Cek Harga Saham INDY Sebelum Berinvestasi di Pertambangan

harga saham indy
harga saham indy

Pernahkah kamu mendengar PT. Indika Energy Tbk (INDY) sebelumnya? Jika belum mengetahuinya, Indika Energy adalah perusahaan pemilik saham INDY. harga saham INDY sendiri pernah menanjak sampai hampir dua kali lipat lho.

PT Indika Energy Tbk (INDY) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, kontruksi, perdagangan, jasa dan transportasi. Perusahaan ini sudah beroperasi di Indonesia lebih dari 10 tahun, tepatnya secara resmi beroperasi pada 2004 silam.

Setelah 4 tahun berdiri, tepatnya pada 2008 PT. Indika Energy Tbk (INDY), menjadi perusahaan publik yang memiliki kode emiten saham INDY yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dimana saham INDY yang dilepas ke publik kala itu sebesar 18 persen atau jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 937.284.000 saham dengan harga Rp2.950 per saham.

Saat ini kepemilikan saham INDY dikuasai oleh PT. Indika Inti Investindo sebesar 37,79 persen sebagai pemegang saham mayoritas, PT. Teladan Resources sebesar 30,65 persen, sedangkan publik sebesar 29,69 persen, dan masih banyak lagi.

Harga Saham INDY

Sektor industri pertambangan batu bara memang terkena imbasnya dari perang dagang AS-China serta harga batu bara yang tidak stabil.

Namun dengan adanya negosiasi perang dagang AS-Tiongkok dan semakin turunya persediaan stok batu bara di negara Asia Timur seperti Tiongkok dan Korea. Hal ini menjadi sentimen positif bagi saham-saham di sektor industri pertambangan batu bara.

Dimana permintaan batu bara di Tiongkok dan Korea meningkat berhubungan dengan cuaca panas yang menyelimuti negara tersebut sehingga pemakaian listrik meningkat khususnya untuk AC sehingga pembangkit listrik disana membutuhkan stok batu bara yang lebih untuk memenuhi kebutuhan listrik.

Namun sentimen negatif yang perlu dicatat seperti harga minyak dunia sebagai bahan bakar untuk transportasi di perusahaan pertambangan, yang tentunya harus diakui juga bisa menjadi beban biaya operasional tambahan bagi perusahaan.

Ambil atau Amati?

Dikutip dari Bloomberg, Analis Trimegah Sekuritas, Willinoy Sitorus, merekomendasikan netral untuk target saham INDY berada di level harga Rp1.800 per saham. Hal senada juga dilontarkan oleh Analis Mandiri Sekuritas, merekomendasikan netral dengan target harga saham INDY berada di level Rp1.900 per saham.

Sedangkan Analis Deutsche Verdhana Sekuritas Indonesia, Janeman Latul, merekomendasikan beli untuk saham INDY di target harga Rp2.000 per saham. Karena valuasi INDY masih tergolong murah dibandingkan perusahaan batu bara secara global hingga 2020. Ia pun juga mengungkapkan bahwa INDY memiliki keuntungan dari produksi batu bara berkalori rendah dan banyaknya permintaan yang datang dari kawasan Asia.

Pendapatan Paling Gemilang

Pendapatan INDY di 2018 mencapai US$ 2,96 miliar dollar meningkat hampir 2 kali lipat dibanding tahun 2017 yaitu sebesar 169,7 persen, kenaikan pendapatan tahunan ini tidak diikuti dengan laba yang turun 76 persen menjadi US$ 80,06 juta dollar dari US$ 335,41 juta dollar yang dibukukan pada 2017.

Faktor krusial yang perlu menjadi catatan dari saham INDY, yaitu anjloknya harga batu bara yang memicu aksi jual saham secara masif khususnya investor asing.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait