pemasaran yang sedikit atau kurang baik. Begitu juga ketika rasio turnover tinggi menunjukkan bahwa penjualan kuat atau inventaris yang tidak mampu mencukupi. Hal ini berarti rasio turnover tinggi menjadi rasio yang ideal.

Walaupun begitu, di lain waktu terkadang rasio inventory turnover rendah juga dapat menjadi indikasi yang baik. Salah satu contohnya saat harga diperkirakan bakal naik sehingga persediaan sebelumnya dapat memenuhi permintaan yang meningkat cepat maupun saat kekurangan diantisipasi.

Peran Inventory Turnover yang Sangat Penting

Bukan tanpa alasan jika inventory turnover menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan penjualan. Hal ini karena peran inventory turnover yang memberikan sejumlah manfaat bagi keberlangsungan bisnis. Adapun peran penting yang memberikan manfaat tersebut di antaranya:

Dapat Membantu Mengukur Key Performance Indicator atau KPI

Salah satu hal penting yang mempengaruhi keberhasilan sales mengacu pada key performance indicator adalah dengan menerapkan inventory turnover. Di mana, inventory turnover akan menentukan apakah nantinya penjualan yang dilakukan mampu memenuhi target performa sesuai harapan atau tidak. Hal ini juga menyangkut kinerja sumber daya manusia di sebuah perusahaan.

Membantumu Menentukan Keputusan Bisnis

Keputusan bisnis memberikan dampak bagi keberlangsungan bisnis ke depannya. Di mana, inventory turnover bisa menjadi acuan dalam memantau perputaran stok secara akurat. Pelaku bisnis bisa mendapatkan gambaran secara baik pada inventaris. Dengan begitu, keputusan dalam melakukan pembelian bisa lebih cerdas, menjaga barang dagangan terus bergerak, hingga mampu menjual lebih banyak produk kepada pelanggan.

Adapun hal yang menjadi bagian dari keputusan bisnis di antaranya:

  • Menentukan barang apa saja untuk diproduksi atau dipesan.
  • Memutuskan barang apa saja yang perlu dipindahkan ke bagian penjualan lain.
  • Membuat daftar bahan baku apa saja untuk dipesan sebelumnya sehingga dapat memberikan cukup waktu pada proses pembuatan, produksi, hingga pengiriman.

Selain itu, menilai kinerja bisnis dapat dilakukan dengan mengetahui seberapa cepat sebuah produk terjual, seberapa efektif dapat memenuhi permintaan pasar, serta bagaimana performa penjualannya jika dibandingkan kompetitor. Dengan begitu, perusahaan bisa melakukan evaluasi terkait efektivitas produk yang menjadi sumber dari pendapatan utama.

Cara Menghitung Rasio Inventory Turnover

Rasio inventory turnover merupakan rasio yang merinci seberapa banyak persediaan terjual dalam suatu periode. Di mana, hal ini menyangkut penghitungan dengan menggunakan rumus:

Rasio inventory turnover = harga pokok barang ÷ rata-rata barang

Di mana, mengukur inventory turnover mampu membantu kamu dalam mencapai keseimbangan secara tepat antara tingkat inventaris dan juga permintaan. Pasalnya, ada banyak kesalahan yang terjadi ketika memiliki terlalu banyak persediaan dengan menghabiskan ruang inventaris tanpa adanya hasil penjualan yang diperlukan dalam membenarkan inventaris yang begitu besar.

Selain itu, persediaan yang terlalu sedikit dampaknya akan memberi pelanggan terlalu sedikit pilihan. Pelanggan bisa saja lebih memilih untuk berbelanja ke tempat lain dengan banyaknya pilihan. Ditambah, memantau inventory turnover secara cermat juga bisa membantu kamu menemukan solusi secara efektif terkait dua skenario yang tidak menguntungkan nantinya.

Batasan dari Inventory Turnover

Pada dasarnya, rasio inventory turnover ini menyangkut jumlah yang sesuai, apakah terlalu sedikit atau terlalu banyak. Walaupun rasio inventory turnover lebih tinggi berarti rasio cenderung lebih baik, namun hal ini tidak selamanya benar.

Ketika rasio turnover terlalu tinggi, maka bisa jadi perusahaan tidak memiliki cukup persediaan untuk unit yang dimaksud. Hal ini juga ditambah dengan adanya penundaan pengiriman.

Ada banyak faktor yang bisa memberikan pengaruh pada perputaran persediaan dan banyak juga dari faktor tersebut membenarkan tingkat perputaran lebih rendah. Di mana, membandingkan bisnis berada pada dua industri berbeda, tidak akan menghasilkan sesuatu.

Justru, saat bisnis berada di industri sama, maka perusahaan perlu mempertimbangkan berbagai aspek terkait seperti lokasi ritel, logistik pengiriman, hubungan vendor, dan masih banyak faktor lainnya.

Pada dasarnya, inventory turnover dapat menjadi salah satu indikator untuk digunakan dalam memeriksa apakah performa penjualan sudah sesuai target yang ditentukan. Hal ini yang akan menjadi acuan perusahaan untuk mempertahankan kinerja bagusnya atau memperbaiki kinerja yang kurang memuaskan.

Apalagi inventory turnover memberikan banyak manfaat bagi keberhasilan bisnis sehingga penting untuk diketahui jika ingin memulai bisnis yang bisa menghasilkan keuntungan. Sama halnya dalam berinvestasi, dibutuhkan strategi yang tepat untuk bisa menghasilkan keuntungan sesuai harapan. Di mana, saat kamu mengalami kerugian akan ada evaluasi yang dilakukan.

Apakah hal yang membuat investasi justru menghasilkan risiko. Dengan begitu, saat ada masalah serupa di masa mendatang, kamu sudah memiliki solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Salah satu instrumen investasi yang dapat menjadi pilihan untuk memulainya adalah saham. Di mana, instrumen ini memberikan keuntungan dari nilai yang diinvestasikan khususnya secara jangka panjang.

Apalagi investasi saham kini bisa dilakukan semakin mudah dengan menggunakan smartphone melalui aplikasi Ajaib. Ajaib merupakan media investasi online yang dapat membantu kamu berinvestasi saham secara aman dan nyaman. Kamu bisa membuat rekening saham secara online melalui aplikasi untuk langsung bertransaksi saham.

Ada banyak emiten saham yang bisa dipilih dengan melakukan analisa terlebih dahulu sehingga kamu bisa mengetahui saham-saham mana saja yang bisa menghasilkan keuntungan. Dengan berinvestasi di aplikasi Ajaib, kamu bisa merencanakan keuangan untuk kebutuhan di masa mendatang secara aman dan mudah.

Jadi tunggu apalagi? Yuk, mulai investasi saham secara mudah dengan download aplikasi Ajaib di smartphone kamu dan hasilkan keuntungan sekarang.

Artikel Terkait