Investasi, Investor Pemula

Apakah Kamu Kesulitan Belajar Investasi? Begini Panduannya

Ajaib.co.id – Apapun industrinya, buzzword atau jargon menjadi salah satu penghalang kesulitan belajar, termasuk investasi. Jargon lah yang membuat masyarakat takut belajar dan memulai berinvestasi, jargon yang menyebabkan masyarakat berpikir bahwa investasi adalah hal yang kompleks dan membutuhkan waktu lama untuk dipahami.

Padahal jika instansi keuangan bisa menjelaskan dengan singkat dan menggunakan bahasa non-teknikal, investasi adalah aktivitas yang sederhana.

Sederhananya, investasi adalah aktivitas menanam modal untuk mendapatkan keuntungan. Namun tidak sesederhana itu. Ada banyak tahap-tahap yang yang harus kamu lakukan dan mengerti untuk bisa mendapatkan keuntungan.

Untuk mulai berinvestasi, kamu harus memiliki strategi. Seperti bermain gim, kamu harus memiliki strategi untuk bisa menang, jika tidak kamu akan kalah. Begitupun dengan investasi. 

Selain itu, kamu juga harus menentukan tujuan investasi. Jika tujuan akhir gim adalah memenangkan permainan, tujuan akhir investasi bisa beragam, misalnya agar kehidupanmu di masa depan lebih baik, bisa berlibur ke luar negeri setiap tahun, atau membeli rumah. Jadi, yang mana tujuan investasimu?

Sebagai pemula yang kesulitan belajar investasi, tentu kamu memiliki banyak pertanyaan seperti bagaimana cara memulai investasi, dan strategi apa yang cocok untuk kepribadianmu? Ajaib akan memberikan panduan sederhana bagaimana proses investasi dari awal hingga akhir. 

Mulai Investasi Sedini Mungkin

Investasi ketika kamu muda adalah momen terbaik untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang. Semakin cepat kamu memulai investasi, semakin besar keuntungan yang akan kamu peroleh, dan sebaliknya. Apa yang terjadi? Fenomena ini dikenal dengan nama compound interest atau bunga majemuk.

Seperti bola salju yang menggelinding dari atas gunung lalu ukurannya semakin besar ketika menggelinding, nilai instrumen investasi akan terus meningkat setiap tahunnya jika kamu rutin berinvestasi sesuai jadwal.

Begini cara kerjanya bunga majemuk: Katakanlah kamu berinvestasi Rp2.940.870 setiap bulan selama 10 tahun dan mendapatkan keuntungan 6% setiap tahunnya. Pada akhir periode 10 tahun, kamu akan mendapatkan Rp485 juta.

Dari total keuntungan tersebut, Rp355 juta adalah total uang yang kamu investasikan sebesar Rp2.940.870 setiap bulan selama 10 tahun, sementara Rp133 juta adalah bunga yang kamu peroleh selama proses berinvestasi.

Tentu akan ada naik turun di dunia investasi, tetapi kamu tidak perlu khawatir. Ketika kamu berinvestasi sejak dini, artinya kamu memiliki puluhan tahun ke depan untuk mengatasinya dan puluhan tahun untuk meningkatkan keuntungan. Jika kamu masih kesulitan belajar investasi dan belum yakin, mari kita lanjut ke tahap selanjutnya.

Tentukan Jumlah Uang yang Diinvestasikan

Berapa banyak uang yang harus kamu keluarkan untuk investasi? Rp50 juta? Rp1 miliar?, atau lebih? Kamu perlu mengingat ini baik-baik: untuk memulai investasi kamu tidak membutuhkan uang yang banyak dan tentunya disesuaikan dengan kondisi keuangan untuk tetap realistis. Selain itu, kamu juga harus menentukan tujuan investasi seperti yang sudah Ajaib jelaskan di awal. 

Salah satu tujuan investasi yang paling umum adalah kehidupan pensiun yang lebih baik. Jika kamu memiliki JHT (Jaminan Hari Tua) yang memiliki porsi 2% diambil dari gaji kamu dan 3,7 persen dari perusahaan setiap bulannya, kamu sudah mempraktekkan investasi.

Jika kamu merasa 50 tahun adalah usia yang ideal untuk pensiun, kamu bisa berhenti dari pekerjaannya dan mencairkan saldo JHT yang kamu kumpulkan selama bekerja.

Jika kamu memiliki tujuan investasi lain, seperti membeli rumah di kawasan BSD atau berlibur ke Eropa, kamu bisa memulai menginvestasikan total 10% atau 15% dari total pendapatan atau nilainya disesuaikan dengan kebutuhan lain.

Investasi dengan nilai yang kecil tetaplah investasi, tetapi jika kamu rutin melakukannya setiap bulan, nilainya akan terus meningkat. Membeli rumah untuk keluarga kecilmu atau berlibur ke Paris selagi berfoto di belakang Menara Eiffel bukan lagi mimpi. 

Namun, tahukah kamu bahwa kamu bisa berinvestasi mulai dari Rp10.000 di platform investasi Ajaib?

Membuka Akun Investasi

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, pendapat bahwa investasi membutuhkan uang dengan jumlah besar menjadi salah satu penyebab mengapa masyarakat merasa kesulitan belajar investasi.

Mitos tersebut sudah berkembang sejak lama dan menjadi kepercayaan. Faktanya banyak platform investasi yang hanya membutuhkan Rp10.000 atau setara dengan Boba Milk Tea atau Rp100.000 atau setara dengan paket data bulanan untuk memulai investasi misalnya, Ajaib.

Ajaib merupakan platform investasi di Indonesia yang sudah memiliki lebih dari 1 juta pengguna, yang menawarkan kemudahan bagi investor karena tidak mewajibkan adanya investasi minimum. Dengan kata lain, investor bisa menentukan sendiri jumlah investasi sesuai dengan kondisi keuangan. 

Memahami Opsi Investasi

Langkah selanjutnya adalah menentukan investasi apa yang cocok untuk kamu. Masyarakat mengalami kesulitan belajar investasi karena rumitnya penjelasan alternatif dalam investasi. Padahal, jika dibahas secara sederhana, menentukan jenis investasi akan menyenangkan. 

Menentukan jenis investasi sama seperti menentukan cara untuk berangkat ke kantor. Setiap cara memiliki keuntungan dan risiko, misalnya jika kamu memilih taksi kamu akan merasa tenang dan nyaman, tetapi risikonya tentu akan terjebak kemacetan dan telat sampai di kantor, tetapi jika menggunakan ojek online, kamu akan lebih cepat sampai kantor, tetapi harus risiko terpapar sinar matahari.

Memilih jenis investasi juga serupa. Jika kamu ingin berinvestasi dengan perasaan tenang tetapi keuntungannya sedikit, obligasi bisa menjadi pilihan. Rata-rata keuntungannya sekitar 7% dan risiko kerugiannya sangat kecil, apalagi jika obligasi yang dikeluarkan oleh negara. Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan yang besar tetapi siap menghadapi risiko yang lebih besar, saham bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Atau mungkin kamu ingin investasi yang moderat, jika diibaratkan seperti menggunakan transportasi umum ke kantor. Kamu bisa menggunakan reksa dana sebagai sarana investasi. Risikonya lebih kecil dari saham, tetapi keuntungannya bisa lebih besar dari obligasi.

Selain itu, salah satu keuntungan reksa dana adalah uang yang kamu dan investor lain investasikan dikelola oleh seorang manajer investasi. Hal  ini tentu akan memberikan keuntungan karena kamu tidak perlu melakukannya sendiri.

Platform investasi Ajaib bisa menjadi pilihan dalam menentukan sarana investasi karena memiliki dua jenis investasi dalam satu aplikasi, yaitu saham dan reksa dana.

Ajaib menawarkan fitur-fitur dan keunggulan yang dibutuhkan untuk investor. Misalnya, biaya beli saham yang lebih rendah dibandingkan platform investasi lain dan fitur Ajaib Alert yang memungkinkan investor mendapatkan pemberitahuan kapan harus membeli dan menjual saham.

Bagi yang tertarik berinvestasi di reksa dana, Ajaib bisa menjadi pilihan yang tepat karena dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman puluhan tahun dan juga rasa aman karena investasi Ajaib sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Yuk mulai #AksiGapaiMimpi dengan berinvestasi bersama Ajaib.

Sumber: How to Start Investing: A Guide for Beginners, dengan perubahan seperlunya.

Artikel Terkait