Apa itu return?

Return adalah hasil kinerja reksa dana berdasarkan nilai modal investasi. Return akan diperbarui setiap hari kerja bursa, berdasarkan harga NAB yang dipengaruhi oleh harga pasar Bursa Efek Indonesia, IHSG, maupun kondisi ekonomi luar negeri dan dalam negeri. Return dapat berupa loss/profit, alias kehilangan dan keuntungan.

 

Semakin tinggi nilai return yang ditampilkan, berarti semakin baik performa investasimu. Return bisa dihitung sendiri dengan rumus berikut:

(Harga Sekarang-Harga Beli) x Jumlah Unit yang Kamu Miliki.

 

Misalnya, kamu mendapatkan 100 unit reksa dana dengan harga masing-masing Rp110.000. Ketika nantinya harga unitmu menjadi Rp125.000, maka, berdasarkan rumus di atas, returnmu adalah:

(Rp125.000-Rp110.000) x 100 = Rp1.500.000

 

 

Nah, apa yang terjadi jika kamu mendapatkan 100 unit reksa dana dengan harga masing-masing Rp110.000, tapi kemudian harga unitmu menjadi Rp95.000?

Menggunakan rumus yang sama, returnmu adalah:

(Rp95.000-Rp110.000) x 100 = -Rp1.500.000

 

Pada kasus kedua, return-mu sedang dalam posisi kehilangan/loss.

 

Jika return sedang dalam posisi loss, jangan takut dan buru-buru melakukan penarikan dana karena ada kemungkinan harga kembali naik dalam waktu dekat.

Selama kamu tidak mencairkan unit reksa dana milikmu, angka negatif tersebut tidak akan jadi kenyataan. Karena itu, pastikan dana investasi ditarik ketika tujuan investasimu sudah tercapai.

Tidak menemukan jawaban?
Hubungi Customer Service kami.