Siap Investasi Reksa Dana? Ketahui Dulu Hal-hal Ini!

ilustrasi yang menggambarkan proses belajar dari hari ke hari

Jadi, kamu siap untuk melakukan investasi reksa dana? Luar biasa! Tapi, apakah kamu sudah benar-benar tahu apa itu reksa dana?

Belum? Hmm.. bagaimana kamu bisa membangun fondasi keuangan yang kokoh jika kamu tidak benar-benar memahami pilihan investasi kamu? Nah, sebelum memulai investasi, sebaiknya simak dulu artikel ini untuk tahu secara menyeluruh tentang reksa dana agar kamu semakin mantap dalam berinvestasi!

Memahami Terminologi Dalam Investasi Reksa Dana

Kamu dapat lebih mudah mengenal dunia reksa dana ketika kamu sudah mengerti terminologi atau istilah-istilah yang sering digunakan di dalamnya. Sebelum memulai investasi reksa dana, mungkin kamu akan mulai membaca berbagai artikel untuk mendapat lebih banyak pengetahuan. Sayangnya, proses belajarmu mungkin akan tersendat jika kamu tidak mengerti istilah-istilah yang digunakan dalam dunia reksa dana.

Untuk membantu kamu belajar, kami akan bantu menjelaskan beberapa terminologi atau istilah dasar yang akan sering kamu temui ketika mempelajari reksa dana:

Bank Kustodian

Bank Kustodian merupakan suatu lembaga yang bertanggung jawab dalam mengamankan aset keuangan suatu perusahaan atau perorangan. Setiap dana efek yang terkumpul akan disimpan dan diawasi penggunaannya oleh Bank Kustodian ini. Bank Kustodian juga mencatat seluruh pembelian atau pencairan yang dilakukan oleh investor.

Oh ya, kalau bingung investor itu siapa, investor itu kamu. Iya, kamu, setelah resmi berinvestasi. Setelah kamu membeli saham, Bank Kustodian juga yang akan mengeluarkan tanda bukti pembelian, pencairan atau pemindahan reksa dana dari satu jenis ke jenis yang lainnya.

Manajer Investasi (MI)

Kamu pasti akan sering mendengar istilah ini. Sebenarnya siapa itu Manajer Investasi? Ia adalah profesional yang akan menginvestasikan uang kamu ke dalam berbagai instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko kamu. Bisa dibilang, Manajer Investasi adalah orang yang nantinya akan mengelola dana kamu ketika kamu mulai berinvestasi.

Kontrak Investasi Kolektif (KIK)

Ini adalah kontrak yang dilakukan oleh Manajer Investasi (MI) dan Bank Kostudian. Dalam kontrak ini diterangkan juga mengenai hak serta tanggung jawab dari pihak-pihak yang terlibat di dalam kontrak tersebut. Baik MI dan Bank Kustodian memiliki wewenang yang berbeda dalam KIK.

Nah, tiga istilah di atas hanyalah sebagian kecil dari masih banyak lagi terminologi yang biasa digunakan dalam dunia reksa dana. Semakin kamu banyak membaca, kamu akan lebih familiar dengan terminologi-terminologi lain yang jauh lebih rumit. Untuk tahap awal, biasakan diri dulu memahami istilah-istilah di atas ya.

Diversifikasikan Portofolio Dana Kamu

Nah, ini dia satu lagi istilah rumit dunia reksa dana yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya. Sebelum memahami bagaimana cara melakukannya, tentunya kamu harus paham dulu apa yang dimaksud dengan diversifikasi portofolio dana.

Sebenarnya istilah ini cukup mudah untuk dipahami. Pernah dengar peribahasa ‘jangan taruh semua telur di satu keranjang’? Nah, diversifikasi portofolio ini dapat diasosiasikan ke dalam peribahasa tersebut. Maksudnya, jangan investasikan semua dana kamu ke satu saham perusahaan saja.

Diversifikasi portofolio adalah pembentukan portofolio untuk mengurangi risiko. Jadi, dana kamu tidak diinvestasikan ke dalam saham satu perusahaan saja. Portofolio dana kamu nantinya akan terdiri dari banyak saham perusahaan.

Untuk dapat melakukan diversifikasi portofolio dana, kamu harus paham dulu perihal risk tolerance. Memahami risk tolerance termasuk mempertimbangkan potensi keuntungan serta mengerti cara kerja instrumen investasi yang telah kita pilih.

Setelah cukup memahami risk tolerance, kamu harus menentukan target aset yang siap diinvestasikan. Biasanya, investor yang memiliki risk tolerance tinggi tidak akan segan untuk menginvestasikan asetnya pada target dengan profil pengembalian risiko tinggi.

Fokus Pada Tujuan Finansial Jangka Panjang

Kebanyakan calon investor atau investor pemula cenderung tergoda untuk memilih investasi yang akan memberikan keuntungan di tahun berikutnya. Namun, ketika mengelola portofolio investasi, kamu sebaiknya fokus pada nilai-nilai keseimbangan, kedisiplinan, dan keberlanjutan.

Apa sih yang dimaksud dengan keberlanjutan? Maksudnya, investasi kamu dapat menjadi jawaban bagi tujuan-tujuan jangka panjang. Jika kamu betul-betul memantapkan diri untuk fokus pada kebutuhan dan tujuan jangka panjang, kamu akan bertahan melewati masa-masa sulit ketika harga saham cenderung fluktuatif, hingga mendapatkan keuntungan maksimal dari portofolio investasi kamu.

Nah, itu dia hal-hal dasar yang harus kamu perhatikan sebelum mulai berinvestasi. Masih bingung? Tenang, untuk investor pemula, hal terpenting adalah konsisten belajar dan serap ilmunya dengan perlahan. Tidak perlu tergesa-gesa, kok. Boleh juga hubungi kami dan ngobrol seputar solusi Ajaib untuk kamu yang ingin belajar lebih banyak!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.   

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait