Bisnis & Kerja Sampingan

Contoh Rekomendasi Bisnis yang Bisa Dilakukan Selama Pandemi

Ajaib.co.id – Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini dampaknya memang sangat dahsyat. Selain menewaskan banyak orang, siklus perekonomian dunia pun terpukul hingga beberapa negara di dunia sudah mengumumkan bahwa mereka mengalami resesi.

Di saat seperti ini kamu sebaiknya tidak panik dan segera mencari solusi untuk menghadapinya. Kamu bisa mencari peruntungan dengan membuat usaha kecil-kecilan yang bisa dilakukan di rumah.

Contoh rekomendasi bisnis ini cukup populer dan bisa kamu coba lakukan untuk menambah penghasilan.

1.    Masker Kain

Contoh rekomendasi bisnis yang bisa dicoba pertama adalah masker kain. Saat ini masker kain dibutuhkan untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 yang mudah menular.

Penggunaan masker sangat disarakan terutama untuk mereka yang sering bepergian ke luar rumah karena alasan harus bekerja. Jika tidak ada kegiatan apa-apa, sebenarnya tetap di rumah yang paling aman.

Masker kain bisa dibuat sendiri. Jika kamu belum pernah menjahit, kamu bisa mempelajarinya. Agar menjadi pembeda dari para pengusaha masker kain lain, kamu bisa membuat masker kain dengan kreasimu sendiri.

Coba saja kamu lihat masker-masker kain yang dijual di pasaran, bentuknya unik-unik. Hal itu bisa menjadi kelebihan untuk menarik lebih banyak pembeli.

2.    Katering Harian

Contoh rekomendasi bisnis selama pandemi selanjutnya adalah katering harian. Menyediakan menu makanan untuk keperluan pernikahan yang tidak didatangi banyak undangan, katering untuk makan siang perkantoran. Atau untuk skala yang lebih kecil, membuat MPASI bayi juga bisa.

Usaha ini cukup menjanjikan karena kamu mudah mendapatkan pelanggan. Menu makanan yang dibuat tidak perlu banyak, jadi kamu sudah menentukan jenisnya di awal.

Usaha ini bisa dilakukan di rumah, dan tidak terlalu membutuhkan modal yang besar. Kamu bisa mengambil pembayaran di awal dari klien untuk membeli bahan-bahannya terlebih dahulu.

3.    Jasa Ekspedisi dalam Kota

Jika kamu memiliki kendaraan pribadi, kamu bisa membuka usaha ekspedisi dalam kota. Jasa antaran cukup laku di masa sekarang karena orang-orang lebih memilih di rumah, tapi mereka tetap membutuhkan bahan-bahan pangan yang harus dibeli di luar.

Akhirnya mereka pun belanja secara online. Kamu bisa menjadi mitra yang mengantarkan barang yang dibeli itu ke orang yang memilikinya. Agar tidak kejauhan, kamu bisa menentukan jarak antaran maksimal misalnya 30 km.

4.    Bisnis Camilan

Bisnis camilan yang kamu usung ada berbagai macam jenis. Kamu bisa menjual kue basah, kue kering, gorengan, keripik yang kamu buat sendiri. Camilan yang dibuat sendiri biasanya difavoritkan orang-orang karena tidak mengandung pengawet.

Jika kamu belum mengetahui resepnya, kamu cari resep memasaknya di internet. Cara membuat camilan-camilan yang disebutkan di atas semuanya dapat kamu lihat di Youtube.

Jangan khawatir makanan yang kamu dagangkan tidak laku, kamu bisa mempromosikannya pada tetangga-tetangga yang berada di dekat rumahmu terlebih dahulu. Usaha camilan juga termasuk usaha rumahan.

Modal yang kamu butuhkan pun tidak terlalu besar dan mendatangkan keuntungan harian ketika kamu menjualnya setiap hari.

5.    Bisnis Sayuran

Sekarang banyak orang yang berkebun sendiri di pekarangan rumahnya untuk menyediakan pasokan makanan rumahan. Jika persediaan banyak, akan sangat bagus jika kamu menjualnya pada orang lain.

Sayuran yang ditanam sendiri akan mendatangkan keuntungan juga untukmu. Sayurannya tidak perlu dijual ke tempat yang jauh.

Tawarkan saja sayuran-sayuran yang kamu tanam pada tetangga-tetangga. Atau kamu menjualnya pada penjual sayuran di sekitar yang membutuhkan pasokan sayuran.

Jika kamu tertarik terjun ke dunia bisnis sayuran, berikut ini contoh rekomendasi usaha sayuran yang bisa dijadikan sebagai lahan investasi menguntungkan :

Sayur Bayam. Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang disukai oleh banyak orang. Tentunya, kamu pernah melihat sayuran ini di berbagai tempat.

Hal itu cukup membuktikan, bahwa sayuran ini sangat mudah ditanam. Keuntungan dari menanam sayuran ini adalah kamu hanya perlu memotong bagian batang dan daunnya saja, dan tidak perlu mencabut hingga akarnya.

Dengan demikian, kamu tidak perlu menanamnya kembali karena rantingnya akan tumbuh kembali.

Kangkung. Sayuran yang satu ini tergolong mudah penanaman dan perawatannya. Untuk menanam sayuran ini, kamu hanya perlu memberikan suplai air yang cukup.

Kamu bisa menanamnya di sawah atau membangun tegalan (lahan kering/ladang). Tidak hanya menjadi sayuran yang menguntungkan dalam sektor bisnis, kandungan zat yang terdapat di dalam kangkung juga bermanfaat untuk tubuh.

Timun. Sayuran ini dikenal dengan jenis pengolahannya, karena bisa dikonsumsi langsung atau menjadi bahan tambahan seperti rujak, batagor, gado-gado, dan lainnya.

Oleh karena itu, permintaan pasar terhadap timun selalu tinggi dan dibutuhkan oleh semua orang. Pertumbuhan timun sendiri tergolong cepat. Sebab, hanya butuh beberapa minggu saja untuk menunggu sayuran ini panen.

Pare. Pare juga menjadi salah satu sayuran yang dicari oleh banyak orang. Hal itu dikarenakan pare memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.

Bahkan, stok pare di pasar terkadang tidak cukup untuk memenuhi permintaan. Dengan begitu, pare dapat menjadi penghasil rupiah yang bisa kamu pertimbangkan.

Seledri. Daun seledri seringkali ditanam oleh para ibu rumah tangga. Biasanya, mereka menanam seledri di pot atau polybag. Kesegarannya menjadi alasan mengapa daun seledri banyak digunakan dan dikonsumsi oleh masyarakat.

Dengan melihat tingginya permintaan seledri, kamu bisa menjadikannya sebagai lahan investasi atau usaha. Kamu bisa menanamnya di perkarangan rumah dengan polybag, dan merawatnya dengan baik.

Terong. Terong juga menjadi salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat. Kamu bisa menemukan berbagai jenis terong, seperti terong ungu, terong Medan, terong Bogor, dan lainnya.

Manfaat dari terong yang sering kita dengar adalah menjaga kesehatan sel otak manusia. Terong bisa jadi pertimbangan kamu untuk memulai investasi. Banyak orang yang mencari dan memerlukan sayuran ini.

Cabai Merah. Cabai merah merupakan komoditas yang paling baik untuk dijadikan sebagai investasi. Berbagai negara termasuk Indonesia gemar mengonsumsi cabai. Sehingga, prospeknya sangat baik.

Beragam jenis cabai yang bisa kamu tanam adalah cabai rawit, cabai keriting, cabai hijau, dan lainnya. Untuk memperoleh bibitnya, kamu bisa menemukannya dengan mudah di toko pupuk yang menyediakan berbagai jenis bibit cabai.Selain itu, kamu juga bisa mencari bibit cabai di toko online atau marketplace.

6.    Bisnis Tanaman Hias

Banyak orang yang memiliki kegiatan menanam di masa pandemi ini. Apabila kamu salah satu orang yang melakukan kegiatan ini, kamu bisa sekalian membuka peluang bisnis.

Jika awalnya kamu menanam tanaman hias karena alasan memperindah rumahmu, sekarang ubah tujuanmu untuk menjadi memiliki usaha tanaman hias. Kamu dapat menjual tanaman hias hasil dari kerjamu kepada mereka yang tertarik.

Agar mudah mendapatkan calon pembeli, promosikan tanaman hias milikmu di media sosial. Atau coba promosikan juga di marketplace.

Contoh rekomendasi tanaman hias yang bisa kamu pilih:

Bunga Mawar. Untuk tanaman bunga mawar bisa dikatakan memiliki prospek bisnis cerah di masa depan sekaligus menguntungkan.

Hal ini dikarenakan tanaman hias bunga mawar mempunyai 3 jenis usaha yang bisa kamu komersilkan. Misalkan dari penjualan bibit bunga mawar, bunga mawar dalam pot dan bunga mawar potong.

Tidak tanggung-tanggung, potensi usaha tanaman yang umumnya berwarna merah ini juga bisa mencapai ratusan juta per bulan.

Bunga Anggrek. Selain bunga mawar, bunga anggrek juga menjadi salah satu bisnis tanaman yang memiliki prospek baik ke depannya dan juga menghasilkan. Bunga anggrek lebih sering dijumpai di rumah-rumah daripada bunga mawar.

Bunga anggrek memiliki dua jenis usaha yang bisa dikomersilkan antara lain bibit bunga anggrek dan juga bunga anggrek dewasa. Potensi bisnis tanaman ini cukup besar, walaupun masih lebih kecil daripada bisnis bunga mawar.

Bunga Matahari. Selanjutnya usaha tanaman hias yang menguntungkan adalah bunga matahari. Selain warnanya yang cerah, bunga matahari juga memiliki banyak keunggulan yang bisa dikomersilkan.

Bisnis tanaman bunga matahari jika ditekuni dengan serius akan menghasilkan keuntungan puluhan juta per bulannya.

Bunga Melati. Hal selanjutnya adalah tanaman bunga melati yang memiliki penggemarnya sendiri. Keindahan dari bunga melati dan wangi yang khas menjadikan bunga melati sebagai usaha tanaman dengan prospek keuntungan yang menjanjikan, bahkan tidak kalah dari prospek bisnis bunga mawar.

Usaha bunga melati memiliki tiga model usaha antara lain, penjualan bibit, tanaman hias dan bunga potong yang biasanya digunakan untuk keperluan acara.

Bunga Kamboja. Bunga kamboja yang merupakan lambang dari kesetiaan juga memiliki prospek yang bagus ke depannya sebagai tanaman yang menjanjikan keuntungan.

Kebanyakan orang memesan bunga kamboja untuk acara-acara pemakaman, sehingga ke depannya jenis tanaman ini masih memiliki peluang bisnis yang tidak kalah dengan bisnis bunga mawar.

Bunga kamboja umumnya diperjual belikan dalam bentuk bibit, pohon dan juga bonsai.

Pohon Bonsai. Selanjutnya jenis tanaman yang tidak kalah memberikan keuntungan adalah bisnis tanaman bonsai. Bisnis tanaman bonsai adalah salah satu tanaman yang memiliki pasarnya tersendiri dan menjadi bisnis tanaman hias yang paling menguntungan.

Dengan model yang variatif tentunya pebisnis bonsai akan memberikan harga yang bervariasi pula.

Umumnya penikmat tanaman bonsai adalah golongan menengah ke atas lantaran harganya yang cukup menguras kantong. Pengusaha tanaman ini juga tentunya bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyesuaikan porsi harga dari tanaman bonsai yang diperjualbelikan.

Tanaman bonsai juga tentunya memiliki potensi harga yang menggiurkan untuk bisnis karena umumnya dijual dengan harga jutaan sampai dengan miliaran bergantung dari model atau bentuknya.

Semakin unik dan besar tanaman bonsai, maka semakin mahal pula harganya. Atau semakin tua usia bonsai, harganya bisa semakin tinggi. Tentunya hal ini bisa menjadi investasi jangka panjang dan juga bisnis yang menjanjikan.

Sedikit gambaran, untuk bonsai yang populer dan sering ditemui di Indonesia, misalnya bonsai serut, bonsai kelapa, hingga bonsai beringin harganya dapat mencapai Rp200 ribuan hingga Rp700 ribuan.

7.    Membuat Konten Media Sosial

Saat ini banyak individu dan perusahaan yang membutuhkan jasa pembuat konten untuk keperluan bisnisnya di media sosial. Kamu yang punya kemampuan membuat konten, coba saja melamar pekerjaan pada mereka.

Perusahaan-perusahaan besar pun biasanya punya tim khusus dalam pembuatan konten agar bisa menampilkan konten yang menarik yang bisa membuat brand mereka semakin terlihat.

Untuk membuat konten media sosial, perhatikan dengan baik apa yang klien inginkan, tapi tetap berpaku pada kreativitasmu sendiri.

Jika baru pertama kali melakukannya, coba lakukan riset dengan melihat contoh-contoh konten klien yang sudah ada sebelumnya. Intinya kamu perlu mengikuti aturan dan sampaikan ide yang tepat sasaran.

Kamu juga bisa membuat konten secara independen, dan tidak tergantung dengan siapa yang akan membutuhkanmu. Misalnya membuat konten untuk Youtube milikmu, atau membuat Podcast.

Dengan konten untuk media sosialmu, kamu bebas menentukan tema yang kamu inginkan. Semua tergantung dari kreativitas yang kamu miliki. Jangan lupa untuk dimonetisasi ya. Sehingga kamu memiliki penghasilan dari iklan-iklan yang tayang di kontenmu.

8.    Bisnis Jualan Pulsa

Contoh rekomendasi bisnis yang bisa dilakukan selama pandemi adalah berjualan pulsa dan paket data. Pulsa dan paket data ini dibutuhkan oleh banyak orang yang tidak bisa lepas dari gadget mereka.

Modal yang kamu keluarkan pun tidak terlalu banyak, coba saja dari modal kecil terlebih dahulu. Kamu dapat mempromosikan bisnis barumu ini pada orang-orang terdekat. Lalu untuk mempermudah pembayaran bisa menyediakan pembayaran via transfer atau via dompet digital juga bisa.

Agar mendapatkan penghasilan yang tetap kamu jangan menerapkan sistem mengutang. Si pembeli membayar pulsanya dulu, baru kamu mengirimkan pulsanya. Ini cara jual yang paling aman. Contoh rekomendasi usaha ini dapat kamu lakukan di mana saja karena hanya mengandalkan ponsel pintarmu.

Artikel Terkait