Investasi dan Asuransi Itu Penting, Mana yang Prioritas?

Semakin dewasa semakin kita sadar pentingnya investasi dan asuransi bagi kehidupan kita. Keduanya meskipun sangat berbeda sistem dan manfaatnya namun keberadaannya esensial untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Karena itu, wajib hukumnya mengalokasikan dana dari pendapatanmu untuk investasi dan memiliki asuransi.

Ujaran ini mungkin terasa mudah dan gampang dilakukan jika kamu memiliki dana yang tak terbatas untuk melakukan keduanya. Namun jika kamu masih berkutat dengan anggaran keuanga setiap bulannya maka sebaiknya kamu tahu berapa banyak dana yang bisa digunakan untuk membeli asuransi dan membayar premi rutinnya serta berapa yang harus diberikan untuk investasi.

Kunci sukses melakukannya adalah tahu mengenai prioritasnya dan mampu menakar sejauh mana kamu mampu untuk menggunakan manfaatnya. Baik asuransi maupun investasi memberikan manfaat yang berbeda, pertanyaannya adalah saat ini mana yang paling kamu butuhkan. Karena itu sebaiknya kamu mencari tahu dengan mendetail soal premi asuransi milikmu dan instrumen investasi yang ingin kamu miliki.

Kenali Beda Produk Investasi dan Asuransi Agar Tak Salah Tentukan Mana yang Didahulukan

Saat ini, semakin banyak produk asuransi dan investasi yang bermunculan. Perusahaan asuransi berlomba-lomba menawarkan produk terbaik untuk melaih lebih banyak pemegang polis.

Berbagai kemudahan dan layanan diberikan pihak asuransi untuk meningkatkan jumlah kliennya tentunya dengan iming-iming keuntungan bagi penggunanya. Wajar apabila kamu akhirnya bingung memilih produk asuransi terbaik yang harus dimiliki.

Hal serupa pula berlaku di dunia investasi. Kamu yang kesadaran untuk berinvestasi mulai tumbuh mungkin malah bingung denga berbagai iklan soal investasi yang berseliweran. Mulai dari janji trading saham dengan hasil ribuan dollar sampai berita soal kinerja reksa dana yang positif pastinya menggelitik keinginamu untuk mendapatkan keuntungan serupa.

Sayangnya kondisi keuanganmu saat ini menuntutmu untuk memilih salah satu dulu. Sebagai orang yang sedang berbenah perencanaan keuangan, kamu pasti dibuat bingung dalam memilih dua produk tersebut. Mana yang harus diprioritaskan, investasi atau asuransi?

Buat kamu yang masih berada di usia produktif, memasukkan asuransi dan investasi dalam rencana keuangan adalah sebuah kewajiban. Jangan menyepelekan dua hal ini.

Pasalnya, keduanya memiliki fungsi dan manfaat berbeda. Keduanya juga akan mendukung kamu dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan di bawah ini!

#Asuransi

Asuransi adalah bentuk pertanggungan, alih resiko dan berfungsi sebagai perlindungan diri. Produk asuransi yang mudah dijumpai di antaranya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Peran kedua asuransi tersebut memproteksi nasabah pemegang polis dari hal yang tak terduga (sakit, kecelakaan, dan lainnya) serta melindungi kamu dari kerugian finansial.

Asuransi bisa menanggung seluruh atau sebagian biaya yang kamu keluarkan untuk kebutuhan tersebut sesuai dengan produk yang kamu ambil. Misalnya kamu memiliki asuransi kecelakaan kendaraan maka kamu bisa merasakan manisnya subsidi biaya perbaikan jika sesuatu terjadi pada mobilmu.

Untuk besaran biaya pertanggungan, tergantung pada polis yang dibayarkan. Yang paling penting, manfaat asuransi bisa langsung kamu rasakan segera setelah membeli polis.

Memang, bicara soal asuransi agak sensitif. Karena tidak ada orang yang ingin sakit atau kecelakaan. Semua orang termasuk kamu, tentu ingin punya kesehatan yang selalu prima bukan? Karena dengan demikian kamu bisa kuliah ataupun bekerja untuk menafkahi diri sendiri dan keluarga, ataupun menikmati hasil kerja.

Bagaimana kalau hal tak terduga datang tiba-tiba? Di situasi seperti ini asuransi menjadi sahabat yang dapat kamu andalkan. Dengan asuransi kesehatan, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya atau direpotkan soal down payment (DP) rawat inap di rumah sakit. Karena sekarang banyak asuransi menerapkan sistem cashless.

Hal yang perlu kamu perhatikan adalah meninjau ulang polis asuransi, setidaknya setahun sekali, mengingat biaya kesehatan selalu naik setiap tahunnya. Kamu harus mempertimbangkan soal perlindungan asuransi tahun lalu masih relevan dengan kondisi kesehatan atau tidak atau perlukah rider (asuransi tambahan) untuk tahun berikutnya.

Perjanjian asuransi akan terjadi jika ada kesepakatan, baik dari persyaratan dan apa pun yang akan terjadi di kemudian hari. Jika tidak ada kesepakatan, maka perjanjian asuransi batal. Dengan adanya perjanjian asuransi ini, kedua belah pihak akan terikat untuk melaksanakan kewajibannya masing-masing.

Premi asuransi merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh tertanggung kepada penanggung dalam periode tertentu. Biasanya, jangka waktu tersebut berjalan setiap bulan selama asuransi berlangsung.

Semakin besar risiko yang ditanggung, maka premi yang harus dibayarkan juga semakin besar. Besaran jumlah premi tergantung pada jumlah asuransi saat disetujui oleh pihak penanggung. Premi juga bisa menjadi bukti jika tertanggung menyetujui perjanjian asuransi.

Dalam perjanjian asuransi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh tertanggung, di mana perjanjian asuransi bisa dibatalkan. Syarat ini telah tertuang di dalam polis asuransi. Sehingga, polis asuransi merupakan bagian yang paling penting untuk menentukan hak dan kewajiban dari masing-masing kedua belah pihak. Kalau kamu ingin memiliki asuransi, sebaiknya pahami dulu apa saja yang akan menjadi hak dan kewajiban kamu dan perusahaan asuransi.

Investasi

Berinvestasi dalah penanaman uang atau modal untuk memperoleh keuntungan. Prinsip berinvestasi mirip seperti menabung. Hanya saja, “wadah” menabung dan investasi berbeda. Jika wadah menabung adalah rekening di bank, investasi memiliki bentuk yang jauh lebih beragam.

Berikut ini bentuk investasi yang bisa kita pertimbangkan.

  • Properti

Investasi dalam bentuk rumah, apartemen, atau tanah. Menginvestasikan dana dalam bentuk properti memerlukan modal yang cukup besar. Tetapi nilai properti selalu naik tiap tahun. Sehingga keuntungan yang akan didapat pun akan berlipat-lipat dibanding harga saat membeli.

  • Forex

Berinvestasi menggunakan foreign exchange (forex) adalah investasi yang menggunakan mata uang asing semisal dolar, yen, atau euro. Keuntungan diperoleh saat kurs (nilai tukar) mata uang yang dibeli mengalami kenaikan, begitu pula sebaliknya. Investasi forex diminati anak muda karena prosesnya mudah.

  • Saham

Berinvestasi melalui kepemilikan perusahaan. Kamu bisa membeli saham perusahaan per lot (100 lembar) melalui lembaga sekuritas. Keuntungan saham akan kamu peroleh dari menjual saham ketika harga naik dan pembagian dividen. Menggunakan instrumen saham, kamu harus jeli dalam mengamati pergerakan pasar saham dan memahami faktor risiko agar dapat return investasi (untung) yang tinggi.

  • Reksa Dana

Wadah yang menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan dalam portofolio saham oleh manajer investasi. Reksa dana cocok bagi investor pemula yang tidak memiliki waktu untuk terus memantau pergerakan di pasar saham. Selain itu, manajer investasi pada reksa dana juga akan mendiversifikasi portofolio kamu. Ibaratnya, kamu jadi memiliki beberapa saham sekaligus dengan modal yang minim.

  • Logam Mulia

Menginvestasikan dana dengan membeli logam mulia di Antam, Pegadaian, bank, maupun toko emas terpercaya. Investasi ini juga digemari anak muda karena proses yang mudah dan harga logam mulia selalu naik.

Investasi mana yang bagus? Tergantung kebutuhan dan tujuan kamu. Yang perlu diingat adalah, semakin tinggi keuntungan sebuah investasi, semakin tinggi pula risikonya.

Bila kamu ingin memiliki keduanya sekaligus, miliki Syailendra SMART Plan, sebuah produk investasi yang dibarengi dengan asuransi bebas premi dari Cigna Indonesia. Produk investasi ini bisa kamu dapatkan melalui aplikasi Ajaib. Penasaran? Yuk baca informasi lengkapnya di sini.

Selagi masih produktif, tidak ada salahnya untuk memprioritaskan investasi dan asuransi dalam rencana keuangan. Asuransi siap menemani kita di kala susah. Sedangkan investasi bisa “melipatgandakan” uang kita untuk kondisi finansial yang lebih baik di masa depan.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait