Investasi

Kerugian Investasi Saham? Minimalisir dengan 10 Cara Ini!

Seorang wanita terkejut melihat kerugian investasi di layar laptopnya

Kerugian investasi saham adalah hal yang pasti terjadi dan sulit dihindari. Bahkan para investor profesional dan spekulator investasi yang berpengalaman sekali pun telah berkali-kali menghadapi kerugian investasi. Namun, orang-orang hebat tersebut memiliki rahasia untuk keluar dari kerugian investasi, bahkan berakhir dengan capital gain. Rahasianya adalah belajar dari kesalahan yang mereka lakukan dan memodifikasi tindakan mereka di masa depan.

Nah, di bawah ini adalah rangkuman pelajaran berharga dari pengalaman para investor profesional untuk membantu kamu agar dapat meminimalisir kerugian investasi.

Gunakan Stop-Loss Order

Biarkan laba kamu terus bertambah, tetapi batasi kerugianmu. Nasihat kuno ini mungkin adalah strategi terbaik yang harus kamu terapkan. Mempertimbangkan dunia perekonomian dan finansial global yang kerap tidak stabil, perintah stop-loss harus menjadi senjata yang selalu kamu persiapkan saat berinvestasi. Tapi kamu harus benar-benar mengetahui kapan harus menempatkan stop-loss order, berapa lama harus diberlakukan, dan seberapa jauh untuk menempatkan stop-loss order dari harga pasar saham.

Stop-loss dapat dilakukan dengan dua cara, manual dan otomatis. Kecanggihan teknologi telah memudahkan agar kamu dapat menetapkan kriteria posisi stop-loss yang kamu inginkan dan nanti software yang akan menjalankan stop-loss tersebut ketika level harga saham yang ditentukan telah tercapai. Namun, terdapat juga kerugian dari stop-loss secara otomatis ini. Kamu jadi terbatasi dari fleksibilitas pasar. Ketika harga saham turun, kamu akan otomatis terkena stop-loss padahal harga saham berpotensi rebound dan kamu berpotensi mendapatkan keuntungan.

Gunakan Trailing-Stop

Trailing stop adalah perintah stop-loss yang pada dasarnya membuntuti harga saham seperti ekor raksasa saat harga saham naik zig-zag ke atas. Ini adalah fasilitas trading yang membantu kamu menyesuaikan stop-loss dengan lebih sistematis dan juga otomatis bahkan ketika trading masih berjalan. Saat saham berbalik dan jatuh, trailing stop-loss order tetap berada pada level terbaru yang dicapai. Trailing stop ini dirancang untuk melindungi keuntungan kamu namun memungkinkan perdagangan tetap terbuka sehingga kamu bisa terus mengambil keuntungan selama harga saham bergerak positif.

Jauhi Keramaian

Ketika semua orang tiba-tiba sedang ribut membeli saham energi terbaru karena harganya melonjak 20% dalam dua hari terakhir, kamu tidak perlu ikut dalam keramaian itu. Mulai menjauh dari pesta yang sudah terlambat adalah cara yang baik untuk menghindari kerugian. Tentu, kamu mungkin kehilangan keuntungan yang mungkin bisa didapatkan dari saham tersebut. Tapi, akan lebih baik jika kamu mendapatkan keuntungan dengan menjual saham sebelum turun atau dengan menggunakan strategi pembatas kerugian lainnya.

Alokasikan Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Alokasikan investasi jangka pendek yang kamu miliki dengan jangka waktu kurang dari 5 tahun pada instrumen berbasis hutang seperti reksa dana pendapatan tetap atau deposito. Investasi hutang biasanya lebih stabil dan karenanya dapat meminimalkan kemungkinan kerugian. Sementara, kamu boleh mengalokasikan investasi jangka panjang lebih dari 5 tahun ke instrumen ekuitas seperti saham atau reksa dana pasar saham. Dalam jangka panjang, bahkan dengan volatilitas pasar, investasi ekuitas akan memberikan return di atas nilai inflasi.

Perhatikan Performa Fundamental Perusahaan

Performa fundamental secara historis harus diperiksa setidaknya sekali sebelum berinvestasi dalam suatu saham bahkan jika kamu membeli untuk trading. Sebagai contoh, saham A adalah salah satu saham yang tidak pernah menghasilkan keuntungan dalam beberapa tahun terakhir dan memiliki hutang yang kian bertambah pada pembukuannya. Perusahaan seperti itulah yang memberikan sinyal merah dan harus kamu hindari. Pasalnya, berinvestasi ke perusahaan seperti itu bisa saja membuat kamu mengalami kerugian yang lebih tinggi dari keuntungan. Menganalisis performa perusahaan juga membantu kamu untuk tetap up-to-date terhadap berita-berita penting seperti berita tentang perubahan haluan dengan restrukturisasi, perubahan manajemen atau beberapa faktor lainnya.

Simpan Uang Tunai

Investor yang selalu siap selalu memiliki uang tunai untuk cadangan. Uang tunai tambahan bisa bertindak seperti senjata rahasia dan juga merupakan anugerah keselamatan ketika posisi investasi kamu sedang mengalami penurunan harga atau ketika kamu harus menghadapi capital loss. Sebagai investor yang baik, kamu memang disarankan untuk selalu mempersiapkan dana darurat yang bisa jadi penyelamat dalam kondisi-kondisi tidak terduga.

Diversifikasi Portofolio Saham

Investor harus memiliki portofolio yang terdiri dari lima hingga enam produk investasi saham yang berbeda sehingga meskipun satu atau dua saham memberikan kerugian, masih ada kemungkinan bagimu untuk mendapatkan keuntungan dari produk investasi lainnya. Di sisi lain, investor dapat memilih 10 saham dari sektor yang berbeda dan setiap saham harus menjadi pemimpin di sektornya masing-masing. Diversifikasi ini juga akan memungkinkanmu untuk meminimalkan kerugian karena jika beberapa saham berkinerja buruk, setidaknya saham yang lain bisa memberikanmu keuntungan untuk menutupi kerugian tersebut.

Diversifikasi dengan Investasi Alternatif

Ingatlah bahwa sebagai investor, bahkan jika kamu memiliki modal terbatas, kamu hidup di masa di mana terdapat banyak strategi dan investasi alternatif. Ketika kamu memiliki saham yang ingin kamu investasikan, penting untuk membuat daftar atau melakukan riset alternatif yang bisa menemani atau menambah pilihan investasi. Strategi ini akan membantu kamu membatasi atau bahkan membalikkan potensi kerugian.

Periksa Investasi Secara Berkala

Ingat! Seorang investor yang baik perlu selalu memantau kinerja tahunan investasimu dan menyeimbangkan kembali portofolio berdasarkan target dan risikomu!

Siapkan Strategi Penarikan Investasi

Investasi adalah salah untuk mencapai tujuan keuangan. Jika kamu memiliki saham yang bagus dan mendapatkan dividen yang besar dan terus bertambah setiap tahunnya, maka menarik investasimu bukanlah pertimbangan yang baik. Kamu harus mengembangkan strategi penarikan investasi untuk jenis aset yang bisa menopang kebutuhan keuanganmu dalam kondisi darurat, seperti mendanai kuliah untuk anak atau membeli rumah pensiun dengan semua uang tunai tanpa cicilan.

Kapan kamu akan menarik investasimu? Mengapa? Jenis skenario apa yang akan membuat kamu menjual saham tertentu? Rencanakan strategi yang benar-benar matang sebelum kebutuhan untuk menjual itu terwujud. Banyak investor memikirkan strategi penarikan investasi bahkan sebelum mereka membuat pembelian yang pertama.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait