Dunia Kerja

Inilah Cara Menjawab Pertanyaan Menjebak Saat Interview

Menjawab pertanyaan menjebak
Menjawab pertanyaan menjebak

Ajaib.co.id – Pertanyaan menjebak banyak sekali kita temui salah satunya saat sedang menghadiri interview oleh HRD di sebuah perusahaan. Umumnya, pertanyaan ini akan ditanyakan saat akhir sesi wawancara berlangsung. Namun, hal ini tidak mutlak selalu di akhir sesi wawancara melainkan ada pula di awal maupun di tengah-tengah wawancara.

Sebenarnya semua pertanyaan yang dilontarkan oleh HRD kepada pelamar bisa kamu jawab sesuai kemampuan dan kapasitas. Sebab, mereka hanya ingin mengetahui kepribadian dan karaktermu saja dari bagaimana cara kamu menjawab dan berinteraksi langsung dengan mereka.

Oleh sebab itu, HRD perlu memberikan beberapa pertanyaan yang bisa memancing diri kamu untuk mengeluarkan karakter yang dimiliki sebenarnya. Inilah mengapa ada pertanyaan jebakan yang perlu kamu jawab saat interview. Bahkan, hal yang lebih menjengkelkan lagi adalah ketika HRD memberikan pertanyaan yang dirasa sedikit meremehkan kemampuanmu dan ditanyakan secara berulang-ulang.

Tentunya hal ini membuat diri kamu sedikit terpancing secara emosional dan mulai bisa memperlihatkan karaktermu yang sebenarnya. Dari banyaknya pertanyaan menjebak yang sering ditanyakan oleh HRD kepada pelamar, setidaknya redaksi Ajaib telah menyiapkan tips terkait bagaimana cara kamu untuk menjawab pertanyaan jebakan tersebut.

1.    Apakah yang Kamu Ketahui Tentang Perusahaan Ini?

Untuk pertanyaan ini, setidaknya sebelum hari interview tiba kamu telah mempersiapkan dirimu terlebih dahulu dengan membaca tentang perusahaan di mana kamu melamar lewat internet. Intinya, kamu perlu tahu perusahaan tersebut bergerak pada bidang apa dan layanan atau produk yang ditawarkan kepada masyarakat.

Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan hal-hal positif yang sudah kamu ketahui lewat internet, dan jangan pernah menyampaikan hal-hal buruk yang pernah kamu lihat di internet saat interview berlangsung.

Walaupun, memang benar adanya tetap saja kamu tidak boleh menyampaikan hal tersebut. Hal ini bisa menunjukkan bahwa kamu memang tertarik dengan perusahaan tersebut, dan telah mengetahui visi dan misi dari perusahaan yang ingin kamu lamar.

2.    Prestasi Apa yang Telah Kamu Capai Dalam Karirmu?

Pertanyaan satu ini dirasa sering meremehkan calon kandidat. Bagaimana tidak? Soalnya, HRD merasa tidak percaya bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk mengisi posisi jabatan yang sedang dibutuhkan oleh perusahaan.

Namun, kamu tidak boleh langsung berkecil hati. Melainkan hal ini adalah pertanyaan jebakan untuk mengetahui lebih jauh lagi apakah kamu memang memiliki prestasi sebelumnya atau tidak. Di mana, kamu bisa menyampaikan beberapa hal yang kamu anggap sebagai prestasi bagimu selama berkarir.

Kamu bisa menceritakan keberhasilanmu sebagai karyawan terbaik tahun 2018 maupun hal-hal lainnya. Tetapi dalam penyampaian kamu tidak perlu bernada tinggi dan tetaplah rendah hati. Sebab, ingatlah pepatah bahwa di atas langit masih ada langit. Kamu boleh saja bangga dengan apa yang telah kamu capai, tetapi kamu tidak boleh sombong. Mungkin hal ini yang perlu ditekankan kepada dirimu saat menjawab pertanyaan jebakan satu ini.

3.    Gambarkan Diri Anda!

Dalam proses interview, HRD ingin menggali sebanyak-banyaknya informasi tentang calon karyawan di mana pertanyaan mengenai gambaran diri dari pelamar perlu kamu jawab dengan hal-hal positif yang memang ada di diri kamu. Hal ini memang menjadi bahan pertimbangan bagi HRD untuk menyesuaikan nilai-nilai yang terdapat di perusahaan dengan karakter yang kamu miliki bila diterima sebagai karyawan nanti. Apakah cocok dengan nilai-nilai perusahaan atau tidak.

4.    Ingin Bekerja Dalam Jangka Waktu Berapa Lama di Perusahaan Ini?

Hal ini tentunya menjadi dilema bagi setiap pelamar saat interview bila harus menjawab pertanyaan ini. Pada dasarnya kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Hal ini sering dialami oleh calon karyawan saat proses rekrutmen untuk karyawan kontrak. Pasti banyak dari mereka yang menjawab hingga kontrak kerja habis.

Tetapi, apakah jawaban tersebut sudah dianggap sesuai? Ternyata, lebih baik ketika kamu mendapatkan pertanyaan ini, kamu tidak perlu menjawab dengan menyebutkan angka tahun. Melainkan, kamu bisa lebih baik menjawab tertarik untuk mengembangkan diri dan karir di perusahaan tersebut dibanding harus menjawab berapa lama kamu ingin bekerja di sana.

5.    Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Bisa Berkontribusi Pada Perusahaan?

Kamu bisa berpikir realistis di mana untuk memberikan kontribusi kepada perusahaan kamu perlu beradaptasi dengan lingkungan di tempatmu bekerja terlebih dahulu. Oleh karenanya, pihak perusahaan memberikan masa percobaan selama 3 bulan untuk kamu, apakah bisa berkontribusi atau tidak. Jadi, bila kamu diberikan pertanyaan ini kamu bisa menjawab setidaknya butuh waktu 3 bulan.

Jawaban ini sangat realistis dibanding kamu menjawab dengan begitu percaya diri yakni 1 bulan. Kunci dari menjawab pertanyaan jebakan HRD saat interview. Sebenarnya bisa kamu atasi bila bisa menahan rasa emosimu saat wawancara berlangsung. Pastinya tidak menganggap diri sendiri paling hebat dan benar yang membuat kamu menjadi terlihat sombong dan angkuh di mata HRD.

Melainkan kamu bisa menerapkan ilmu padi “Bagaikan padi, semakin masak semakin merunduk”. Bila kamu sudah memiliki pengalaman mumpuni, kamu tidak perlu menjadi orang yang sombong dan tetaplah rendah hati. Tidak ada kata terbaik di dunia ini, melainkan hanya ada kata lebih baik.

Demikianlah contoh cara menjawab pertanyaan menjebak yang sering kamu ditemui saat berhadapan langsung dengan HRD. Sebenarnya, HRD bukanlah musuh saat mencari pekerjaan. Melainkan musuhmu sebenarnya adalah dirimu itu sendiri. Jadi, jagalah sikap dan sopan santunmu saat diberikan kesempatan untuk interview oleh perusahaan.

Artikel Terkait