Investor Pemula

Investasi Sektor Riil dan Sektor Keuangan, Seperti Apa?

Sektor riil
Sektor riil

Ajaib.co.id – Sektor riil adalah salah satu jenis investasi yang digadang-gadang dapat meningkatkan perekonomian suatu negara. Maka tidak heran jika pemerintah sangat mendukung investasi pada sektor riil ini. Pemerintah juga tidak segan-segan memberikan stimulus untuk pemulihan sektor riil dari imbas pandemi Covid-19.

Pemulihan ekonomi sangat dibutuhkan. Bahkan Menteri keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa perekonomian nasional bisa bangkit dengan berbagai cara khususnya menggalakkan dunia usaha. Kebijakan ekonomi yang tepat bisa membantu masyarakat bertahan di tengah pandemi virus Corona ini. Maka, kenali investasi sektor riil berikut ini.

Pengertian Investasi dan Jenis-Jenis Investasi

Pengertian investasi adalah menanamkan modal berupa uang atau aset pada suatu perusahaan maupun perorangan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau meningkatkan nilai aset yang ditanamkan. Pihak yang melakukan investasi disebut dengan investor.

Jenis-jenis investasi dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu physical investment atau investasi sektor riil, serta financial investment atau investasi sektor keuangan. Jenis-jenis investasi ini saling berkaitan satu dengan yang lainnya.

1.     Investasi Sektor Riil

Investasi sektor riil adalah penempatan dana atau modal pada aset yang terlihat secara fisik. Investasi pada properti, emas, dan logam mulia termasuk sebagai investasi sektor riil. Selain itu, investasi ini juga meliputi penanaman modal pada usaha yang bergerak pada sektor riil.

Contoh sektor riil antara lain usaha dagang pakaian, warung makan, jasa cuci mobil, dan banyak lagi. Semua usaha yang bergerak pada bidang yang tampak fisiknya termasuk sebagai  physical investment atau investasi sektor riil.

2.     Investasi Sektor Keuangan

Financial investment atau investasi sektor keuangan merupakan investasi atau penanaman modal untuk mendapatkan keuntungan di masa depan dalam bentuk surat berharga atau efek. Jadi, investasi pada sektor keuangan ini tidak dapat dilihat langsung secara fisik nilai asetnya.

Contoh dari financial investment atau investasi sektor keuangan antara lain obligasi, reksa dana, saham, dan instrumen keuangan lainnya. Investasi jenis ini mencakup investasi di pasar uang maupun investasi di pasar modal.

Manfaat dan Risiko Investasi

Investasi memiliki banyak manfaat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut ini beberapa manfaat investasi yang bisa diperoleh:

1.     Sarana Latihan Mengatur Keuangan

Salah satu manfaat investasi yang bisa kamu peroleh adalah kamu jadi terlatih untuk mengatur keuangan. Dengan rutin melakukan investasi, kamu akan mengurangi belanja konsumtif dan terhindar dari pemborosan. Investasi merupakan sarana latihan dalam mengatur keuangan.

2.     Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Beberapa investasi dapat memberikan penghasilan tambahan secara rutin setiap bulannya. Misalnya kamu investasi pada kedai kopi temanmu yang rutin memberikan bagi hasil keuntungan setiap bulan. Contoh lainnya jika kamu investasi pada saham, kamu juga bisa mendapatkan dividen pada waktu-waktu tertentu. Dengan investasi yang tepat, kamu akan mendapatkan penghasilan tambahan.

3.     Tabungan Masa Depan

Di masa depan, banyak kebutuhan dalam jumlah besar yang perlu disiapkan dananya sejak sekarang. Misalnya biaya pernikahan atau biaya pendidikan anak. Kamu bisa rutin melakukan investasi sedikit demi sedikit secara rutin agar dana yang terhimpun dapat berkembang dan cukup untuk memenuhi kebutuhan di masa depan.

4.     Jaminan Bisnis

Manfaat investasi lainnya adalah sebagai jaminan bisnis. Maksudnya, kamu bisa menempatkan investasi pada perusahaan pemasok bahan baku dari usahamu. Hal ini untuk menjamin tersedianya bahan baku yang kamu butuhkan dalam jangka waktu panjang.

5.     Ekspansi Bisnis

Jika kamu telah memiliki satu bidang bisnis, tidak ada salahnya jika kamu memperluas jaringan bisnismu dengan melakukan ekspansi bisnis. Kamu bisa melakukannya dengan cara menempatkan investasi pada usaha yang kamu pilih.

Selain memiliki banyak manfaat, tentu saja investasi juga mengandung risiko. Semakin besar potensi keuntungan yang bisa diraih, maka akan semakin besar risiko yang mungkin terjadi. Tidak ada investasi yang benar-benar bebas dari risiko.

Risiko investasi yang paling utama adalah hilangnya semua dana yang diinvestasikan. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena dunia bisnis tidak dapat dipastikan. Paling tidak, ada risiko kerugian atau loss berupa hilangnya sebagian dana investasi.

Risiko investasi dapat dibedakan menjadi risiko internal dengan risiko eksternal. Salah satu contoh dari risiko internal adalah ketidakmampuan manajemen dalam mengelola bisnis sehingga usaha yang dikelola bangkrut. Sedangkan contoh dari risiko eksternal antara lain risiko inflasi, krisi ekonomi, dan adanya pandemi penyakit seperti pada Tahun 2020 ini.

Tips Investasi untuk Pemula

Saat ini, akses informasi terbuka luas dan dapat dipelajari siapa saja. Banyak anak muda, bahkan yang baru saja memiliki KTP, sudah tertarik untuk melakukan investasi. Investasi sektor riil maupun investasi sektor keuangan dapat menjadi pilihan. Berikut ini beberapa tips investasi untuk pemula:

1.     Jangan malas riset

Melakukan riset sangat penting sebelum mulai investasi. Kamu perlu mengetahui tentang keuntungan dan risiko yang mungkin terjadi dari investasi yang akan kamu lakukan. Pahami dengan baik tata cara dan ketentuan untuk investasi pada instrumen yang kamu pilih.

2.     Buat perencanaan

Sebelum melakukan investasi, sebaiknya kamu membuat perencanaan yang komprehensif. Pilihlah sektor investasi yang kamu minati, anggarkan berapa dana yang diinvestasikan, dan tentukan jangka waktu investasi. Sebaiknya kamu memisahkan dana investasi dengan dana kebutuhan lainnya.

3.     Targetkan keuntungan dan batas kerugian

Menentukan target keuntungan dan batas kerugian ini sebaiknya secara rasional. Hal ini penting agar kamu mengetahui kapan harus menambah investasimu, maupun kapan saatnya untuk menarik investasi tersebut.

4.     Diversifikasi

Pesan bijak “jangan menaruh telur dalam satu keranjang” dapat kamu patuhi. Sebaiknya kamu melakukan diversifikasi untuk investasimu. Hal ini berguna untuk menyebar risiko yang mungkin terjadi ke dalam beberapa instrumen investasi yang berbeda.

Investasi sektor keuangan dan sektor riil adalah pilihan yang dapat kamu ambil salah satu maupun keduanya. Kamu bisa memulainya dari yang kecil terlebih dahulu, kemudian bisa menambah investasimu secara rutin.

Jika kamu tertarik untuk investasi pada instrumen saham dan reksadana, sebaiknya kamu pilih perusahaan sekuritas terbaik, yaitu Ajaib. PT Ajaib Sekuritas Asia telah memiliki pengalaman bertahun-tahun sebagai perusahaan sekuritas terpercaya. Kamu bisa melakukan investasi saham melalui Aplikasi Ajaib di smartphone.

Artikel Terkait