Investasi, Saham

Intip Profil SRIL Saham, Sang Penguasa Industri Tekstil

sril saham

SRIL saham merupakan salah satu saham di Indonesia yang bergerak secara stagnan di tahun 2019 ini. Tanggal 24 September 2019, SRIL saham bergerak turun 2 poin dari hari sebelumnya ke angka Rp328. Dalam kurun waktu September dan Agustus 2019, pergerakan SRIL saham memang naik-turun, tapi tidak terlalu signifikan. Mencapai angka tertinggi di Agustus 2019 dengan level Rp338, hanya berbeda 10 poin dari tanggal saat ini.

Profil SRIL Saham

SRIL Saham dikeluarkan oleh perusahaan tekstil bernama PT Sri Rejeki Isman Tbk. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1978. Sejak awal sudah bergerak di bidang tekstil, PT Sri Rejeki Isman mengembangkan usahanya ke berbagai macam industri, seperti industri pemintalan, industri penenunan, industri pencetakan, industri pencelupan, industri penyempurnaan tekstil dan pakaian jadi.

Perusahaan ini bahkan mengerjakan pemesanan dari luar negeri, fakta itu ada pada bisnis produksi seragamnya diminati oleh pihak NATO dan tentara Jerman. Ini berarti kualitas yang ditawarkan PT Seri Rejeki Isman memang tidak main-main. Berawal dari sebuah toko kecil yang menjual kain, PT Sri Rejeki saat ini berhasil menjadi perusahaan besar yang dikenal hingga ke mancanegara.

Hal ini karena ekspansi besar-besaran dan inovasi yang dilakukan perusahaannya. SRIL saham pertama kali ditawarkan kepada publik pada tanggal 7 Juni 2013. Jumlah saham yang ditawarkan ada sekitar 5.600.000.000 saham dengan nilai nominal per sahamnya Rp100 dan ditawarkan ke publik di angka Rp240.

Pendapatan SRIL Berasal dari Aktivitas Ekspor

Meski punya kans di negeri sendiri, tapi justeru pendapatan PT Sri Rejeki Isman sebagian besar berasal dari kegiatan ekspor. Transaksi pun dilakukan dengan mata uang Dolar Amerika sehingga ketika ditukarkan pada Rupiah jumlahnya jadi lebih tinggi.

PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) di tahun 2019 menyerahkan dividen untuk para pemegang saham sebesar Rp61 miliar atau 5 persen dari laba bersih yang berhasil didapatkannya di tahun kemarin. Namun, pembagian dividen ini tidak berlaku apa-apa bagi harga SRIL saham yang belum pernah ada menembus angka Rp400.

Pengusaha PT Sri Rejeki Isman memang mampu menjalani bisnisnya dengan beberapa strategi. Pabrik perusahaan berada di kota yang memiliki nilai UMR jauh lebih rendang dibandingkan Jakarta sehingga memungkinkan untuk menggaji pekerjanya sesuai dengan UMR kota tersebut.

Mereka juga mengusahakan minimnya kekeliruan dalam produksi pakaian. Hanya sekitar 1 persen pesanan yang dikembalikan karena mengalami kerusakan. Ini artinya kontrol kualitas yang dilakukan perusahaan bisa dibilang sangat teliti dan baik.

Apakah SRIL saham sedang bermain aman atau memang masih belum memenuhi target, kita tidak tahu. Namun untuk memiliki SRIL saham yang perusahaannya menunjukkan keuangan yang cukup baik sepertinya perlu kamu perhitungkan keuntungannya. Bermain aman itu perlu, tapi mengambil risiko untuk hasil yang lebih tinggi juga perlu.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait