Saham

7 Langkah Membeli Saham untuk First Jobber

langkah membeli saham

Ajaib.co.idFirst jobber yang baru giat-giatnya bekerja, jangan terlena dengan nominal gaji. Pasalnya, kini saatnya mengatur keuangan dengan berinvestasi saham. Bagaimana langkah membeli saham?

Menyandang status sebagai karyawan baru, mendapatkan gaji, dan mampu menghidupi diri sendiri merupakan salah satu momen indah bagi first jobber. Mereka tak lagi bergantung keuangan dengan orang tua.

Mereka membuktikan mampu hidup mandiri dan berhak menggunakan uangnya. Hal itu tak salah. Wajar jika first jobber hura-hura menikmati jerih payah kerjanya. Namun perilaku tersebut harus diimbangi dengan berinvestasi.

Mengapa Harus Berinvestasi?

Ada dua hal penting first jobber harus berinvestasi pada awal karier. Pertama, mengelola keuangan. Berinvestasi sejak awal bekerja membuat karyawan baru mampu mengelola keuangan. Ia akan memprioritaskan kebutuhan esensial dan dapat menghindari pengeluaran yang tidak perlu. Dengan demikian, ia dapat berinvestasi secara rutin.

Kedua, keuntungan optimal. Semakin awal berinvestasi, seseorang akan mendapatkan keuntungan optimal. Dengan kata lain, investasi yang dilakukan sejak menerima gaji pertama dan dilakukan setiap bulan akan menambah nilai aset.

Bukan tak mungkin, beberapa tahun kemudian investasi menghasilkan keuntungan tinggi dan dapat dijadikan bekal pensiun.

Investasi untuk First Jobber

Apakah ada investasi yang cocok buat first jobber? Apapun instrumen investasinya, selama sesuai dengan ketentuan pemerintah, bisa dimiliki oleh first jobber. Kamu bisa membeli produk investasi apa saja.

Namun karena kamu baru saja melangkahkan kaki di dunia kerja dan kariermu masih panjang, kami merekomendasikan untuk berinvestasi saham. Karena saham cocok untuk investasi jangka panjang dan memberikan imbal hasil tinggi, meski risikonya juga tinggi.

Coba bayangkan, kamu menjadi first jobber pada usia 22 tahun. Dari awal kerja kamu telah berinvestasi saham dan menabung secara rutin. Lima tahun kemudian, kamu berencana untuk menikah. Ketika kamu membutuhkan tambahan biaya, coba lihat perolehan dana investasi dan tabungan. Berapa hasilnya? Mana yang memberikan keuntungan tinggi?

Investasi saham mampu memberikan imbal hasil besar dibanding tabungan. Meskipun peran menabung juga penting sebagai tempat menyimpan dana segar. Namun berinvestasi wajib dilakukan sejak dini untuk mendapatkan cuan optimal. Cuan yang bisa menambah biaya menikah, traveling, membeli rumah, atau sebagai uang pensiun.

Sudah siap investasi saham?

Langkah Membeli Saham

Dalam berinvestasi saham, kamu hanya menyiapkan dana. Ada beberapa langkah membeli saham agar mencetak keuntungan besar. Caranya:

Memilih Perusahaan Sekuritas

Investasi saham tak memperbolehkan investor membeli lembar saham ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Karena BEI adalah penyelenggara kegiatan bursa saham. Oleh karena itu, investor membutuhkan perusahaan sekuritas yang bertindak sebagai perantara ke pihak emiten.

Pilih perusahaan sekuritas yang mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika sekuritas telah berizin, namanya ada dalam laman OJK maupun BEI.

Baca Syarat Perusahaan Sekuritas

Baca syarat-syarat pendaftaran investor di beberapa perusahaan sekuritas. Karena masing-masing memiliki ketentuan setoran dana awal berbeda. Syarat setoran awal mulai Rp100,000 hingga Rp10 juta.

Bila gaji first jobber terbatas, pilih sekuritas dengan syarat setoran ringan. Alternatif lain, kamu bisa mengikuti Sekolah Pasar Modal (SPM) yang diselenggarakan BEI. SPM membuka kelas reguler (datang ke BEI) dan kelas daring. Pendaftaran SPM hanya Rp100,000 yang nantinya akan digunakan untuk membuka rekening efek.

Membuat Rekening Efek

Membuat rekening efek harus dilakukan di sekuritas. Siapkan masing-masing fotokopi KTP, NPWP, buku tabungan, dan materai Rp6,000 dua lembar. Isi formulir rekening efek sesuai data diri. Fungsi rekening efek adalah menampung dana serta menyimpan portofolio saham investor.

Belajar Analisis Saham

Sembari menunggu rekening efek aktif, langkah membeli saham selanjutnya adalah belajar mengenai seluk beluk saham. Mulai dari analisis saham, belajar dari investor berpengalaman, bergabung dengan komunitas sesama investor (forum, grup pesan singkat, dan lainnya), dan memperbarui informasi dari media ekonomi terpercaya.

Analisis saham terdiri dari fundamental dan teknikal. Analisis fundamental untuk mengetahui laporan keuangan emiten yang sehat, memperoleh laba atau tidak, pertumbuhan dari tahun ke tahun, hingga valuasi harga murah atau mahal. Analisis teknikal untuk mengetahui pergerakan saham dan volume penjualannya.

Simulasi Saham

Untuk memahami langkah membeli saham dan memahami cara kerjanya, unduh aplikasi simulasi saham. Contohnya Stockbit dan RTI Business. Aplikasi tersebut memungkinkan kamu melakukan virtual trading. Mereka akan memberikan dana virtual, lalu investor membelanjakan sejumlah saham. Perhatikan pergerakan dan nilai sahamnya.

Selain simulasi, aplikasi juga memuat informasi lengkap tentang semua emiten, aksi korporasi, hingga pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara real time. Hal ini akan semakin membantumu mempelajari saham serta kabar ekonomi terkini baik dari dalam maupun luar negeri.

Menggunakan Aplikasi Saham

Selanjutnya unduh aplikasi saham dari sekuritas. Aplikasi ini bertujuan memudahkan investor dalam bertransaksi di mana saja, selama jam operasional BEI. Pada umumnya, aplikasi berisi fitur pergerakan IHSG, saham-saham, beli dan jual, daftar portofolio, watchlist, dan info pasar.

Membeli Saham

Jika rekening efek milikmu dinyatakan telah aktif, segera membeli saham dengan fundamental terbaik. Jika memiliki dana terbatas, lakukan dengan sistem menabung saham. Beli saham per bulan satu-dua lot secara rutin. Namun kekurangannya, besar atau kecil transaksi akan dikenakan biaya jasa sekuritas, pajak, serta biaya layanan BEI dan KPEI.

Jika ingin membeli dalam jumlah besar, misal lebih dari 50 lot, tetapi dana first jobber minim. Menabunglah ke rekening efek setiap bulan. Jika dana di rekening telah memenuhi syarat, segera pergunakan untuk membeli saham.

Setelah pembelian, sesekali pantau pergerakan saham sambil mengikuti berita pasar modal. Jika nilai saham turun, kamu tidak perlu risau. Karena hal tersebut normal dalam investasi jangka panjang.

Artikel Terkait