Investor Pemula, Reksa Dana

Ragam Istilah Reksa Dana Ini Harus Diketahui Investor Pemula

Ragam Istilah Reksa Dana Ini Harus Diketahui Investor Pemula

Ajaib.co.id – Istilah reksa dana merupakan sesuatu yang asing bagi publik sampai beberapa waktu belakangan. Memang jenis investasi ini tidak terlalu familiar bagi masyarakat awam seperti deposito maupun saham. Namun sebenarnya reksa dana merupakan instrumen investasi terbaik untuk memberikan keuntungan bagi investor yang awam bagi dunia keuangan.

Investasi reksa dana mungkin baru dilirik banyak orang dalam kurun waktu 5 tahun belakangan. Barulah kemudian publik mulai mencari tahu salah satu pilihan investasi ini dan berbagai keuntungan yang dijanjikannya. Investasi ini kini dikenal sebagai salah satu faktor yang paling utama semakin meningkatnya minat investasi masyarakat dibandingkan masa sebelumnya.

Betapa tidak, reksa dana berhasil menepiskan anggapan bahwa investasi hanya untuk orang yang ahli dalam dunia keuangan. Selama ini ada anggapan bahwa orang umum hanya bisa menyimpan dananya di tabungan sambil berharap keuntungan dari suku bunga bank, yang sebenarnya sama sekali tidak sebanding.

Sedangkan investasi digambarkan sebagai sesuatu yang rumit dan penuh risiko. Jangankan menambah nilai kekayaan, kemungkinan besar masyarakat umum yang coba melakukannya hanya akan kehilangan uangnya begitu saja. Pasar modal adalah area yang penuh bahaya sehingga banyak orang memilih menghindari investasi.

Kini publik tahu bahwa tersedia investasi yang mudah dan aman dengan keuntungan pengembalian yang signifikan yakni dengan reksa dana. Ada berbagai fitur yang tersedia sehingga kamu tidak perlu mengelola dana investasi milikmu secara langsung. Namun bukan berarti kamu tidak punya kendali sama sekali atas uang yang kamu tanamkan.

Reksa dana memberikan jalan tengah agar kamu tidak perlu repot namun tetap mendapatkan keuntungan yang memadai. Ada banyak penawaran umum produk reksa dana yang juga tersedia dan dipaparkan dengan bahasa yang sederhana.

Meskipun demikian, ada berbagai istilah reksa dana yang tetap harus dipakai dan kamu pahami. Dengan demikian, kamu tak akan kebingungan ketika membaca laporan keuangan soal investasimu maupun persyaratan dalam administrasi. Meskipun mudah bagi pemula, bukan berarti kamu bisa bersikap malas dan tidak meningkatkan literasi investasimu kan?

8 Istilah Reksa Dana Dasar yang Wajib Dipahami

Kehadiran reksa dana telah menarik perhatian banyak orang. Selain karena modalnya yang lebih terjangkau, investasi ini juga sesuai bagi investor pemula yang masih belum terlalu paham dengan dunia investasi.

Pada skema pengelolaannya, investor akan dibantu oleh Manajer Investasi (MI) sebagai pihak profesional dalam bidang investasi. Ibaratnya uangmu ada di tangan pihak yang tepat untuk mencapai nilai terbaiknya.

Namun jangan percaya begitu saja. Pastikan kamu paham benar seluk beluk dunia investasi reksa dana untuk memastikan uangmu dikelola sebagaimana mestinya. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah memahami berbagai istilah reksa dana dasar yang sering digunakan. Jadi kamu bisa lebih mudah memahami cara kerja investasi ini.

Ajaib telah merangkum 8 istilah reksa dana yang perlu diketahui dan dipahami oleh investor pemula antara lain:

1. Manajer Investasi (MI)

Seperti sudah disebutkan di atas, Manajer Investasi (MI) merupakan pihak profesional yang berhak melakukan pengelolaan dana para investor. Pihak inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama jenis investasi ini dibandingkan yang lainnya. Peluang untuk menjadi investor reksa dana terbuka bagi siapa saja, termasuk bagi mereka yang masih awam dengan dunia investasi dengan adanya MI.

Seorang MI harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum mengalokasikan dana di berbagai jenis investasi. Untuk mencapai target investasi yang menguntungkan bagi para investor.

2. Portofolio Efek

Portofolio efek merupakan salah satu istilah reksa dana yang akan sering kamu dengar dalam dunia investasi. Pada dasarnya, efek berarti berbagai kumpulan surat berharga. Termasuk di dalamnya adalah obligasi, saham, surat utang, tanda buku utang dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, portofolio efek milikmu adalah surat berharga atau investasi yang kamu miliki. Portofolio efek ini kemudian akan dikelola oleh MI selaku pihak yang bertanggung jawab terhadap investasi dari para investor. Mereka akan melakukan perubahan strategi menyesuaikan kondisi pasar dan menerapkan berbagai langkah investasi untuk meningkatkan nilai investasimu.

3. Bank Kustodian

Bank Kustodian adalah lembaga keuangan yang bertanggung jawab menjalankan tugas sebagai administrator dan pengawas. Keberadaannya juga sangat signifikan bagi investor reksa dana karena kustodian berperan untuk mengamankan aset keuangan investor.

Tugas administrator yang dijalankan kustodian adalah mencatat berbagai aktivitas yang berkaitan dengan MI atau investor. Sedangkan aset yang dimaksud merupakan semua jenis sekuritas dan aset berharga lainnya. Sejumlah lembaga perbankan umum juga berlaku sebagai bank kustodian selain ada pula berbagai lembaga keuangan lainnya.

4. Unit Penyertaan (UP)

Istilah reksa dana lainnya yang wajib diketahui adalah Unit Penyertaan (UP). Merupakan satuan transaksi yang menunjukkan berapa jumlah penyertaan milik investor. Setiap transaksi reksa dana dilakukan dalam satuan unit.

Kamu akan mendapatkan Unit Penyertaan pada saat membeli reksa dana. Saat kamu menjual kembali investasi, berarti Unit Penyertaan dijual kembali kepada MI. Misalkan harga jual satu unit reksa dana sebesar Rp15.000 maka kamu akan mendapatkan sekian unit dengan jumlah dana yang kamu gelontorkan.

5. Nilai Aktiva Bersih (NAB)

Istilah ini sering juga disebut sebagai asset under management (AUM) atau jumlah dana kelolaan. NAB menunjukkan jumlah total dan yang dikelola suatui reksa dana. Namun NAB tidak menunjukkan harga reksa dana.

NAB bisa menjadi gambaran kepercayaan investor. Semakin besar nilai NAB semakin besar juga kepercayaan masyarakat/investor dalam mempercayakan pengelolaan dananya. Walaupun demikian, hal tersebut bukanlah patokan standar.

6. Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan (NAB/UP)

Kalau kamu bertanya-tanya apa yang menjadi dasar penetapan harga suatu reksa dana, maka NAB/UP inilah jawabannya. NAB/UP menunjukkan nilai investasi yang dapat berubah setiap harinya. Untuk menghitungnya, dengan menjumlahkan dana kelolaan dan membaginya dengan jumlah unit penyertaan.

7. Transaksi Pengalihan (Switching)

Aktivitas transaksi di reksa dana tidak hanya beli (subscription) dan jual (redemption) saja. Ada satu istilah reksa dana lain yang juga harus kamu ketahui, yaitu transaksi switching atau pengalihan.

Sederhananya, pada transaksi switching dilakukan pengalihan dari satu reksa dana ke reksa dana lainnya. Pengalihan bisa dilakukan untuk seluruh atau sebagian unit saja. Namun instruksi switching hanya dapat dilakukan dengan syarat produk berada pada kustodian dan MI yang sama.

8. Kontrak Investasi Kolektif (KIK)

Istilah ini dipakai untuk mendeskripsikan kontrak antara manajer investasi dengan bank kustodian yang mengikat pemegang unit penyertaan. Dalam perjanjian ini biasanya menyebutkan wewenang manajer investasi untuk mengelola portofolio investasi kolektif dan bank kustodian bersangkutan mengelola penitipan kolektifnya.

Itulah beberapa istilah yang harus kamu ketahui selaku investor pemula. Meskipun memang reksa dana memiliki fitur yang memudahkan orang awam namun paling tidak kamu harus memahami 8 istilah dasar ini. Dengan demikian, kamu bisa memulai langkah investasimu dengan lebih mantap.

Berinvestasi reksa dana saat ini bisa jauh lebih mudah dan praktis dengan kemajuan fintech. Kini jual beli produk reksa dana juga tersedia dalam platform online salah satunya Ajaib. Kamu bisa berinvestasi di mana saja dan kapan saja hanya lewat aplikasi Ajaib.

Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga investasimu dipastikan aman. Kamu tak bakal jadi salah satu korban investasi bodong yang kerap kamu baca di berita karena salah memilih jalur investasi.

Kelebihan lainnya, Ajaib menyediakan jasa konsultasi cuma-cuma sehingga kamu bisa mendapatkan saran terbaik untuk reksa dana yang ingin kamu miliki. Setiap saran yang diberikan disusun dari profil risiko masing-masing dan bukan sekedar janji kosong belaka.

Kamu juga bisa mulai mencari tahu mengenai jenis-jenis investasi yang paling sesuai untukmu. Tersedia daftar reksa dana tematik untuk mengakomodir kebutuhanmu dan tentunya memudahkanmu memilih mana satu yang paling sesuai untukmu.

Artikel Terkait