Berita

Inilah Daftar Orang Terkaya di Indonesia 2020

Ajaib.co.id – Majalah Forbes selalu merilis data orang terkaya di dunia. Majalah yang bermarkas di New Jersey, Amerika Serikat, ini juga mengeluarkan data orang terkaya di Indonesia 2020.

Pada 07 April lalu, Majalah Forbes merilis daftar miliarder di dunia. Posisi pertama masih ditempati oleh Jeff Bezos, pendiri dan CEO Amazon.

Data terkini dari kekayaan Bezos sebesar USD182,6 miliar atau setara dengan Rp2.581 triliun. Angka tersebut sedikit berkurang 0,79 persen. Pasca Bezos membagi kekayaannya dengan sang mantan istri.

Dalam data Forbes, total miliarder seluruh dunia adalah 2.095 orang. Di dalamnya terdapat 50 orang terkaya di Indonesia 2020. Sebagian besar masih dihuni oleh pengusaha yang sama.

Siapa saja mereka? Kali ini kita akan memaparkan 10 orang terkaya di Tanah Air.

1. Robert Budi Hartono

Budi dan Michael Hartono atau Hartono Bersaudara telah bertahun-tahun menduduki posisi tertinggi dalam daftar orang paling kaya di Indonesia. Kekayaan mereka belum tergantikan saat ini. Namun nomor puncak diduduki oleh Robert Budi Hartono.

Dilansir dari CNBCIndonesia.com (08/04/2020), total kekayaan Budi adalah USD13,6 miliar atau setara Rp193,4 triliun. Ia dan sang kakak, Michael, mengambil alih saham Bank BCA (BBCA) dari Salim Group saat krisis moneter tahun 1997-1998.

2. Michael Bambang Hartono

Posisi kedua masih dihuni oleh Hartono Bersaudara. Kakak Budi, Michael Bambang Hartono, mempunyai kekayaan sebesar USD13 miliar atau sekitar Rp184,8 triliun.

Ia dan Budi menjalankan usaha rokok milik keluarga, Djarum, Polytron, PT Hartono Plantation Indonesia, properti, hotel, teknologi, dan pemegang saham utama BBCA.

Di luar bisnis, pria asal Kudus, Jawa Tengah, ini adalah atlet bridge. Ia menyumbangkan medali perunggu pada Asian Games 2018.

3. Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia menempati urutan ketiga sebagai orang terkaya di Indonesia 2020. Seluruh kekayaannya tercatat sebesar USD4,3 miliar atau setara Rp61 triliun. Bisnis Lohia adalah pabrik yang memproduksi Polyethylene terephthalate (PET) dan bisnis petrokimia.

Pria asal India ini pindah dari negaranya ke Indonesia karena mengikuti sang ayah, Mohan Lal Lohia. Mereka membangun Indorama, perusahaan yang memproduksi benang pintal pada 1970-an.

Saat ini, Indorama Corporation meluaskan sayap bisnisnya pada pembangkit tenaga listrik, memproduksi poliolefin, pupuk, bahan baku tekstil, hingga sarung tangan medis.

Meskipun Lohia sekarang menetap di London, Inggris, tetapi ia adalah chairman perusahaan. Sedangkan sang anak, Amit Lohia, adalah wakil chairman.

4. Keluarga Tahir

Keluarga Tahir mempunyai kekayaan USD4,1 miliar atau setara Rp58,3 triliun. Dato’ Sri Tahir (Ang Tjoen Ming) adalah pria kelahiran di Surabaya yang berprofesi sebagai pengusaha, investor, dan pendiri Mayapada Group.

Holding company tersebut memiliki beragam unit usaha. Sebut saja perbankan, rumah sakit, media cetak, properti, dan tv berbayar. Tahir menikah dengan Rosy Riady (anak Mochtar Riady) dan memiliki empat anak. Grace, anaknya, adalah Presiden Komisaris Propertindo Mulia Investama.

5. Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu adalah pengusaha di balik PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Kekayaannya tahun ini adalah USD3,5 miliar atau setara Rp49,7 triliun.

Pada 2007, ia mengakuisisi PT Chandra Asri Petrochemical (perusahaan petrokimia, TPIA), kemudian merger dengan Tri Polyta Indonesia. Saat ini, TPIA menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.

6. Chairul Tanjung

Pemilik CT Corp, Chairul Tanjung, mencatatkan kekayaan sebesar USD3,1 miliar atau sekitar Rp44 triliun. Holding company memiliki unit bisnis antara lain media (media daring dan televisi), perbankan, asuransi, properti, ritel, serta memegang Wendy’s, Jimmy Choo, Versace, dan Mango.

7. Martua Sitorus

Martua Sitorus merupakan salah satu orang di balik kesuksesan Wilmar. Ia dan rekannya, Kuok Khoon Hong, mendirikan Wilmar pada 1991. Namun Martua sudah tidak menjadi dewan eksekutif Wilmar pada Juli 2018.

Selain itu, ia dan saudaranya memilih perusahaan perkebunan Gama Land. Perusahaan yang bermitra dengan Grup Ciputra tersebut membangun proyek 15 menara apartemen dan kompleks pusat perbelanjaan di Jakarta. Kekayaan Martua sebesar USD1,8 miliar atau sekitar Rp25,5 triliun.

8. Keluarga Mochtar Riady

Orang terkaya di Indonesia 2020 pada nomor delapan adalah keluarga Mochtar Riady dengan kekayaan USD1,7 miliar atau setara Rp24 triliun. Mochtar adalah pendiri dan chairman Lippo Group. Namun kini, James dan Stephen yang menjalankan perusahaan.

Unit bisnis holding company antara lain ritel, perbankan, properti, media, pendidikan, hingga kesehatan. John, salah satu cucu Mochtar, adalah direktur Lippo Group dan CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

9. Peter Sondakh

Peter Sondakh dan kekayaannya sebesar USD1,6 miliar atau Rp22,7 triliun ini adalah pimpinan Rajawali Corpora, perusahaan investasi yang berdiri sejak 1984. Perusahaan memiliki unit bisnis hotel, media, teknologi, transportasi, dan pertambangan.

10. Murdaya Poo

Orang terkaya di Indonesia 2020 yang menempati posisi ke-10 adalah Murdaya Poo. Ia memiliki kekayaan USD1,2 miliar atau Rp17 triliun.

Bisnis Murdaya antara lain PT Central Cipta Murdaya yang bergerak di bidang perkebunan sawit, pabrik kayu lapis, dan IT, ada pula Jakarta International Expo, dan PT Metropolitan Kentjana yang bergerak pada sektor properti.

Semua kekayaan para pengusaha di atas tak diperoleh secara instan. Mereka bekerja keras menjalankan bisnis sekaligus mampu mengelola keuangan. Salah satu cara mengelola keuangan adalah dengan berinvestasi.

Bagi kamu yang berencana investasi, segera unduh Ajaib di Play Store atau App Store. Ajaib adalah aplikasi yang memberikan ruang untuk berinvestasi pada reksa dana dan saham.

Aplikasi juga memungkinkan kamu memilih jenis investasi sesuai dengan tujuanmu. Ada pula produk reksa dana berdasarkan pilihan ahli. Tenang, Ajaib dan seluruh Manajer Investasi (pemilik produk reksa dana) serta sekuritas telah memiliki izin dari OJK.

Artikel Terkait