Saham JPFA dan Serba-serbi Perusahaan Japfa

saham jpfa
saham jpfa

Saham JPFA merupakan saham yang dikeluarkan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia. Perusahaan ini bergerak dalam bidang pengolahan makanan dan bisa dikatakan sebagai perusahaan agrifood yang besar di Indonesia. Keberadaannya di Indonesia memang sudah cukup lama. Pertama kali berdiri pada tanggal 18 Januari 1971 dengan nama PT Java Pelletizing Factory. Dulunya perusahaan ini hanya menyediakan pakan ternak, tapi semakin lama semakin berkembang karena dunia agrifood memang memiliki pasar yang bagus di Indonesia pada umumnya.

Perusahaan Agrifood yang Produknya Ada di Seluruh Indonesia

Kantor pusatnya berada di Jakarta, tapi pabrik-pabriknya tersebar hampir di seluruh Indonesia mulai dari Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, dan Pulau Sulawesi. Jadi, tidak mengherankan jika distribusi bisnisnya mencakup keseluruhan kota yang ada di Indonesia.

Unit bisnis yang dijalankan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia adalah tidak jauh dari pembuatan pakan ternak, ternak ayam, pengelolaan unggas sehingga bisa menjadi sumber makanan, dan juga budidaya pertanian. Strategi promosi yang dilakukan oleh Japfa juga cukup bagus bagi masyarakat Indonesia, mereka menyediakan daging olahan yang berkualitas, tapi dijual dengan harga standar yang bisa dibeli oleh semua kalangan masyarakat.

Merek-merek produk yang diproduksi oleh PT Japfa antara lain adalah pakan ternak yang terdiri dari Comfeed dan Benefeed, lalu ada produk daging ayam segar yang sudah dipotong dan dibersihkan bernama Best Chicken dan Tora-tora, mereka juga menjual daging sapi segar bernama Tokusen Wagyu Beef. Tidak sampai disitu juga karena PT Japfa memproduksi vaksin khusus hewan ternak bernama Vaqsimune. Jadi, perusahaan ini memiliki unit-unit bisnis yang cukup banyak dan melakukan ekspansi yang cukup luas di bidang peternakan. Tidak mengherankan jika perusahaaan ini dikatakan sebagai perusahaan agrifood yang besar di Indonesia.

PT Jafpa Comfeed sendiri membagikan unit-unit bisnisnya dalam beberapa divisi. Ada divisi unggas, divisi daging, divisi vaksin, dibisi aquaculture, dan masih banyak divisi lain yang berkaitan dengan agrifood. Masing-masing divisi ini yang punya merek-merek produk andalan Japfa dan saling terintegrasi untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Anak-anak perusahaan Japfa juga cukup berkembang dengan baik dan menjadi pionir di kotanya masing-masing.

Punya Sistem Komunikasi Antar Anak Perusahaan yang Terintegrasi Baik

Meski anak perusahaannya berada di mana-mana, PT Japfa Comfeed Indonesia melakukan komunikasi terintegrasi dari ujung satu ke ujung lainnya agar mereka selalu terintegrasi dengan baik. Inilah yang membuat proses usaha perusahaan ini berjalan dengan rapi dan berkesinambungan dengan baik.

Jika kamu sering mengonsumsi daging olahan, maka kamu tidak akan asing lagi dengan nama perusahaan Japfa. Perusahaan ini juga sudah cukup lama berdiri di Indonesia. Perkembangannya terjadi secara signifikan setelah melakukan IPO pertama kali. Mungkin karena sebagian besar para investor kala itu percaya bahwa Japfa bisa mendatangkan keuntungan dan dapat bertahan cukup lama di pasar Indonesia.

Melakukan Penawaran Publik Pertama Kali pada Tahun 1990

PT Japfa Comfeed sendiri pertama kali melakukan penawaran kepada publik tanggal 23 Oktober 1989 setelah mendapatkan izin dari Bapepam-LK. Pertama kali melakukan IPO inilah yang membuat PT Japfa Comfeed semakin besar dan dapat mengakuisisi beberapa perusahaan yang kini menjadi anak perusahaannya untuk dapat melakukan ekspansi secara besar-besaran. Perkembangannya yang awalnya hanya memproduksi pakan ternak memang patut diacungi jempol.

Di awal penawaran saham JPFA ke masyarakat luas, saham yang ditawarkan ada sekitar 4.000.000 lembar saham yang siap dimiliki oleh para investor dengan nilai per lembar saham Rp 1.000, dan saham JPFA memiliki harga yang dipatok pada level Rp. 7.200.

Pada tanggal 28 Januari 2020, saham JPFA sendiri berada pada level Rp 1.510. Harga ini memang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan harga saham JPFA ketika pertama kali melakukan IPO, tapi ini bukan berarti saham JPFA mengalami kerugian karena penurunan harga ini terjadi karena adanya penyesuaian harga.

Jika dilihat dari tahun 2019 lalu, sebenarnya harga saham JPFA sempat menginjak ke harga tertinggi di level Rp. 2.930 di bulan Januari tahun 2019. Namu, sejak bulan itu, semakin ke sini harga saham JPFA semakin berubah-ubah. Sempat juga berada di titik terendah di level Rp. 1.500 pada bulan Mei 2019 dan sejak saat itu harga saham JPFA mengalami naik-turun yang cukup sering, tapi angkanya tidak terlalu jauh.

Namun, meski harga sahamnya mengalami penurunan, PT Japfa Comfeed mulai melakukan ekspansi terbaru. Perusahaan itu melakukan ekspor produk ke negara tetangga, yaitu Timor Leste. Awalnya mereka mengekspor pakan ternak, tapi kemudian karena permintaan yang cukup banyak, mereka pun mencoba mengekspor daging ayam yang sudah dibekukan. Hal tersebut dilakukan oleh anak perusahaan PT Ciomas Adisatwa. Nilai ekspor ini adalah 1,1 miliar dengan total daging ayam sebanyak 30 ton.

Saat ini negara yang paling banyak mengekspor daging ayam hanyalah Malaysia dan Brasil. Karena adanya peluang yang cukup bagus ini, PT Jafpa Comfeed Indonesia pun mencoba melakukan ekspansi ke luar negeri, dan mereka memilih ke negara yang tidak terlalu jauh dari Indonesia.

Lalu, apakah saham JPFA bagus untuk dibeli? Perusahaan Japfa selalu mengedepankan inovasi dalam bisnisnya, jika kamu cukup paham tentang dunia peteranakan, tidak ada salahnya untuk memiliki saham JPFA.

Jika kamu tertarik untuk memiliki saham JPFA, kamu bisa melakukan konsultasi dengan Ajaib. Kami akan membantumu untuk bisa membeli saham tersebut. Dan juga ada saham-saham lain yang bisa kamu miliki.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait