Saham

Ini Alasan untuk Membeli Saham Indofood, Pasti Untung

Ajaib.co.id – Untuk menghasilkan keuntungan sesuai target yang ingin dicapai, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam berinvestasi saham. Salah satunya adalah dengan memilih jenis saham suatu perusahaan. Hal ini berkaitan dengan bidang yang menjadi fokus suatu perusahaan dalam mengembangkan bisnis. Misalnya saja perusahaan yang bergerak di bidang consumer goods seperti saham PT Indofood.

Saham Indofood merupakan salah satu saham yang pergerakannya cukup mulus untuk jenis saham consumer goods. Nah, sebenarnya apa yang dimaksud dengan saham consumer goods?

Saham consumer goods merupakan jenis saham pada perusahaan penerbit yang usahanya bergerak di bidang penjualan barang-barang kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. Misalnya saja, beras, mi instan, minyak goreng, sabun mandi, shampo, sikat gigi, makanan ringan, alat kecantikan, dan masih banyak lainnya.

PT Indofood merupakan salah satu produsen dari barang-barang kebutuhan sehari-hari. Tidak heran, jika saham Indofood menjadi salah satu saham consumer goods yang paling direkomendasikan untuk dibeli.

Bagi kamu yang tertarik untuk membeli saham Indofood dengan harga per lembar saham sebesar Rp6.250, ada baiknya untuk melihat pertumbuhan saham Indofood dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini dilakukan untuk mempertimbangkan hasil yang dapat dianalisa sebelumnya.

Perkembangan Saham PT Indofood

Ketika ingin membeli saham Indofood, kamu harus mengetahui beberapa hal seperti saham PT Indofood yang terbagi menjadi dua perusahaan di bursa saham. Hal ini meliputi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Perbedaan pada kedua perusahaan yang sudah melantai di bursa saham ini adalah, jika INDF menghasilkan produksi berbagai varian mi instan, minyak goreng, bumbu masak, susu, dan lain sebagainya. Sementara ICBP hanya fokus untuk produksi mi instan saja. Nah, sementara untuk prospek saham ke depan, saham PT Indofood melaju cukup baik.

Walau kini harga per lembar saham Indofood berada di angka Rp6.250, dalam dua tahun terakhir saham ini sudah menyentuh harga Rp8.600 per lembarnya dan mengalami koreksi menjadi Rp 7.925 per lembar saham. Harga saham yang turun ini tentu menjadi peluang besar bagi para investor untuk meminang saham Indofood sebagai jangka panjang.

Apalagi saham PT Indofood masuk ke dalam kategori blue chips yang rutin membagikan dividen kepada para investornya dengan besaran rata-rata 50 persen. Pada tahun 2019, ICBP mengalami pertumbuhan laba bersih entitas induk sebesar 10 persen, di mana semula Rp4,58 triliun naik menjadi Rp5,04 triliun. Sementara laba inti perusahaan naik sebesar 22 persen menjadi Rp5,16 triliun yang semula Rp4,22 triliun.

Sementara pada saham INDF, saham ini juga membukukan kinerja yang positif tahun lalu. Di mana, laba bersih yang dicapai sebesar Rp4,91 triliun dari semula Rp4,17 triliun atau setara dengan 18 persen year on year. Pertumbuhan ini jelas bisa menjadi acuan kamu dalam memilih saham Indofood untuk berinvestasi.

Selain itu, ada beberapa hal yang menjadikan jenis saham seperti Indofood menjadi jenis saham yang cocok dipilih sebagai consumer goods.

Alasan Memilih Saham Indofood sebagai Saham Consumer goods

Pastinya ada beberapa hal yang menjadikan jenis saham consumer goods menjadi saham yang paling direkomendasikan banyak investor. Apalagi jika kamu ingin berinvestasi dengan durasi atau jangka waktu yang panjang.

Saham consumer goods adalah jenis saham yang cocok untuk mewujudkan hal tersebut. Selain itu, ada beberapa hal yang menjadi alasan kuat mengapa saham consumer goods menjadi pilihan yang direkomendasikan:

Saham Consumer Goods Tahan Banting

Di tengah situasi yang tidak kondusif dan mempengaruhi berbagai lini di dalam negara khususnya pada ekonomi, kebutuhan akan konsumsi sehari-hari tidak mungkin berkurang. Bisa dikatakan malah semakin meningkat, di mana orang-orang akan lebih mengutamakan tabungan atau simpanan mereka untuk pemenuhan kebutuhan barang-barang pokok atau primer, dibanding kebutuhan lainnya.

Tidak heran jika produsen yang memproduksi barang-barang tersebut mampu bertahan atau tahan banting dengan keadaan ekonomi yang tidak kondusif. Hal ini juga akan mempengaruhi saham perusahaan tersebut sebagai jenis perusahaan yang menghasilkan kebutuhan barang sehari-hari.

Saham Consumer Goods Cocok untuk Jangka Panjang

Ketahanannya akan berbagai macam kondisi khususnya pada situasi terburuk, maka saham consumer goods seperti saham PT Indofood ini sangat cocok untuk investasi jangka panjang atau setara 5 tahun ke depan.

Pertumbuhan Saham Consumer Goods Sejalan dengan Pertumbuhan Penduduk

Semakin banyaknya penduduk atau meningkatnya penduduk di suatu daerah, tentu mempengaruhi tingkat kebutuhan sehari-hari.

Hal ini jelas mempengaruhi para produsen kebutuhan sehari-hari untuk bisa mengembangkan perusahaannya ke tahap yang lebih besar. Di mana, permintaan akan barang kebutuhan sehari-hari juga akan meningkat.

Kebijakan Pemerintah Kurang Berpengaruh

Peraturan pemerintah akan suatu hal yang berkaitan dengan barang-barang kebutuhan harian ini tidak terlalu berdampak pada para penggunanya atau konsumen. Misalkan saja pada imbauan untuk larangan konsumsi rokok melalui beberapa kampanye yang dilakukan. Akan tetapi, produsen dan konsumen rokok tetap saling memenuhi. Di mana, produsen rokok terus memproduksi jumlah rokok dan konsumen rokok juga tetap berjalan lancar

Beberapa hal tersebut yang menjadikan saham jenis consumer goods merupakan saham yang paling direkomendasikan. Apalagi bagi kamu yang berinvestasi dengan jangka waktu panjang demi mendapatkan keuntungan lebih besar. Salah satu saham perusahaan yang merupakan kategori consumer goods adalah saham Indofood.

Dengan pertumbuhan pada saham PT Indofood yang telah dijelaskan sebelumnya, maka saham ini bisa menjadi pilihan kamu yang ingin mencoba saham consumer goods sebagai investasi. Jenis instrumen pada investasi saham memang bisa dikatakan sangat menguntungkan jika saham tersebut mengalami pertumbuhan yang baik.

Akan tetapi, jika kamu memilih jenis saham perusahaan yang tidak memiliki prospek baik ke depan, maka risiko investasi kamu akan merugi tidak akan bisa dihindari. Oleh karena itu, jika investasi saham ini dirasa masih meragukan, kamu bisa memilih instrumen investasi lainnya dengan risiko yang lebih rendah.

Salah satu instrumen yang bisa mewujudkan keinginan tersebut adalah investasi reksa dana. Apalagi investasi reksa dana kini bisa dilakukan secara online melalui smartphone dengan menggunakan aplikasi Ajaib. Ajaib merupakan media investasi online yang dapat membantu kamu berinvestasi khususnya reksa dana.

Dengan menggunakan aplikasi Ajaib, kamu dapat berinvestasi khususnya investasi reksa dana. Pastinya dengan keuntungan besar dan risiko yang lebih rendah dibanding jenis instrumen investasi lainnya. Dengan investasi reksa dana di Ajaib, kamu bisa merencanakan keuangan kamu untuk kebutuhan di masa mendatang. Yuk, download aplikasi Ajaib di smartphone dan temukan kemudahan dalam berinvestasi sekarang.

Bacaan menarik lainnya:

Jogiyanto, H. (2015). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Jakarta: Rajawali Pers.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait