Cenderung Stagnan, Saham JPFA Masih Rekomendasi Beli

Saham JPFA Masih Rekomendasi Beli

Saham JPFA milik PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk sejauh ini memang menunjukkan kinerja yang stagnan, namun tidak berarti nilai saham JPFA tak bisa dipertimbangkan.

Pada penutupan perdagangan hari ini Jumat (6/9) di Bursa Efek Indonesia (BEI) saham JPFA ditutup melemah 10 poin menjadi Rp1.535 per saham atau turun 0,6% dari sesi pembukaan Rp1.545 per saham.

Selama pekan ini, saham JPFA diakumulasi turun 3,1% atau 50 poin dari pembukaan perdagangan pada Senin (2/9) Rp1.585 per saham. Namun jika diakumulasikan dalam satu bulan, saham JPFA naik 35 poin atau 2,3% dari Rp1.500 per saham saat awal perdagangan (7/8).

Selanjutnya, jika diakumulasikan selama enam bulan, saham JPFA mengalami penurunan yang cukup signifikan yakni 29,2% atau 635 poin dari awal perdagangan Rp2.170 per saham pada (8/3).

Meskipun cenderung stagnan di penutupan saham, pada Agustus 2019 lalu, emiten ini resmi masuk dalam deretan saham unggulan atau LQ45 hingga Januari 2020. Ini sekaligus menjadi nilai tambah bagi investor dalam menentukan pilihannya.

Sementara itu, laporan keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk semester satu pada akhir Juli 2019 mencatat pertumbuhan penjualan bersih sebesar 9,22% atau Rp18,24 triliun dari tahun lalu yakni Rp16,70 triliun.

Emiten ini mengalami penurunan laba bersih sebanyak 20,60% menjadi Rp829,28 miliar dibandingkan semester pertama 2018 yang mencapai Rp1,17 triliun. Penurunan ini disebabkan karena kenaikan anggaran pokok penjualan sebesar 15,69% pada awal tahun 2019 atau Rp14,92 triliun.

Untuk total aset lancar JPFA pada semester satu tahun 2019, bertumbuh 7,86% menjadi Rp13,39 triliun. Penyumbang terbesar emiten ini berasal dari piutang usaha pihak ketiga. Dari domestik sebesar Rp1,95 triliun dan dari luar negeri sebesar Rp58,69 triliun.

Profil Japfa Comfeed, Emiten Saham JPFA

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan perusahaan agrifood yang cukup dikenal masyarakat sebagai perusahaan pengolahan unggas terbesar di tanah air. Mulai berdiri sejak tahun 1975, JPFA terus mengembangkan usahanya di bidang peternakan ayam, mulai dari pembibitan hingga produksi daging ayam.

Perusahaan ini juga memiliki lini usaha lain seperti produksi dan penjualan pakan ternak, DOC (Day Old Chicken), perlengkapan peternakan, vaksinasi, ayam broiler dan karkas ayam.

Selain ayam, JPFA juga mengelola peternakan sapi, penangkaran udang dan ikan. Japfa juga menjual daging sapi, udang dan ikan juga dalam bentuk beku.

Output JPFA adalah produk-produk makanan olahan. Merek olahan yang paling dikenal adalah merek So Good dan So Nice.

Di tengah pesatnya persaingan, JPFA tak mau kalah untuk penerapan standar bio security yang tinggi. JPFA juga mengadopsi ilmu peternakan dan teknologi mutakhir yang terbaru, serta pengawasan mutu yang ketat dan menyeluruh di setiap lini usaha. Saat ini perusahaan sedang membidik peluang ekspor.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait